Tag Archives: pemateri

Menjadi Instruktur Nasional Peningkatan Kompetensi Guru TIK SMA di Propinsi Banten

Setelah sesi pelatihan peningkatan kompetensi  sebelumnya selesai dilaksanakan, Saya kembali diundang untuk mendampingi guru-guru TIK SMA di Propinsi Banten pada tanggal 2 – 6 November 2015 yang lalu bertempat di Grand Resort Western Tangerang Banten. Acara serupa yang biasanya disponsori oleh LP3TK KPTK Gowa Sulawesi Selatan, kali ini disponsori oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Banten. Dari obrolan saya dengan beberapa narsum yang lain, memang acara sejenis pada tahun 2015 ini dari LP3TK sudah selesai programnya, sehingga kedepan akan dilakukan oleh LPMP Provinsi setempat.

Pemberian materi kali ini lebih banyak didominasi peserta dari guru-guru Tangerang, TangSel, dan sekitarnya. Dimulai dari rasional kurikulum 2013 sampai dengan pembuatan perangkat bimbingan dan fasilitasi di sekolah. Pada sesi diskusi, banyak hal yang tersampaikan diantaranya adalah minimnya sosialisasi PerMen no. 68 tahun 2014 (landasan hukum penerapan bimbingan TIK di kurikulum 2013), walapun begitu, mereka semua optimis bahwa cepat atau lambat TIK akan kembali eksis pada ranah sekolah masing-masing.

Berikut sedikit bagian dokumentasi yang sempat dilakukan.

narsum lpmp
Instruktur Nasional guru TIK
narsum lpmp 2
Instruktur Nasional guru TIK -2
narsum lpmp 3
Instruktur Nasional guru TIK -3

Selesai acara dari Tangerang di hari Jumat nya (6/11/15), esok harinya saya langsung bertolak ke Jogja untuk agenda lainnya. Ke Jogja, saya dijadwalkan bertemu dengan alumni SMA kami yang sekarang sedang menempuh studi di sana. Perjalanan malam hari, kemudian sampai di Stasiun Jogja tepat pada Minggu pagi.

User comments
Foto sejenak di Bandara Adi Sucipto Jogja

pertemuan dengan alumni dilaksanakan di Aula Masjid Mujahidin UNY pada minggu sorenya, sembari ketemu dengan alumni, saya sambil reunian dengan Ust Tulus, guru kami saat di Pesantren Mahasiswa Daaru Hiraa’ dulu. Beliau memberikan taujih sebagai pengingat kami agar senantiasa istiqomah dalam memegang rambu-rambu Islam dimanapun kami berada.

Hari minggu itu selesailah semua acara di Jogja, dilanjutkan pada hari Seninnya saya bertolak ke UNS Solo untuk audiensi dengan pimpinan Penerimaan Mahasiswa Baru disana.

Bertolak dari UNS Solo, dalam perjalanan hendak kembali ke Jakarta, kami dijadwalkan bertemu dengan penulis nasional Habiburrahman el Shirazy (akrab disapa kang Abik), di sebuah restoran di Solo. Beliau walaupun sudah terkenal dimana-mana dan tidak diragukan lagi kiprah kepenulisannya, namun sangat rendah hati dan murah senyum. Saking baiknya beliau, semua makanan yang kami pesan masing-masing, ditraktir penuh oleh beliau.

kang abik
Silaturrahmi dengan Kang Abik

Pertemuan dan dialog dengan kang Abik, memberikan inspirasi bahwa penulis handal lahir dari latihan-latihan yang tak pernah lelah, tidak malu bertanya, serta jam terbang yang tinggi untuk berani terus mengasah kemampuan menulis. Semoga suatu saat nanti bisa meniru karya-karya hebat yang sudah beliau tuliskan.

Perjalanan full seminggu ini memang lumayan menguras tenaga, namun saya nikmati saja sehingga tak terlalu terasa. Semoga bermanfaat. 🙂

Salam,

Dedy Setyo

 

Menjadi Narasumber Pemanfaatan Sistem Informasi di Palangkaraya

Alhamdulillah.. Setelah sebelumnya Saya berkomunikasi dengan BTKIP (Balai Tekkom Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah) via telepon dan e-mail. Akhirnya saya diminta hadir ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ini perjalanan saya yang kedua di Bumi Borneo, setelah bulan Januari lalu ke Pontianak.

Undangan kali ini saya diamanahi sebagai Instruktur Pusat, diminta untuk memberikan materi tentang bagaimana strategi penerapan sistem informasi manajemen sekolah sekaligus memaparkan contoh-contoh aplikasinya apa saja yang bisa dipakai.

Perjalanan kali ini memang berbeda dari biasanya, selain sudah dikepung dengan jadwal yang lumayan padat pada hari-hari terjadwal ini, kondisi Palangkaraya memang sedang terkena musibah asap pekat karena kebakaran hutan sejak 3 bulan sebelumnya. Memang benar, ketika sesaat setelah mendarat, saya melihat di sekitar bandara Tjilik Riwut (di Palangkaraya) nuansa kurang segar sedikit menggangu aktivitas bernafas saya, bagaimana tidak, kalau sebelumnya ditanah Banten menghirup udara bisa sepuas-puasnya, tidak saat ada disana, seolah-olah makin dihirup malah makin sesak. Saya ikut prihatin dengan musibah ini, walaupun hanya 2 hari saja saya disana, namun rasa tidak nyaman rasanya sudah tidak karuan, apalagi dengan warga sana yang sudah kurang lebih 3 bulan dengan situasi seperti itu. Semoga suasana nya segera normal kembali, dan semua warga tetap sehat menjalankan aktivitasnya.

Akhirnya di hari sesi pemaparan materi, ternyata peserta materi yang berjumlah 56 orang adalah Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah se-Kalimantan Tengah disana. Senang sekali bisa berjumpa sekaligus silaturrahmi dengan para pimpinan sekolah ini. Selama materi semuanya nampak antusias menyimak, dan menanyakan tentang strategi penerapan di sekolahnya masing-masing.

Setelah selesai semua materi dan diskusi, saya masih tinggal sejenak disana sampai dengan esok hari nya sesuai dengan jadwal terbang kembali ke rumah.

Semoga materi ini bermanfaat, dan membawa kebaikan kepada banyak orang.. Amiin. Bagi teman-teman yang menginginkan slide presentasinya, bisa kontak saya, akan saya bagikan gratis.. 🙂

Berikut sedikit dokumentasi, yang sempat diambil saat materi berlangsung.

Saat menyampaikan materi Penerapan Sistem Informasi pada Dunia Pendidikan. Palangkaraya. 7 Oktober 2015
Saat menyampaikan materi Penerapan Sistem Informasi pada Dunia Pendidikan. Palangkaraya. 7 Oktober 2015
Instruktur Pusat
Ditengah-tengah pemberian materi.

 

Terlihat peserta saat serius menyimak.
Terlihat peserta saat serius menyimak.
Spanduk luar
Spanduk luar