Membangun Kepercayaan Diri

Prolog dulu Kadangkala kita ingin menonton tayangan youtube yang mengispirasi, baik itu orasi ilmiah, podcast bermutu, bedah buku dan lain sebagainya. Namun durasi yang teramat panjang membuat kita jadi kesulitan untuk menuntaskan. Ingin berlama-lama menyimak, tapi tidak hanya waktu yang terbatas, juga harus konsentrasi yang hebat selama durasi. Sementara banyak kegiatan kita yang lain tidak … Read more

Pelatihan Public Speaking Mandiri

Program pelatihan mandiri public speaking selama 14 hari dapat membantu meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum. Berikut adalah panduan harian dengan topik dan latihan yang dapat dilakukan: Hari 1-2: Pendahuluan dan Pemahaman Dasar Materi: Hari 1: Pengantar Public Speaking Definisi dan pentingnya public speaking. Mengidentifikasi tujuan pribadi dalam public speaking. Referensi: “Talk Like TED” oleh … Read more

Kemampuan Public Speaking Guru

Mengapa Guru Harus Memiliki Kemampuan Public Speaking yang Baik? Guru adalah salah satu profesi yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan anak-anak. Mereka memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk dan meningkatkan kemampuan intelektual, keterampilan sosial, dan perkembangan emosional anak-anak. Oleh karena itu, keahlian public speaking yang baik sangat penting bagi seorang guru. Public … Read more

Public Speaking; Bagaimana mengungkapkan ide didepan audience dengan efektif?

Saya agak lupa, sudah berapa kali diminta membawakan materi tentang public speaking ini. Siang ini Ust Hali, teman karib saya meminta saya untuk menyampaikan bab tentang bagaimana menjadi presentator yang baik. Acara siang ini adalah pembekalan bagi santri yang akan presentasi tentang karya tulisnya kepada sidang pengujian yang memang sudah menjadi agenda rutin di sekolah kami SMA Islam Nurul Fikri Boarding School, Serang – Banten. Sekedar sekilas info, karya tulis baik penelitian ataupun non penelitian menjadi karya wajib untuk siswa kelas 10 dan kelas 11 jika ingin naik kelas dan meraih cita-cita di masa depannya dengan baik, ceileh..bahasanya..ha ha. Oke, pikir saya untuk review ingatan dan materi, mendingan saya tuliskan di blog dedysetyo.net/ sekalian mudah-mudahan bisa berbagi dengan teman-teman lain yang membutuhkan. Tidak bermaksud narsis, beberapa kali menjadi pembicara di forum/seminar/pelatihan tingkat sekolah, regional, provinsi dan nasional cukup menambah jam terbang saya, bisa dicek di About Us.

Kemampuan komunikasi sebenarnya sudah kita kuasai sejak balita, bahkan anak saya sudah bisa berbicara “ummi..”(panggilan untuk ibu saya a.k.a istri saya) ketika umur 1 tahun 3 bulan, cuman masalahnya kosakatanya yang sedemikian terbatas membuat kami kadang-kadang harus menebak apa yang menjadi maksud dan keinginannya. Begitulah komunikasi, syarat penting pertama untuk terjadinya komunikasi adalah adanya yang berbicara dan yang mendengarkan, kedua, agar nyambung “channel” kedua pihak (pembicara dan pendengar) haruslah sama. Terjadinya lost komunikasi antara anak balita dengan orang tuanya karena kebanyakan orang tua tidak menyesuaikan “channel” si anak.

Menurut D.B. Curtis:1992,  Komunikasi efektif adalah Kemampuan mengirimkan pesan dengan jelas, manusiawi, efisien dan menerima pesan secara akurat. Ya, begitulah, indikator efektif terletak pada “pesannya yang jelas”, tidak ambigu (bermakna ganda); “manusiawi”, memangnya kita bukan manusia?.ha ha.. maksudnya bicaralah sesuai dengan maqom/tingkatan pendengarnya. Syarat ketiga adalah “efisien dan akurat”, sederhananya adalah gunakan kata yang singkat, bermakna dan audiens ngerti apa yang kita maksud. Contoh penyampaian kalimat yang ambigu, tidak manusiawi sekaligus tidak akurat semisal “Si Tomi makan anjing mati mendadak”. Walaupun hanya urusan koma, kalimat ini cukup telak kesalahannya. Satu, ambigu (bermakna ganda), apakah maksudnya “Si Tomi makan, anjing mati mendadak”, apakah “Si Tomi makan anjing, mati mendadak” ataukah “Si Tomi makan anjing mati, mendadak”. Kedua, tidak manusiawi, masak iya ada orang makan anjing mati ?..ha ha..*kidding. Jelasnya begini, gunakan penggalan atau penjeda huruf yang tepat. Sehingga orang tidak memiliki tafsir lainnya.

Read more