Tag Archives: pembelajaran

Simulator Perakitan PC

Materi perakitan komputer, kalau dalam institusi dimana saya mengabdi, memang gak secara kongkret muncul sendiri, cuman nyatanya sedikit masuk pada bab Sistem Komputerisasi. Sehingga penting sekali untuk disampaikan, setelah siswa kita berikan tentang klasifikasi komputer kita kenalkan juga tentang hardware-hardware yang terlibat dalam assembling sebuah komputer (PC).

Kendalanya adalah, untuk jumlah siswa satu kelas yang terdiri dari minimal 30-32 siswa, adanya kesulitan untuk menyiapkan perangkat-perangkat untuk diperkenalkan kepada siswa secara keseluruhan. Apalagi kepada temen2 pengajar di sekolah yang lain yang masih adanya keterbatasan sarana dan prasarana. Namun jangan khawatir, hal ini saat ini bisa diberikan solusi dengan adanya simulator perakitan PC. Simulator ini disediakan oleh CISCO, sebuah perusahaan besar yang bergerak pada penyediaan alat-alat jaringan komputer, dan saat ini telah merambah jauh kepada dunia pendidikan (Komputer dan Jaringan).

baca lanjutan...

Road Map Penerapan e-learning di Lembaga Pendidikan

Pengalaman mengembangkan dan menerapkan e-learning di lembaga sendiri sejak 6 tahun silam (sejak tahun 2007) memberikan pelajaran penting bahwa grusa-grusu (istilah bahasa jawa yang berarti buru-buru) pada endingnya akan memberikan kelelahan ketimbang hasil memuaskan yang dicari. Bagaimana tidak, dari course yang disiapkan dari seluruh kelas dan guru, yang akhirnya bisa terlibat kuat dengan model pendekatan pembelajaran ini tidak sampai 50 % dari keseluruhan kelas. Selaras dengan temuan (Dublin, 2003) dan (Delio, 2000) bahwa ketika e-learning itu diwajibkan kepada perseorangan maka sekurangnya 30% orang akan menolaknya. Kalau dari siswa, minat mereka malah sebaliknya, antusiasme dan motivasi mereka malah luar biasa besar, sampai-sampai mata mereka berbinar2 kalau saya sedang menggunakan metode ini..he.he #lebay.

baca lanjutan...

Perancangan dan Pembuatan Media Pembelajaran Digital

Penelitian dilakukan oleh Francis M. Dwyer dalam pembelajaran menyebutkan bahwa setelah lebih dari tiga hari pada umumnya manusia dapat mengingat pesan yang disampaikan melalui tulisan sebesar 10 %, pesan audio 10 %, visual 30 % dan apabila ditambah dengan melakukan, maka akan mencapai 80 %. Berdasarkan hasil penelitian ini maka multimedia interaktif sebenarnya memiliki potensi besar sebagai media yang membantu proses pembelajaran.

Selain itu, manfaat media pendidikan dalam proses belajar menurut Hamalik (1986) antara lain sebagai peletakkan dasar-dasar yang kongkrit dalam berfikir untuk mengurangi ‘verbalisme’, memperbesar minat siswa, membuat pelajaran lebih menyenangkan sehingga berdampak kepada hasil pembelajaran yang lebih memuaskan.

baca lanjutan...

Membuat Quiz Interaktif Semudah Memasak Mie Instan !

Sebagai seorang guru, proses evaluasi adalah bagian penting yang tidak dapat dilepaskan, proses ini ibarat “gerbong akhir” untuk meninjau apakah kegiatan belajar mengajar efektif atau tidak. Yang jadi masalah biasanya adalah jika pembuatan soal dilakukan manual (paper based), dari sisi siswa harus menunggu sampai semua hasil latihan/ulangan terkoreksi oleh guru atau variasi soal yang disediakan begitu monoton. Dari sisi guru, proses pengoreksian juga tidak makan waktu sebentar karena harus mengkroscek jawaban siswa satu persatu dikalikan dengan jumlah siswa keseluruhan, belum lagi kalau ditambahkan dengan analisis butir soal, hal inilah yang sedikit banyak dikeluhkan oleh guru-guru betapa proses assessment ini memakan waktu, energy dan konsentrasi.

baca lanjutan...

Computer Based Learning Jaringan Komputer SMA

Pembelajaran berbasis komputer (Computer Based Learning) menggunakan animasi berbasis flash sebagai media bantu pembelajaran jaringan komputer di SMA. Pada pengukuran kejelasan tujuan pembelajaran, media ini mendapatkan skor 4,3 pada skor maks 5,0 yang artinya memuaskan. (Nurhaeni, Laksmi : 2011). Media ini alhamdulillah juga turut berperan dalam memenangkan lomba inovasi guru Nurul Fikri se-indonesia pada desember 2012.

Pengukuran kualitas yang lainnya silakan bisa dilirik melalui presentasi disini

baca lanjutan...

Teknik Mudah Membangun Server e-learning dengan Moodle

Apa kabar pengunjung dedysetyo.net ?, semoga kabar baik dan bahagia untuk kawan-kawan semua. Setelah beberapa lama vakum dari dunia tulis menulis, akhirnya kesempatan menulis pun datang, mood baik juga sedang muncul, so tunggu apa lagi ? mari menulis.. 😉

Tutorial ini sebenarnya kalau boleh jujur sudah agak banyak beredar di dunia maya, namun dilatarbelakangi sebagai penambah referensi sejenis bagi kawan-kawan yang membutuhkan dan catatan pribadi agar tak lupa, tidak ada salahnya saya tuangkan juga disini. Oh ya, khawatir anda kaget karena tidak sesuai ekspektasi anda, tutorial ini saya sajikan bagi pemula lho (yang baru belajar) di dunia opensource, linux, terminal dan konco2nya.. he.he 🙂

baca lanjutan...

Seri 1 Membangun Toko Online dalam 30 menit!. Instalasi WordPress di PC Lokal

Membangun Toko Online, bagi yang ingin belajar wirausaha /serius usaha, saat ini tidak sesulit jaman dulu. Menggunakan wordpress sebagai salah satu CMS terpopuler di dunia, kita akan membahas step demi step bagaimana membangun toko online ini selesai dalam 30 menit saja. Ciyus ?. beneran lho.. emang sebegitu mudahnya ?. Ikuti dan praktekkan pembahasannya satu persatu. Seri 1 ini akan membahas instalasi wordpress ke dalam PC lokal, targetan saya, semua ini hanya akan dilakukan kurang dari 10 menit saja!. Harapannya bagi anda yang belum memiliki hosting berbayar, bisa mencobanya dengan mudah !.

baca lanjutan...

Inspirasi Technopreneurship; Solusi agar bangsa mandiri secara ekonomi

Data Human Development Index yang diberikan oleh UNDP melalui website resminya bekerja sama dengan Google Labs http://hdr.undp.org menunjukkan bahwa rangking Indonesia terus menerus turun dari rentang tahun 1980 (ranking 69) sampai dengan tahun 2005 (ranking 110) dari 174 negara. Ditambah dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Februari 2012, pekerja dari jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebesar 55,5 juta orang (49,21 persen), sedangkan pekerja berpendidikan diploma sekitar 3,1 juta orang (2,77 persen) dan pekerja penyandang gelar sarjana sebesar 7,2 juta orang (6,43 persen). (sumber : http://www.bps.go.id/?news=928). Data-data tersebut merupakan potret bahwa pendidikan dan pengangguran merupakan problem serius yang menjangkiti negeri ini. Di satu sisi, pengangguran dan kemiskinan masih menjalar kemana-mana, di sisi lain, pendidikan pun hadir tak memberikan solusi jitu bagaimana agar pengangguran bisa ditekan sekecil-kecilnya.

baca lanjutan...

Video; Meningkatkan Pembelajaran Melalui Gambar Bergerak (tulisan 1 dari 4 tulisan)

Dalam bukunya yang berjudul “Instructional Technology and Media for Learning”, Sharon E Smaldino menjelaskan begitu banyak media yang dapat digunakan untuk mendorong percepatan penerimaan siswa terhadap pembelajaran. Khusus pada bab tentang video, tulisan ini merupakan terjemah dari catatan beliau agar lebih mudah dipahami dan berguna untuk penelitian bagi teman-teman yang membutuhkan literatur ini. Karena total ada 16 halaman (A4), saya sajikan dalam 4 tulisan berseri. Selamat membaca !

1. Seri 1. Berisi Materi : Pemanfaatan Video di Ruang Kelas, Special Attributes

baca lanjutan...

Guru dan Perubahan

Tak dapat disangkal, guru merupakan sosok penting yang mengawal perubahan di awal abad XXI.

Guru berpikir jauh ke depan, bukan terbelenggu ilmu masa lalu, sebab tak banyak orang yang melihat anak-anak telah hidup di sebuah peradaban yang berbeda dengannya. Sementara kurikulum baru yang belum tentu sempurna sudah dihujat, kaum muda mengatakan kurikulum lama sudah tidak relevan mengisi masa depan mereka.

Untuk pertama kali dalam sejarah, dunia kerja dan sekolah di- isi empat generasi sekaligus, generasi kertas-pensil, generasi komputer, generasi internet, dan generasi telepon pintar. Terjadi celah antargenerasi, ”tulis dan temui saya” (generasi kertas), ”telepon saja” (generasi komputer), ”kirim via surel” (generasi internet), tetapi generasi terbaru mengatakan, ”Cukup SMS saja”. Yang tua rapat dengan perjalanan dinas, yang muda pakai skype.

baca lanjutan...