22/02/2024

dedysetyo.net

Berbagi Semangat, Menyebarkan Inspirasi..

Seri Cloud 1. Membangun Teknologi Cloud di Jaringan Intranet

Prolog Sejenak.

Perlu diketahui bahwa kami tinggal disebuah kompleks pendidikan/Boarding School di Serang-Banten. Kawasan ini teramat luas secara geografis (plus minus 30 hektar), untuk menuju titik terjauhnya pun dengan berjalan kaki akan lumayan melelahkan karena kontur bidang yang berbukit bukit. Kawasan siswa putra dan putri pun terpisah dan kami para pengajarnya juga tinggal sekompleks disini kira2 500an lebih lah penghuni kawasan kami. Denahnya saya ilustrasikan seperti ini (saya ambilkan foto perancangan jaringan kami, sama saja kok 🙂 ). Dan kabar baiknya, semua wireless/jaringan telah terhubung hampir 100 % di semua titik strategis. So, saya anggap ini potensi yg harus dimanfaatkan.

Saya sering memikirkan untuk mencari jalan bagaimana agar penyimpanan data dapat dilakukan secara terpusat dari berbagai macam sumber, kontributor, sehingga setiap file user dapat dikelola dengan mudah, reliable dan dinamis. Sehingga pertukaran data dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan praktis !. Ditambah lagi dengan sistem ini tidak membutuhkan koneksi Internet untuk mengaksesnya sehingga akses user tidak membutuhkan bandwith internet dan dana tambahan untuk membeli pulsa modem. Akhirnya terpikir untuk membangun sendiri layanan cloud (komputasi awan) IaaS (Infrastructure as a Service). Namun apakah cloud/komputasi awan itu ?

Menurut wikipedia seperti ini :

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer.

Nama besar, seperti IBM, Microsoft, Google, dan Apple adalah beberapa contoh penguasa terbesar komputasi awan. IBM misalnya pada akhir tahun 2009 meluncurkan LotusLive, layanan kolaborasi berbasis cloud, Microsoft, Ray Ozzie sebagai chief software architect pengganti Bill Gates, sudah menggadang windows Azure, sistem operasi berbasis cloud menjadi masa depan Windows OS. Apple menyediakan layanan Mobile Me yang memungkinkan pengguna produk Mac melakukan sinkronisasi data dalam cloud. Sementara google memberikan layanan google docs. Layanan ini memungkinkan user membuat dokumen secara online tanpa perlu menginstall software di PC atau notebook. Google juga meluncurkan sistem operasi cloudnya yaitu sistem operasi alternative dari sistem operasi yang sudah adayang kemungkinan besar menjadi ancaman serius bagi penyedia sistem operasi.

See also  10 Rekomendasi Aplikasi Quran Reader

Sebagai contoh dalam google drive ini, memungkinkan setiap user dapat memiliki kapasitas free 5GB (versi free) sehingga dapat diletakkan berbagai macam file, di share dan hebatnya memungkinkan penggunanya untuk menggunakan file ini secara kolaboratif/bersama-sama dan real time. Pastinya semuanya free, hanya pastikan anda memiliki akun gmail. Hebat bukan ?

Oke, solusi opensource untuk hal ini kita dapat menggunakan ownCloud. Sekedar informasi, penulisan artikel ini semua pernah diujicobakan, dan berhasil dalam pengujiannya. Bagaimana cara implementasinya ?

Ayok kita mulai !

Sebelum kita mulai, dalam artikel ini harapannya Anda telah terbiasa dengan lingkungan linux (wa bil khusus ubuntu), jika belum niscaya akan mudah koq asalkan ada syarat 3 “tetap”. Tetap semangat, tetap membaca, tetap mencoba..he he. 🙂 .

yang dipersiapkan :

1. Siapkan kopi/teh hangat dan camilan untuk santai sejenak..anggap saja setiap step-step ini adalah proses relaksasi akhir pekan anda.. he he 😉

2. Siapkan 1 PC sudah terinstall Ubuntu 12.04 dengan baik, atau jika anda telah akrab virtualisasi dengan virtualbox bisa juga.., apakah boleh versi linux yang lain ?. Silakan saja, namun saya tidak menanggung jika tidak berhasil he he.. Bagi yang mau  download silakan kesini. Spec PC nya cukup prosesor min 1,5 GHz, HD min 15 GB, dengan RAM min 1 GB, lebih dari itu akan lebih sip.

3. Setting IP lokal pada PC ini, misalkan pada tutorial ini diset 192.168.0.10

4. Koneksi internet dengan baik pada PC tadi, ini hanya dibutuhkan saat instalasi saja untuk download modul2 pelengkap, setelah selesai praktis kita tidak butuh koneksi internet untuk akses ke cloud kita.

Langkah-langkah nya :

1. Masuk pada terminal (CTRL+ALT+T) kemudian login dengan akun root anda,  

See also  Menambahkan Penangkal Spam reCaptcha pada LMS Moodle

2. Lakukan update dengan perintah

apt-get update

tunggu sampai proses selesai, makin cepat koneksi anda maka makin cepat proses ini selesai.

3. Install kan paket paket yang dibutuhkan untuk web servernya: apache, php5, json, curl dsb ketikkan perintah ini kemudian enter. Pastikan semua paket terinstall dengan baik.

apt-get install apache2 php5 php5-json php5-gd php5-sqlite curl libcurl3 libcurl3-dev php5-curl php5-common php-xml-parser

4. Download script php setup-owncloud.php ini kemudian letakkan pada folder /var/www

5. Akses servernya dengan buka browser, ketikkan

http://192.168.0.10/setup-owncloud.php

6. Berikutnya akan muncul seperti ini

dependency check

proses ini wajar, karena instalasi modul pelengkap diatas belum teridentifikasi oleh sistem

7. Restart service apache nya dengan perintah

/etc/init.d/apache2 restart

8. Kemudian, berikan permission write, read, exec pada folder /var/www dengan perintah 

chmod 777 /var/www/ -R

Jika semuanya berjalan dengan baik, maka instalasi saat ini hampir selesai. Coba refresh browser anda kemudian akan terlihat seperti ini

install ke subdirectory

9. Tuliskan dimana akan diinstall pada subdirectory (bebas), kemudian klik Next. tunggu proses loading. Kemudian akan masuk ke halaman baru, isikan user dan password anda. Misalkan user : admin dan password : 123456. Klik Finish setup. Sementara Security Warning sementara kita cuekin dulu ya..he he..prinsipnya ini sudah bisa dipakai koq,  🙂

buat admin account

10. Instalasi selesai. Muncul kata Success disana

cloud sukses

Sekarang, anda sudah bisa melakukan login dan mencoba aplikasi ini.

berhasil login

Selesai sudah saudara-saudara.. Sampai disini kita sudah bisa upload files, membuat user account, sharing files dan bermacam fitur lainnya. dan server cloud baru anda ini, sudah bisa diakses oleh PC ataupun laptop manapun yang penting terkoneksi dengan jaringan LAN ini.. Sebagai contoh, saya sudah berhasil membuat folder dan file, kemudian saya share ke user-user lain dengan password (atau tidak), serta saya coba buat file untuk ditulis secara kolaboratif, dengan komputer lain akses pada waktu yang sama. Selanjutnya silakan berexplorasi sendiri ya 🙂

See also  Seri Cloud 17. Integrasi ownCloud sebagai External Storage di LMS Moodle

Selamat mencoba !

#Update yah.. Jika pun sudah berjibaku masih menemui kesulitan/masalah. Saya coba buatkan solusinya disini, ini hanya berdasarkan pengalaman saya saja ya.. GoodLuck !

Salam hangat,

Dedy Setyo.