Tag Archives: plex

Seri Media Center 4. Konfigurasi Android untuk Mengakses Plex Media Server

Salah satu kegiatan favorit kami tiap akhir pekan, biasanya ketika tidak ada agenda keluar, kami manfaatkan untuk nonton bareng dirumah. Selain tentu saja sedikit membuat refresh, hal ini juga bisa menjadi media kebersamaan dalam keluarga. Bagi anda yang hobi nonton film, juga, sudah kah melakukan instalasi Plex ini ?. Jika belum silakan ikuti serial tulisan Plex agar nyambung dengan tulisan yang saya sajikan disini.

Sebagai sebuah media server streamer, Plex ini sudah terkenal handal menyajikan berbagai macam format video, musik dan foto. Selain itu, fleksibilitas plex ini men-support berbagai macam device untuk bisa terhubung ke dalam jaringan plex. Mulai dari PC, TV, sampai dengan perangkat android. Tulisan ini saya buat untuk menjadi panduan anda dalam melakukan instalasi dan konfigurasi plex didalam device android, bisa untuk gadget, tablet, android tv box, sampai dengan PC AIO Android yang sedang booming akhir-akhir ini. Apapun perangkatnya, asalkan masih android, panduan ini masih bisa terpakai.

Oke langsung saja kita mulai bagaimana tahapannya.

1. Pastikan anda sudah melakukan instalasi program plex for android nya, saat artikel ini dituliskan ternyata sudah FREE lho, padahal dulu harganya sekitar Rp.80 ribuan,-. Jika belum silakan akses disini.

plex andro

Ketika telah muncul link seperti diatas, langsung saja lakukan install.

2.  Shortcut plex for android yang sudah terinstall akan muncul seperti dibawah ini. lakukan tap untuk membukanya.

2

3. Pada halaman programnya, pilih menu option untuk menuju link Settings. Oh ya, langkah pertama ini kita lakukan konfigurasi IP plex android anda untuk pointing dengan server plex nya. Asumsinya android anda dengan server plex nya berada dalam satu jaringan lokal. Untuk settingan berbeda subnet jaringan (atau via jaringan internet) mudah-mudahan suatu saat ini kita bisa membahasnya.

3

4. Pilih menu pada Manual connections

4

5. Checklist pada enable manual connections, kemudian isikan IP server plex pada connection 1, port 32400. Pada connection 2 opsional saja apakah mau diisikan atau biarkan default.

5

6. Pada Application Layout pilih yang mode TV saja. Sebenarnya ini hanya masalah selera saja, karena menurut saya tampilan ini yang paling cocok dengan tampilan device android yang memiliki lebar sekira 4 – 5 inch.

6
7

7. Kemudian, untuk sinkronisasi pilih yang otomatis. Klik Sync Automatically.

8

8. Kemudian, sesaat lagi akan muncul koneksi dan proses load semua koleksi video anda.

9

Nampak sudah terdeteksi server yang kita punya. Seperti tampilan dibawah ini.

10

9. Satu persatu akan muncul display wallpaper video yang kita punya, kecepatan loading ini sebenarnya tergantung dari performa server, jaringan dan banyak nya koleksi yang anda punya.

11

10. Ketika sudah selesai proses loading, maka akan muncul pada My Library seperti ini. Sudah terklasifikasi pada folder Movies, Music dan photos.

12

Saat ini, anda sudah bisa mengakses server anda dan semua koleksinya menggunakan perangkat android anda.

Selamat mencoba.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo

Seri Media Center 3. Konfigurasi Channels untuk Menambahkan Sumber Media

Setelah pada tulisan sebelumnya kita membahas tentang bagaimana melakukan instalasi Plex Media Server dan menambahkan koleksi-koleksi medianya, pada tulisan ini akan dibahas tentang pemanfaatan Channels sebagai fitur pokok pada Plex agar Media Center kita lebih powerfull dan bisa menyuplai kebutuhan media dari berbagai sumber.

Sekilas tentang channel ini sendiri, merupakan fasilitas yang telah ada sejak kita melakukan instalasi Plex Media Server nya. Channels ini akan menghubungkan kita dengan berbagai layanan media di dunia maya seperti video on demand contohnya  Youtube, Apple Movie Trailers, Anime Vice, dll. Atau juga layanan music streamer seperti Sound Cloud, dkk. Karena berbagai layanan ini ada di dunia maya, sehingga untuk bisa memanfaatkannya diharuskan server kita bisa terhubung dengan Internet.

1. Baik, untuk memulai memanfaatkan channel yang tersedia, langsung saja kita menuju home, kemudian klik Channels seperti nampak pada dibawah ini

00

2. Masuk pada jendela Channels baru, anda akan menemui halaman dibawah, kemudian klik pada INSTALL CHANNELS

1

3. Tunggu sejenak, maka akan muncul kumpulanyang tersedia, pada bagian ini kumpulan channels akan terbagi pada kanal-kanal sebagai berikut : Featured, What’s New, Most Popular, Recently Updated, Categories, Media Types dan More.. Anda bisa memilih di kanal mana saja untuk melakukan pemilihan channels yang akan diinstall. Sebagai contoh, saya akan coba melakukan instalasi channel Sound Cloud. SoundCloud ini sendiri merupakan portal untuk distribusi musik online, baik bagi anda yang sudah pro ataupun amatir bisa coba untuk upload karya2 anda agar bisa dinikmati oleh orang banyak. Lanjutkan dengan klik pada bagian ikon SoundCloud.

2

4. Akan muncul preview sejenak tentang Channel nya, untuk melanjutkan klik pada ikon INSTALL

3

5. Dalam waktu tak beberapa lama (tergantung kecepatan koneksi Anda), setelah terinstall akan muncul link tambahan yakni Browse, Update dan Uninstall.

4

6. Setelah terinstall dengan baik, maka bisa dilihat kumpulan sound yang siap untukdiputar. Makin mantap lagi, tiap album akan berisi poster ilustrasi tentang penyanyi atau clip nya.

5

Untuk kebutuhan display yang lain, sembari anda memutar lagu favorit bisa juga sambil browsing dan melihat list pencarian anda.

channel soundcloud
7. Pada halaman kumpulan Channels nya, anda akan menemukan kumpulan channels yang telah terinstall. Sebagai contoh saya baru saja melakukan instalasi channels youtube, dan ikonnya juga telah kelihatan.

6

Kelebihan channel ini adalah adanya preview pada video-video yang akan kita putar, sehingga memberikan informasi yang menarik dan mempercantik koleksi display kita. Contohnya seperti pada gambar dibawah ini.

7

Kelebihan lainnya pada instalasi channel ini adalah kemampuannya melakukan pencarian seperti layaknya kita sedang membuka portal video mereka, sehingga cukup praktis dan kita tak perlu membuka banyak halaman browser untuk hanya melihat koleksi video youtube. Sebagau contoh, saya sedang melakukan pencarian dengan keyword “Iwan Fals”, maka muncul sekira 51 video yang sesuai dengan keyword yang saya masukkan.

8

Untuk memutar video yang telah dicari, bisa saja kita langsung klik ke salah satu hasil pencarian, kemudian tak seberapa lama akan diputar video yang tersedia. Seperti nampak pada dibawah ini.
channel
Nah, sampai dengan disini, anda akan dimanjakan betapa smua portal penyedia layanan video/audio telah tersentralisasi pada media center anda. Menarik sekali bukan ?. Selamat mencoba.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo

Seri Media Center 2. Menambahkan Koleksi Pada Media Center Server

Setelah pada tulisan sebelumnya membahas tentang bagaimana membuat media center sendiri, Saya harap dengan mengikuti petunjuk yang ada tidak ketemu kesulitan yang berarti sehingga saat ini Anda telah memiliki media center yang siap beroperasi kapanpun dibutuhkan.

Tulisan ini melanjutkan bahasan kita tentang mengoprek media center kita agar media center kita lebih powerfull yakni dengan menambahkan koleksi media kita (film, musik dan gambar). Jadi sebelum lanjut lebih jauh, pastikan koleksi media anda tersimpan pada folder yang benar dan rapi, misalkan film pada folder A, musik pada B, gambar pada C dan seterusnya.

Yang perlu diperhatikan, setelah kita tuntas melakukan instalasi. Kalau pada komputer Windows anda akan ketemu dengan ikon Plex Media Center pada pojok kanan bawah taskbar anda. Ada beberapa pengaturan yang bisa dilakukan disana sekira ada 7 link. Untuk membuat Plex Media Server running otomatis ketika PC dihidupkan silakan chekclist pada opsi “Start Plex Media Server at Login”. Link ini sifatnya opsional saja karena ketika kita check list pilihan ini akan memudahkan kita untuk melakukan pemutaran media dengan otomatis, namun disisi lain tentu saja akan membuat performa/beban memory dan OS anda menjadi lebih tinggi karena baru saja OS diload, namun plex sudah jalan dengan sendirinya.

Kemudian, kita akan fokus pada pilihan link Media Manager, dalam waktu sesaat akan terbuka browser yang akan mengarahkan untuk membuka alamat http://127.0.0.1:32400/web/index.html angka 127.0.0.1 berarti dia sedang mengakses server lokal (PC anda), sedangkan angka 32400 berarti aplikasi ini berjalan pada port 32400.

1

1. Lanjut pada pembahasan inti, setelah browser anda terbuka, silakan klik pada ikon plus (+) untuk menambah Library. Oh ya, istilah Library pada plex merujuk pada koleksi media kita, konsepnya adalah pada penambahan satu library, yakni satu path folder.

2

2. Akan muncul jendela baru yang membuat kita memilih, type file seperti apakah yang akan kita tambahkan. Pada contoh pertama ini kita akan menambahkan “movies” atau film. Lanjutkan dengan klik NEXT.

3

3. Langsung arahkan pada folder film yang ada, kemudian klik ADD.

4

4. Jika penamaan film anda sesuai dan benar (sesuai IMDB), maka plex akan otomatis mendefinisikan semua film-film itu kedalam folder-folder disertai poster ilustrasi filmnya. Pada tahap ini, pastikan koneksi internetnya tersedia, karena akan ada koneksi dengan Movies Databases nya. Tunggu sesaat, jika lancar, maka akan muncul seperti dibawah ini

5

Sampai disini, penambahan koleksi film anda telah selesai. Tahap berikutnya saya akan mencontohkan penambahan koleksi musik kita pada library.

1. Dengan langkah yang hampir sama dengan tadi, klik pada ikon Music untuk menambahkan musik, lanjutkan dengan klik NEXT

6

2. Pada jendela baru ini, anda akan diberikan opsi untuk menamakan koleksi musik-musik anda. Jika tidak ingin diganti, maka lanjutkan dengan klik NEXT.

7

3. Arahkan pada folder musik anda yang sudah rapi, kemudian klik pada tombol ADD.

8

4. Pada tahapan ini, anda tetap butuh koneksi internet karena sistem akan mendeteksi file dan folder musik anda kemudian membuatkannya folder-folder berdasarkan nama artis/penyanyinya, tak cukup sampai disitu akan terdownload secara otomatis profil singkat pada tiap foldernya. Mantap sekali bukan ?.

9

5. Sebagai contoh akan saya klik folder “Ebiet G. Ade” maka akan muncul foto artis dan cover albumnya disertai ilustrasi singkat tentang beliau. Pada kolom sebelah kanannya akan muncul nama-nama file lagunya yang tersusun pada list player.

10

 

Sampai disini penambahan film dan musik anda telah selesai, cara yang sama bisa anda lakukan untuk penambahan koleksi foto-foto anda. Kalo penambahan library foto-foto Anda berhasil, nanti hasilnya akan menjadi seperti dibawah ini. Gampang sekali bukan ?.

12

Nah untuk settingan library ini bisa kita set, update otomatis jika ada perubahan pada koleksi folder anda, baik itu ada penambahan ataupun pengurangan. Caranya dengan cara klik pada ikon obeng pada pojok kanan atas, kemudian klik pada “Library” disisi kiri. Pada beberapa setingan disini silahkan cheklist pada opsi yang saya beri tanda kotak. Kemudian pendekteksian otomatis ini, “update interval” bisa dipilih dengan opsi yang paling sedikit (every 15 minutes) agar setiap perubahannya dengan cepat bisa diadaptasi. Setingan ini penting sekali dan akan kelihatan dampaknya jika nantinya anda telah menggunakan banyak media client (TV, smartphone, PC/laptop dll)

11

 

Demikian, bahasan tentang library ini. Semoga bisa memberikan semangat dalam bermedia diakhir pekan anda. Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo

Seri Media Center 1. Membangun Media Center Sendiri di Rumah Kita

Kami sekeluarga memang termasuk hobi menonton film, saat libur panjang atau akhir pekan apalagi saat musim macet (karena kami tinggal di seputaran area wisata anyer), pas lagi males keluar, saat yang tepat untuk nonton video dirumah. Nonton film ini saya jadikan sarana edukasi kepada keluarga, selain sifatnya yang menghibur, saya selalu berusaha kerap kali menonton pastikan film nya memiliki muatan pendidikan dan hikmah.

Saat ini sudah banyak cara untuk bisa nonton film tanpa harus keluar rumah, mulai dari akses youtube, pinjam dari temen, beli di toko online, sampai dengan download sendiri. Jika dulu saya ingat sekali waktu mahasiswa nonton film sekualitas DVD seukuran 4 GB, saat ini dengan format yang lain (mkv, flv, mp4 dst.) maka tanpa mengurangi kualitas tayangan, kompresi ukurannya sudah lebih kecil. Contohnya saja hanya dengan ukuran 700-an MB, film dengan kualitas bluray sudah siap tonton di rumah kita. Pemutarnya juga lebih fleksibel, hanya dengan modal PC dan speaker standard, sudah lebih dari cukup untuk membetahkan diri 2 jam didepan monitor kita.

Setelah koleksi film-film saya sudah mulai agak banyak, tiba-tiba terpikir bagaimana kalo semua file itu bisa diakses dari berbagai device/peralatan digital kami tanpa harus colok2 flash disk berkali-kali, karena cukup repot juga. Jadi skenarionya, dengan memanfaatkan jaringan lokal (LAN) yang ada dirumah agar lebih tepat guna.

Kira-kira rancangan ke depan untuk membuat media center sendiri seperti pada gambar dibawah ini.

media center

Hampir semua peralatan, baik itu PC, gadget, tablet dan TV bisa dikoneksikan dalam satu jaringan. Sehingga kebutuhan akan akses multimedia bisa ditransfer dengan baik.

Untuk mendukung sampai ke arah sana (akses multimedia terintegrasi), dibutuhkan perangkat jaringan baik itu dengan kabel atau tanpa kabel (wireless). Kalo pilihan saya sendiri, agar lebih ringkas dan ga ribet, saya siapkan satu router sekaligus Access Point mini dari produk TP LINK MR 3020. Dengan ini, hampir semua sudut rumah saya bisa tercover. Dan lagi harganya ga mahal-mahal  amat kok, masih sekitar 200-an ribu rupiah. Untuk menunjang koneksi internetnya, bisa di colokkin modem Vodafone K3765  yang siap running 24 jam. Oh ya, merk modem-modem lainnya juga banyak yang sudah disupport oleh mini router ini lho.

mr3020

 

Untuk perangkat lainnya yang akan disiapkan untuk konek ke media center ini, bisa juga jika anda memiliki Samsung Smart TV hal ini akan menjadi lebih lengkap lagi. Namun jika tak ada pun tak mengapa, karena pada dasarnya hanya dengan pc saja sudah cukup. Saya kebetulan menggunakan Samsung Smart TV 32 inch series 4.

tv
A. Mengenal Plex Media Center

Nah sekarang kita masuk pada sistem softwarenya yang nantinya akan berperan sebagai server sekaligus streamernya, kali ini saya ingin kenalkan yakni Plex Media Server. Menurut Wikipedia, seperti ini :

Plex organizes video, music and photos from personal media libraries and streams them to smart TVs, streaming boxes and mobile devices. It is a media player system and software suite consisting of many player applications for 10-foot user interfaces and an associated media server that organizes personal media stored on local devices. It is available for Microsoft Windows, Linux, and Mac OS X. Plex also offers streaming apps for Xbox One, Xbox 360, Roku and Chromecast. Integrated Plex Channels provide users with access to a growing number of online content providers such as YouTube, Vimeo, TEDTalks, and CNN among others. Plex also provides integration for cloud services including Dropbox, Box, Google Drive, Copy and Bitcasa.

Kurang lebih artinya begini,

Plex bisa mengorganisasi video, musik dan foto dari perpustakaan media individu dan menyebarkannya ke smart TV, tv box dan peralatan mobile… dst silahkan terjemahkan sendiri.he.he.. Intinya dengan banyak platform, baik itu dilingkungan Windows, Linux dan Mac OS X bisa diintegrasikan dengan optimal. Selain itu, service nya bisa dikolaborasikan dengan sistem cloud semacam Dropbox, Box, GDirve, Copy dan Bitcasa.

Oke, sekarang kita masuk pada pembahasan bagaimana cara pembuatan media centernya. Setelah dipastikan semua perangkatnya ada, setingannya sekarang ini kita akan membuat servernya terlebih dahulu. Siapkan PC dan koneksi internetnya. Akan saya berikan dua versi pembuatannya dalam lingkungan windows dan linux.

B. Membangun di lingkungan Windows

1. Silakan buka alamat https://plex.tv/downloads nanti akan muncul halaman dibawah ini

15

pada pilihan COMPUTER dan NAS silakan pilih COMPUTER.

14

Kemudian download pada Download English. Atau jika anda mau shortcutnya silakan download kesini

2. Setelah berhasil terdownload, install seperti biasa layaknya program untuk windows, klik next-next-next dan finish :). Kemudian setelah diinstal, buka shortcut icon yang telah terbuat. Nanti akan muncul pada browser halaman ini. Lanjutkan dengan klik AGREE.

1

3. Sesaat setelah diklik AGREE maka akan terlihat proses loading nya

2

4. Pada jendela yang baru, akan muncul form untuk mengisikan nama server plexnya.

3

5. Anda akan diminta menambahkan folder dimana film-film anda berada,sebelum fase ini dilakukan, jika koleksi film-film Anda berada terpisah pada banyak tempat, maka silakan atur dan rapikan pada satu folder saja.

4

Sebagai contoh, saya tempatkan pada folder H:\Movie, maka nanti akan muncul alamat folder ini. Akhiri dengan klik ADD LIBRARY.

5

6. Jika semua langkah-langkah tadi tidak ada masalah, maka terakhir akan muncul jendela “Congratulations” seperti ini.

6

7. Setelah itu, maka sistem plex nya akan melakukan proses scanning kepada  koleksi film-film Anda, seperti nampak di bawah ini. Menurut pengalaman saya, jika penamaan folder filmnya benar, dan koneksi internet anda lancar, maka  akan muncul folder film beserta covernya, tidak sampai disitu, setiap folder ini jika kita coba klik salah satu maka akan muncul sinopsis singkat tentang film beserta nama-nama pemerannya. Mantap banget kan ?

7
8

Untuk mencoba menontonnya pada browser anda, maka tinggal klik saja pada salah satu filmnya.

9

Sekedar tips saja, jika film yang anda punya memiliki subtitle external (file .srt) maka agar dikenali otomatis, buatlah nama sama dengan file videonya. Oke, saat ini media center pada PC windows anda sudah jadi. Pada bagian berikutnya, kita akan membahas, bagaimana jika kita terapkan plex media center ini kepada PC dengan sistem operasi Linux. Ikuti terus 😉

C. Membangun di lingkungan Linux

Setelah diatas kita sudah selesai membangun pada PC dengan OS Windows, sekarang kita akan membahas langkah-langkah jika menggunakan PC dengan OS Linux, saya akan mencontohkannya pada distro Ubuntu, karena kebetulan saat ini saya menggunakan OS Ubuntu 14.04. Sebenanrnya masih mirip-mirip dengan langkah diatas, namun tidak ada salahnya jika saya paparkan disini. Langsung saja kita mulai.

1. Buka alamat https://plex.tv/downloads

2. Kemudian akan muncul halaman seperti ini. Pada pilihan COMPUTER dan NAS silakan pilih COMPUTER.

15

3. Nah pada pilihan OS silakan pilih Linux, dah ikuti dengan klik Ubuntu, sesuaikan dengan bit instalasi anda, apakah 32 atau 64 bit.

1

Setelah proses download anda lakukan, maka akan nampak seperti ini, file dengan format .deb. hanya tinggal double klik untuk kita lakukan instalasi.
2

4. Kemudian, anda akan masuk pada jendela berikutnya (Software Center), pada tombol “Install” silakan diklik kemudian tunggu proses berjalan hingga selesai.

3

5. Setelah terinstall dengan baik, plex bisa diakses melalui tombol “jendela” di keyboard anda. Ketikkan tulisan “plex” nanti akan muncul shortcut nya.

4

6. Kemudian anda akan diarahkan pada browser, dan lanjutkan dengan klik AGREE.

5

7. Kemudian masukkan path folder film-film anda. Akhiri dengan klik ADD LIBRARY.

8

8. Jika sudah selesai, maka plex akan langsung melakukan proses scan kepadafilm-film yang tersimpan pada folder tersebut.

9
Hasilnya akan nampak seperti berikut ini.
10

Jika folder-folder film anda sudah muncul pada browser, sebenarnya proses setup anda sudah selesai. Namun untuk mengintegrasikan akun anda, bisa saja anda masuk pada settings untuk login dengan memasukkan username dan password setelah sebelumnya melakukan pendaftaran melalui link disini.

6
7

Oke, tahap pertama membangun media center ini sudah selesai. Pada tulisan berikutnya akan dibahas bagaimana menghubungkan dengan perangkat-perangkat yang ada disekitar kita agar lebih powefull media center kita ini.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo