Tag Archives: Open Source

Tangguhnya Pinguin di Hutan Kami

Pendahuluan

Perkenalkan, Saya adalah seorang guru di sebuah sekolah berasrama diujung barat pulau Jawa yang lumayan terpencil dari hingar bingar perkotaan, plus menyatu dengan hutan menambah nuansa masih alami sekaligus ‘ndeso’ (jauh dari kesan modern). Perlu diketahui bahwa sekolah berasrama kami ini memiliki luas yang tak kurang dari 30 hektar dengan kontur berbukit-bukit naik turun, sementara itu komplek siswa putra terpisah dengan para siswi dipisahkan oleh danau yang cukup luas. Jika rajin jalan setiap hari dari kawasan putra ke putri atau sebaliknya, dijamin akan gede-gede pula betis kami.he.he. ūüôā

Setiap hari kami tinggal disini, ada yang bertugas di asrama, ada juga yang difasilitasi rumah guru. Singkatnya, dalam waktu 24 jam sehari atau 7 hari seminggu lah, kami bersama para siswa-siswi kami, mengajar mereka sesuai dengan amanah dan tanggung jawab masing-masing. Hal ini sebenarnya merupakan keuntungan bagi para siswa untuk belajar lebih banyak dari para gurunya karena tinggal sekompleks. Namun kendala geografis lah yang menyebabkan hal ini sulit dilakukan, jauh nya jarak dan medan yang lumayan berat menjadi masalah tersendiri. Untuk menanyakan perihal suatu hal atau berdiskusi dengan gurunya, para siswa harus menunggu ketika pertemuan formal di KBM esok harinya.

nf
Kondisi hijaunya sekolah kami dipotret dari satelit via gmap.

Suatu ketika setelah banyak berdiskusi dengan sebagian guru yang lainnya, tercetus mimpi untuk membangun model pembelajaran jarak jauh. Konsepnya sederhana, agar siswa bisa belajar setiap saat dan dimana saja, mau di sekolah ataupun di asrama mereka bisa berinteraksi dengan guru atau diskusi dengan siswa yang lainnya, namun tidak tergantung dengan koneksi internet. Karena jangankan koneksi internet yang kencang, beberapa provider pun ‘lempar handuk’ (menyerah) memasang koneksi internet di tempat kami, walhasil sekolah kami juga seperti nyaris terputus dari arus informasi yang up to date setiap harinya.

Sehingga akhirnya kami bangun koneksi jaringan intranet (lokal) perlahan-lahan sebisa kami. Kami memimpikan agar pembelajaran kepada siswa-siswi bisa berlangsung lebih efektif dan kontinyu. Toh mereka (siswa-siswi dan guru) rata-rata sudah punya laptop masing-masing, selain itu disebagian titik strategis sudah terpasang jaringan komputer baik dengan kabel ataupun wireless (walaupun seadanya). Tanpa koneksi internet pun, rasanya Kami optimis bisa membangun komunitas pembelajar disini asalkan para guru dan siswa kompak, serta ada keinginan untuk terus menerus belajar dan berbagi.

Saya kemudian memberanikan diri bertemu dengan para pengambil kebijakan di lembaga kami, kemudian dengan corat-coret konsep bagaimana pembelajarannya, teknologi yang akan mensupportnya, dan infrastruktur yang nantinya akan diperlukan. Setelah sowan sana sini, Alhamdulillah respon positif yang kami dapatkan. Kemudian sambil diskusi dengan teman-teman di Forum dan Komunitas Linux (walaupun gak rajin-rajin amat kopdar dengan teman-teman komunitas, kami beberapa kali terhubung melalui media internet), dialog cukup panjang ini akhirnya mengerucut pada satu hal, bahwa kami akan menggunakan Free Open Source Software (FOSS). Opsi ini merupakan pilihan logis dan solutif ditengah-tengah mahalnya software propiertary serta makin tingginya angka pembajakan yang terus menerus menggurita mengekang masyarakat. Komunitas FOSS juga solid mensupport jika ada masalah atau bugs yang muncul dalam penggunaannya.

Dengan segala pertimbangan dan diskusi, pilihan kami akhirnya tertuju pada Learning Management System (LMS) Moodle sebagai core untuk proses pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran siswa. Sementara Content Management Framework (CMF) Drupal untuk portal komunikasinya, dengan gaya blogging agar nampak santai namun tetap serius dalam penyebaran pengetahuan. Kedua sistem ini sudah banyak dipakai oleh lembaga-lembaga besar di Indonesia dan dunia (pemakai Moodle untuk portal pembelajaran di Indonesia diantaranya Pertamina dan Garuda Indonesia, sedangkan Drupal saat ini dipakai untuk website resmi pemerintah AS, Walt Disney, MotoGP dsb). Dahsyatnya kedua nya berplaform FOSS dan lisensi GPL sehingga tetap gratis untuk dipakai, fully customized serta banyak manualnya tersedia di Internet.

Mulai Membangun

Untuk servernya kami menggunakan Ubuntu server 12.04 dengan PC Server ala kadarnya berasal dari PC Desktop yang bisa dimanfaatkan, dengan beberapa kali waktu pengujian, nampaklah kehebatan Linux disini, walaupun PC bekas namun performa tetap moncer dan sangat enteng. Pada tahap awal kami ujikan dengan diakses secara bersamaan oleh satu kelas, nampak server kami tetap stabil dan tetap cool.

Tahapan berikutnya merupakan tahapan yang lebih menantang yakni mendata berapa banyak ruang kelas/asrama yang dapat terkoneksi ke jaringan lokal. Karena skenarionya server ini hanya akan diakses dikomplek sekolah kami saja, maka pengecekan di ruang-ruang kelas dan kantor serta asrama menjadi penting untuk dilakukan. Dari pendataan ini nanti kami akan mengevaluasi dan mengajukan bilamana diperlukan perangkat jaringan baru agar desain pembelajaran ini lebih cepat bisa diterapkan.

Kurang lebih 2 minggu lamanya dilakukan pengecekan dan analisis kebutuhan lapangan, akhirnya dibuatlah konstruksi jaringan seperti dibawah ini.

9
Gambar 1. Denah lokasi perangkat jaringan, designed by MT

Tahap Ujicoba

Singkat kata, setelah semuanya kami siapkan, akhirnya kami coba koneksi dengan jangkauan yang lebih luas. Tahap pengujian ini bukannya tanpa masalah, dengan tantangan kontur yang berbukit serta medan yang teramat luas. Beberapa kali koneksi didua wilayah putra-putri tidak bisa terhubung. Lagi-lagi komunitas linux yang friendly siap sedia membantu kami via tutorial-tutorial yang bermanfaat. Akhirnya pengujian lagi dan Alhamdulillah satu masalah telah terpecahkan, kedua wilayah sekarang sudah bisa terhubung dengan baik.

Inilah saatnya !
Setelah masa uji coba dirasa cukup, akhirnya kami mulai demokan ke forum guru, sekitar 2 jam diberikan sesi untuk presentasi, ternyata tanggapan dan reaksinya cukup beragam. Ada yang antusias, namun ada juga yang masih menilai pesimis, terutama pengajar senior yang sudah merasa pada ‚Äėzona nyaman‚Äô nya. Awalnya kami sempat down, namun perasaan ini pupus sudah ketika kami sosialisasikan ke para siswa, melihat wajah mereka yang berbinar-binar, serta antusiasme yang tinggi untuk mencoba mengutak atik sistem ini, mereka mengaku senang dan bersemangat untuk belajar karena informasi saat ini telah menjadi mudah untuk ditemukan, interaksi dengan para guru menjadi gampang dan pembelajaran dapat dilakukan dimana saja. Nampaknya hal-hal inilah yang menjadi penyemangat kami untuk menuntaskan pekerjaan yang tinggal sedikit ini.

1
Gambar 2. Para Siswa saat menggunakan sistem ini.

 

2
Gambar 3. Saat sedang di perpustakaan
3
Gambar 4. Pembelajaran di laboratorium komputer

 

4
Gambar 5. Terkoneksi juga dengan para karyawan

Dengan dukungan segenap stakeholder, beberapa kali program pelatihan untuk guru berhasil kami lakukan, manual book nya juga sudah rapi terbukukan. Perlahan namun pasti, model pembelajaran ini setidaknya memberikan warna baru model pembelajaran ditengah-tengah kami.

Bahkan dalam beberapa kesempatan, model pembelajaran kami pun mendapatkan pujian dari dinas pendidikan setempat. Kami juga diminta untuk melakukan presentasi pada forum yang diselenggarakan oleh Balai penyediaan media belajar Provinsi Banten yang dihadiri oleh hampir semua Kepala Sekolah di provinsi ini. Tak cukup disitu, terhitung beberapa kali kunjungan sekolah-sekolah lain, jurusan Pasca Sarjana Teknologi Pendidikan di salah satu Universitas, dinas pemerintahan terkait juga silih berganti mendatangi kami untuk silaturahmi dan studi banding. Semoga hal ini semakin menyemangati kami untuk berkarya lebih banyak.

Sedikit demi sedikit, dengan berbagai saran dan masukan sistem ini kami lengkapi konten pembelajarannya agar lebih menarik dan memberikan semangat kepada semua penggunanya.
Beberapa tampilan diantaranya sebagai berikut

5
Gambar 6. Tampilan depan

 

6
Gambar 7. Display Video Sharing karya siswa pada portal pembelajaran
7
Gambar 8. Display kelas virtual pembelajaran
8
Gambar 9. Grafik perolehan nilai pengerjaan siswa

Demikian coretan ini Saya selesaikan, semoga bisa memberi inspirasi kebaikan untuk yang membacanya.

Sukses dan salam hangat untuk semua.

 

Dedy Setyo Afrianto
dedy@dedysetyo.net

#Catatan : Artikel ini dilombakan dan masih dalam proses penilaian juri www.Linux.or.id dengan URL asli di http://www.linux.or.id/tangguhnya-pinguin-di-hutan-kami.html

Mudahnya Membangun Aplikasi Menggunakan OpenShift Cloud Redhat

Sebagai salah satu leader dalam dunia Open Source, Redhat yang selama ini dikenal sebagai perusahaan dengan OS Linux Redhat nya sejak 1993 kini memiliki sektor bisnis baru di dunia Cloud Computing. Makin banyaknya pemain besar seperti Google, Amazon, Microsoft dsb yang telah berlomba-lomba dalam ranah ini, akhirnya membuat Redhat memunculkan salah satu produk unggulannya di dunia Cloud. Produk ini dikenal dengan nama Open Shift dengan layanan utamanya dalam urusan PaaS (Platform as a Service).

Layanan cloud dengan service PaaS ini seperti kita tahu merupakan penyokong cloud bagi usernya dengan menyediakan Platform dan solusi Stack. Dalam model ini, konsumen hanya tinggal membuat saja aplikasi atau service menggunakan tools dan library yang sudah disediakan oleh provider. User juga memiliki kemampuan untuk konfigurasi dan deploy dalam setiap aplikasi yang telah dikembangkan. Tanpa harus melakukan pembelian hardware dan software untuk pengembangan aplikasi, tentu saja sebagai solusi efisien bagi pengembang yang ingin berkarya lebih banyak.

Selain platform sewa (berbayar), Open Shift juga menyediakan layanan trial dan komunitas, sehingga anda bisa ngoprek lebih dulu sebelum memutuskan untuk menjajal layanan premiumnya. Walaupun ada yang bersifat free, bahasa pemrograman yang didukung pun terbilang banyak, diantaranya Java, PHP, Ruby, Node.Js, Phyton, Perl, MySql, MongoDB, PostgreSql dan Jenkins. Mantab banget bukan ?. Selain itu, bagi pengembang framework seperti codeigniter, drupal ataupun wordpress sekalipun juga tersedia.

Pada artikel ini, saya akan coba mempraktekkan bagaimana mulai membangun drupal menggunakan Open Shift ini. Sekilas info, bahwa drupal ini termasuk kategori framework dengan update yang cukup cepat dengan security dan ketat juga, sehingga white house pun menggunakan drupal lho !

Ayok kita mulai ..

1. Lakukan pendaftaran user terlebih dahulu disini. Isikan semua form yang ada dengan benar.

2. Login dengan akun anda yang barusan dibuat.

3. Setelah login, nanti akan masuk pada halaman ini. Kita langsung bisa membuat aplikasinya, klik pada “Create yours first application now” seperti nampak pada gambar.

4. Pada jendela baru “Choose of a type application” arahkan dan klik pada Drupal 7.

5. Karena ini merupakan aplikasi yang pertama, kita diharuskan membuat sub domain dibawah rhcloud.com. Pada contoh ini saya tuliskan “dedy-drupalku” , sisanya biarkan default, kemudian lanjutkan dengan “Create Application”.

Pada proses ini memakan cukup waktu, namun tergantung juga pada koneksi anda. Dan hasilnya akan muncul sebagai berikut. Drupal anda sudah siap untuk diakses pada alamat yang sudah ditentukan sebelumnya.

untuk ujicoba pertama ini, saya terbilang amazing karena setup drupalnya termasuk kategori sangat cepat menurut saya, padahal kalo pake fantastico/softacolous di panel hosting memakan waktu yang lebih lama. Terpampang juga disana Root user/password dan nama database nya.

Ini penampakan drupalnya.

 

drupal dedy

#Default drupal admin usernya

user : admin

password  : openshift_changeme

Tidak cukup sampai disini, anda juga bisa mengaktifkan koneksi ke database lewat phpmyadmin nya apabila diperlukan. Tinggal tambahkan cartridge phpmyadminnya, klik “Add Cartridge”. Maka user dan passwordnya pun akan muncul kemudian.

Berikut jika telah sukses ditambahkan cartridge nya. Phpmyadmin akan mudah terakses, serta database anda akan simple dikelola dari sini.

Bagaimana, mudah sekali kan membangun aplikasi disini?. Dalam kesempatan berikutnya akan saya eksplore lebih lanjut tentang kelebihan2 openshift ini.

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo

Mudahnya Sinkronisasi Google Drive dengan Terminal Linux

Melengkapi tulisan di blog ini yang ke 80, saya akan coba lagi menulis masih di tema yang sama “Cloud Computing”, mumpung masih hot-hotnya ini topik..he.he.

Jika anda merupakan salahsatu user/pengguna layanan google, pastinya tak akan heran dengan kekuatan Google di dunia maya. Google merupakan perusahaan IT tersukses dalam sejarah, inovasinya, penciptaan teknologinya, dan yang paling penting adalah penyiapan “lingkungan” untuk user-usernya. Sejak muncul pertama kali sebagai mesin pencari, pada era berikutnya google terus muncul sebagai inisiator hebat yang siap mendominasi dalam layanan IT apapun. Kisah suksesnya sebagai mesin pencari populer, diikuti dengan layanan e-mail dengan kapasitas 1 GB (tahun 2003an saya termasuk user yang dapat invite untuk membuat email di Google, disaat layanan email yang lain masih bermain diangka MB), kemudian layanan berbagi video Youtubenya, dilanjutkan dengan Androidnya yang merajai pasar OS smartphone dunia, dan di era Cloud yang makin populer saat ini pun layanan google sudah masuk pada ranah cloud yang luar biasa dahsyat, salah satunya adalah Google Drive. Layanan dimana salah satu fungsinya kita bisa melakukan penyimpanan file-file/dokumen sehingga kita bisa akses dimana saja saat kita membutuhkan.

Pada tulisan ini akan difokuskan pada mudahnya pengarsipan/manajemen sinkronisasi Google Drive dengan terminal linux (pada eksperimen ini menggunakan Ubuntu 14.04). Pastikan anda sudah memiliki akun gmail dan minimalnya pernah menggunakan google drive untuk menyimpan file-file anda, serta pastikan anda “cukup” akrab di lingkungan terminal linux, agar lebih mudah memahami isi tulisan ini. Toh, misalnya belum juga tak masalah asalkan tetap 3 S, siap membaca, siap praktek, siap tak putus asa..he.he ūüôā

Skenarionya : Anda telah memiliki beberapa file/folder yang tersimpan di Google Drive, menggunakan terminal linux kita akan melakukan sinkronisasi di folder PC anda, sehingga apa-apa saja yang tersimpan di GDrive, maka akan ada juga di folder PC anda, begitu juga sebaliknya.

Langkah-langkahnya :

1. Kita akan melakukan instalasi Grive via internet. Grive ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh komunitas open source untuk melakukan tugas-tugas sinkronisasi.

Buka terminal dan login sebagai root. Kemudian tambahkan lokasi repositori

add-apt-repository ppa:nilarimogard/webupd8

lakukan update

apt-get update

Install grive dengan perintah

apt-get install grive

2. Setelah grive terinstal, buat folder baru untuk tempat file/folder dari gdrive nya. Contohnya saya akan membuat folder di /home/dedy/gdrive

mkdir /home/dedy/gdrive

3. Masuk pada folder yang telah terbuat

cd /home/dedy/gdrive

Eksekusi aplikasi grive nya

grive -a

seperti pada gambar berikut


nanti akan muncul link yang perlu kita copy dan paste pada browser.

4. Persetujuan kesepakatan bahwa program ini akan dapat melihat file-file kita, klik Accept.

5. Akan muncul jendela berikutnya, yang akan memberitahukan code akses. Silakan klik kanan untuk copy kan.

berikutnya paste code tadi kedalam terminal sebagai berikut, akhiri dengan enter.

tak berapa lama, maka proses sinkronisasi akan berjalan dengan sendirinya.

Setelah beberapa menit berselang, anda dapat mengecek pada folder di PC anda. Apakah sudah muncul folder/file yang sama dengan gdrive anda. Jika berhasil, maka akan muncul folder/file baru, seperti pada contoh dibawah ini

Mudah bukan, inilah hebatnya linux, sinkronisasipun bisa dilakukan dengan terminal sehingga pastinya lebih enteng dan powerfull.

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo.

Buku Cloud Computing “The Power of ownCloud. 10 Langkah Mudah Membangun dan Mengelola Sendiri Teknologi Cloud di Lingkungan Anda”

Outline


Ingin belajar cloud computing tapi gak tahu mulai dari mana ?
Mau ngembangin cloud computing sendiri, tapi nyari referensinya gak ada ?
Sudah ketemu panduannya, tapi gak ada yang cocok ?

Jawabannya ada disini. Baca bukunya, pahami teorinya, praktekan materinya..

Buku ini menjawab penasaran Kamu sama cloud computing..

“The Power of ownCloud.¬†10 Langkah Mudah Membangun dan Mengelola Sendiri Teknologi Cloud di Lingkungan Anda”


 

Kenapa buku ini menarik ?

– Berdasarkan kasus nyata penerapannya dilapangan
– Penyampaian sederhana dan langsung berorientasi praktis, karena per bab merupakan gambaran tercapainya satu kompetensi tertentu
– Berbasis open source sehingga software gratis, mudah diperoleh, dapat di customize sesuai dengan masing-masing kebutuhan user
– Pengaplikasiannya sangat fleksibel, bisa dalam lingkungan dengan jumlah user kecil atau besar

Bagaimana kata para pakar tentang buku ini ?

 

onno

(Onno W. Purbo – Pakar IT dan Open Source)

“Membaca sepintas karya mas Dedy, buku cloud ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin membangun cloud untuk keperluan sehari-harinya maupun untuk keperluan profesional lainnya. Dibahas detail teknik cara membuatnya sehingga kita dapat membuat sendiri cloud tersebut. Semoga buku ini bisa membantu kita semua dalam membangun infrastruktur yang merakyat.”

 

romi

(Romi Satria Wahono – Founder IlmuKomputer.Com dan CEO Brainmatics.Com)

“Ketika teknologi cloud computing berkembang semakin rumit, mas Dedy Setyo Afrianto berhasil menyajikan dengan bahasa yang mudah, plus contoh penerapan yang lebih nyata. Buku wajib bagi yang tertarik membangun sendiri cloud computing.”

 

rus

(Rusmanto – Pakar Linux dan Open Source, Pemred Majalah Komputer InfoLinux)

“Buku ini merupakan bidang keahlian komputer yang sedang menjadi trend namun belum banyak ditulis dalam bahasa Indonesia. Untuk itu kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Saudara Dedy Setyo Afrianto yang telah berhasil menyusun buku ini dan mendedikasikan karyanya untuk pendidikan dan pengembangan teknologi informasi di Indonesia. “

Cover Buku

Daftar isi buku :

1. Prolog
a. Tentang Cloud Computing
b. Sekilas ownCloud
c. Studi Kasus Lapangan
d. Persiapan server, koneksi dan software

2. Instalasi dan Konfigurasi ownCloud diserver anda
a. Masalah dan Solusi Instalasi ownCloud
b. Penggunaan ownCloud untuk Manajemen File dan Folder Upload dan Download
i. Pembuatan, rename dan delete file-Folder
ii. Sharing user
iii. Penulisan Kolaborasi

3. Setting Mudah ukuran file maksimal di ownCloud

4. Sinkronisasi Antar Device
a. PC Windows
b. – PC Linux Ubuntu
– Mounting ownCloud pada folder Ubuntu
c. Smartphone Android

5. Media Sharing dengan Mudah di ownCloud

6. Mencicipi performa ownCloud sebagai Music Server

7. a. Menambahkan kapasitas penyimpanan ownCloud dari harddisk local dan Dropbox
b. Menambahkan kapasitas penyimpanan ownCloud dengan Google Drive
c. Integrasi ownCloud sebagai eksternal storage di LMS Moodle

8. Penggunaan Contact dan Sinkronisasinya di gadget android

9. Penggunaan Calendar dan sinkronisasinya di PC Windows

10. Pembahasan Modul ownCloud
a. User Photo
b. Internal Message

Daftar Pustaka
Profil Penulis

 

Sumbangsih terhadap dunia akademik

Sebagai informasi, tulisan-tulisan Kami secara perlahan namun pasti, ikut turut serta dalam kontribusinya di dunia penelitian dan akademik. Ini (sebagian kecil) capture daftar pustaka dari berbagai penelitian/skripsi/tesis/digital library.

referensi dedy

(klik gambar diatas untuk memperbesar)

Testimoni para pembaca

Beberapa testimoni dari para pembaca buku ini.

TESTI4

testi5

testi7

testi8

testi9

testi10

Buku ini bisa dengan mudah didapatkan via Gramedia pada link ini https://www.gramedia.com/products/the-power-of-owncloud-membangun-dan-mengelola-sendiri

atau toko2 buku lain disini atau disana yg tersebar di Indonesia.

Majalah Linux Gratis, Mau ?

Proses menulis, bagi saya adalah proses yang unik sekaligus ajaib, bagaimana tidak, Anda bisa saja suatu waktu kebanjiran ide namun tak punya cukup waktu untuk menuliskannya. Disaat lainnya juga, pas saat waktu luang banyak, tiba-tiba seret ide sehingga untuk membuat satu kalimat utuh pun tak terasa sudah bermenit-menit, jari jemari sudah standby diatas keybard, eh tak satupun huruf yang anda tekan. he.he.

Ada beberapa cara sih yang bisa anda googling tentang tips lancar ide menulis ini, mulai dari banyak baca, banyak diskusi sampai dengan banyak jalan2.. dan menurut saya yang paling asyik adalah bareng komunitas !. Ya begitulah, di suatu komunitas, kita bisa berkumpul dengan teman-teman “satu frekuensi” (baca : satu pikiran). Hari gini memang ga selalu kopdar ketemuan dengan mereka, lewat forum/milis/grup pun okey, tak masalah. Yang paling penting, tetap menjaga semangat dan berbagi ide lancar terus.

Ide pentingnya yaitu tetap produktif dengan cara apapun. Ya, dengan produktif menurut saya adalah menjaga akal dan pikiran kita tetap sehat dan muda!. Nggak tergerus penyakit ketuaan dan tergencet “zona nyaman”.

Salahsatu teman di komunitas Open Source (mas Agus Muhajir), menginisiasi dengan nerbitkan tulisan-tulisan dari kontributor bertemakan opensource dan dikemas dengan format e-magazine. Saya sendiri kemudian memilah dan menyeleksi postingan saya di blog ini, dan terpilihlah yang temanya OwnCloud, karena hit read nya paling banyak dalam beberapa bulan. Inginnya kedepan terus menerus support tulisan yang bermanfaat agar hidup banyak berkahnya.. Amiin.

OKe langsung saja yang ingin ngeliat penampakannya majalahnya kayak gini

cover
Cover e-majalah Linux Biasawae edisi November 2013

Bagi yang mau download atau cuman mau baca-baca aja bisa lewat sini 

Semuanya gratiss tiss. Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo

Teknik Mudah Membangun Server e-learning dengan Moodle

Apa kabar pengunjung dedysetyo.net ?, semoga kabar baik dan bahagia untuk kawan-kawan semua. Setelah beberapa lama vakum dari dunia tulis menulis, akhirnya kesempatan menulis pun datang, mood baik juga sedang muncul, so tunggu apa lagi ? mari menulis.. ūüėČ

Tutorial ini sebenarnya kalau boleh jujur sudah agak banyak beredar di dunia maya, namun dilatarbelakangi sebagai penambah referensi sejenis bagi kawan-kawan yang membutuhkan dan catatan pribadi agar tak lupa, tidak ada salahnya saya tuangkan juga disini. Oh ya, khawatir anda kaget karena tidak sesuai ekspektasi anda, tutorial ini saya sajikan bagi pemula lho (yang baru belajar) di dunia opensource, linux, terminal dan konco2nya.. he.he ūüôā

Niatan saya, tulisan dengan tajuk “e-learning” ini akan saya sajikan berseri agar lebih lengkap dan berjenjang. ¬†Iya, membangun sistem e-learning dewasa ini sedikit demi sedikit telah menjadi kebutuhan lembaga/organisasi yang ingin melakukan perubahan. E-learning sendiri oleh Darin E. Hartley [Hartley, 2001]¬†didefinisikan sebagai berikut;

e-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.

kata kuncinya adalah pada pelibatan media internet/intranet/jaringan komputer yang lain dalam rangka untuk membantu atau menunjang proses belajar mengajar.

Nah, membangun sistem e-learning menggunakan platform open source yang lumayan populer diantaranya adalah menggunakan moodle. Dikombinasikan dengan penggunaan server berbasis ubuntu 12.04 (turunan debian) kita akan coba lakukan instalasi di server lokal kita, instalasi di server hosting insyaAlloh tidak jauh berbeda koq..

Untuk tipologinya begini :

PC SERVER (Ubuntu server 12.04, pakai IP 192.168.0.10)  <РPC CLIENT (Windows XP/7, pakai IP 192.168.0.2)

tipologi ini sengaja saya susun bagi anda yang baru mau belajar ngoprek server, namun masih malu2 ke terminal (text mode maksudnya..he) dan rada malas baca howto ūüėČ

apa saja yang di butuhkan ?

1. PC Server sudah terinstall ubuntu server 12.04, yang belum punya sila didownload

2. Source moodle versi 22, yang sudah stable bisa didownload disini.

3. Untuk remote nya saya paling hobi pake winscp dan putty silakan instalkan di PC CLIENT.

setelah semua bahan-bahan diatas lengkap di PC anda.

nah, anda nanti banyak bermain dan melakukan instalasi melalui PC CLIENT nya ya..

sebelumnya pastikan pc servernya bisa diremote dengan lakukan perintah :

apt-get install ssh

untuk instalasi paket ssh agar server bisa diremote

perintah diatas sebenarnya opsional bagi anda yang ketika instalasi OS nya lupa melakukan checklist install paket ssh.

sudo /etc/init.d/ssh start

untuk mengaktifkan service ssh

setelah servernya selesai di set agar bisa di remote, kita mulai ya ?

1. buka winscp di client, kemudian lakukan remote ke server 192.168.0.10

2. buka directory /var/www

3. silakan copy kan file source moodle ke directory tersebut

4. Setelah dicopy lakukan ekstrak dengan klik kanan(cek gambar di bawah ini)

1

nah terlihat ketika sudah di ekstrak maka akan muncul satu folder baru bernama “moodle”

2

5. Menggunakan browser favorit anda, kita akan lakukan instalasi via browser dengan membuka alamat http://192.168.0.10/moodle

silakan sesuaikan IP server anda jika beda dengan contoh tutorial ini.

Akan muncl opsi pilihan bahasa ketika akan melakukan instalasi, lanjutkan dengan klik NEXT

3

6. moodle membutuhkan folder untuk menyimpan data yang tidak bisa diakses oleh user umum, namanya “moodledata”. Ikuti saja path bawaan, lanjutkan dengan next.

4

jika muncul peringatan seperti dibawah ini, artinya kita sendiri yang harus membuat foldernya dan memberikan struktur aksesnya. Jangan khawatir, menggunakan winscp sangat mudah untuk dilakukan.

6

buat folder “moodledata” di directory var, kemudian seting properties permission menjadi 777 dan OK

5

7. Pada jendela pemilihan type database, pilih MySQL dan klik NEXT

7

8. Di jendela berikutnya Database settings, kita akan memberikan akses pada database yang nanti akan kita buat. Semisal buat nama database : moodle, isian lainnya silakan isikan sesuai keinginan anda. Setelah semua form terisi, tahan dulu, jangan buru2 klik NEXT karena akan percuma.

10

kita buat database dengan putty yang telah anda download, aplikasi putty ini bisa dipakai dengan hanya double klik saja. Kemudian login ke alamat server anda diikuti dengan user dan password.

anda bisa mengetahui versi mysql anda dengan cara ketik :

mysql -v

kemudian login di mysql anda dengan perintah

mysql -u root -p

silakan masukkan password akun anda.

8

 kita buat database baru nama moodle dengan perintah

create database moodle;

ikuti dengan enter

9

Silakan masuk lagi pada jendela Database settings kemudian lakukan Next

10

Masuk ke halaman baru, kita buat satu halaman bernama config.php pada direktori /var/www/moodle

11

Pake winscp caranya sangat mudah seperti ini

12

berikan nama config.php
13

sebagai contoh, silakan cek file disini sesuaikan dengan kebutuhan server anda.

berikan permission 777 pada file config.php tersebut dan lakukan OK.

14

lanjutkan dengan klik Next>>

15

Pada halaman agreement seperti dibawah ini, lakukan Continue.

16

Masuk pada halaman server check inilah ada unicode (warna merah) yang harus disesuaikan dengan kebutuhan moodle

17

menggunakan putty lagi, silakan lakukan beberapa entry di database;

use moodle;

18

ketik perintah berikut

ALTER DATABASE  `moodle` DEFAULT CHARACTER SET utf8 COLLATE utf8_unicode_ci;

19

kita cek kembali di jendela browser sebelumnya dengan cara refresh/ tekan F5 dan continue

20

ketika semua pesyaratan dianggap cukup, maka kita bisa lanjut ke tahapan berikutnya, menurut saya yang ini tinggal yang mudah2 saja..

21

masukkan atribut user akun admin moodle. Khusus pada isian password memang agak spesial karena kita harus mengisikan minimal 8 karakter, minimal 1 angka, min 1 huruf besar, min 1 huruf kecil dan min 1 meta keyword semacam : !@#$%…dst

22

Berikan isian untuk nama portalnya dan deskripsi. Untuk mudahnya registrasi user, set pada Self Registration : E-mail based..

23

Semuanya telah selesai, server e-learning baru anda siap untuk dipakai.

24

 

Mudah bukan ?. yang penting tetap mencoba dan berusaha, jangan sungkan untuk bertanya atau googling jika ketemu masalah.. nantikan seri e-learning berikutnya.

Selamat mencoba.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo.

Seri 4 Membangun Toko Online dalam 30 menit!. Menggunakan Rupiah sebagai Mata Uang Transaksi

Menulis tutorial berseri menurut saya lumayan seru, karena bahasannya bisa lebih spesifik dan tertantang untuk nerusin terus.. Edisi kali ini kita lagi nglanjutin serial webstore yang Alhamdulillah sudah masuk ke seri ke 4. Sebagai panduan bagi Anda yang akan merintis toko online nya, atau bagi yang seneng ngoprek, siapa tahu nantinya bermanfaat ya ?. Amien.

Melanjutkan tulisan sebelumnya setelah kita menambahkan produk kita, masih ada kejanggalan yakni mata uang yang muncul koq masih mata uang asing ya ?. Emangnya ada apa dengan Rupiah ?.he. Yang belum nyambung bisa lihat ke bawah ini. Lihat pada kotak merah, masih pake pecahan dollar.

1

Lha trus, emangnya gak ada fasilitas buat nambhakan mata uang ?. begitu sebagian pertanyaan pengunjung setia blog ini. Oke, akan saya coba saya tunjukkan fasilitas menambahkan mata uang dari plugginnya. Silakan masuk lewat Dashboard kemudian klik WP Online Store

18Masuk ke link LOCATION / TAXES >> Currencies
2

Kemudian akan nampak link + New Currency

13

Pada deretan mata uang disana, silakan cari mata uang Rupiah apakah ada ?. Nampaknya tidak ada saudara-saudara..he.he. Huruf “I” saja, hanya ada India dan Israel.

14

Tapi tidak usah berkecil hati sampai disini, Defaultnya walaupun disitu hanya ada Euro dan Dollar. Kita bisa melakukan editing dan oprek dikit. Gimana caranya ?

1. Perhatikan pada mata uang “Euro” di sebelah kanannya maka anda akan melihat link Edit¬†silakan klik link tersebut.

3

2. Kemudian silakan ganti title, Code, Symbol Left dan seterusnya sama dengan gambar dibawah ini. pastikan checklist Set as default agar dianggap sebagai default mata uang. Akhiri dengan SAVE.

4

3. Oke, sampai disini sudah selesai langkah-langkahnya. Sekarang masuk ke tampilan depan webstore kita http://localhost/wordpress kemudian refresh (tekan F5) di browsernya dan lihat apa yang terjadi. Di beberapa kali pengujian membutuhkan restart servernya karena ada sebagian cache yang masih tertahan di browser. Namun kalo dengan refresh saja sudah beres sih tidak jadi soal. Lihat hasil akhirnya di bawah ini.

11

Gampang kan pake Rupiah sebagai mata uang ?. Silakan mencoba ya.. Nantikan edisi berikutnya edisi webstore ini :). Semoga bermanfaat !

Salam hangat,

Dedy Setyo

Seri 2 Membangun Toko Online dalam 30 menit!. Aktivasi Plugin Webstore WP-Online-Store

Melanjutkan tutorial sebelumnya disini, diasumsikan anda telah berhasil melakukan instalasi wordpress di pc anda. Sekarang kita lanjutkan bahasan tentang apa saja yang diperlukan lebih spesifik untuk membuat wordpress tersebut menjadi webstore siap pakai.

Jika anda mengenal pernah bermain-main dengan CMS (Content Management System) lain sebelumnya, maka pastilah pernah kenal dengan istilah plugins/module. plugins ini diperlukan untuk customize web kita agar dapat sesuai dengan tujuan pembuatan. Nah, wordpress sebagai salah satu CMS yang populer dengan banyaknya plugins yang tersedia, ratusan bahkan ribuan plugins disediakan untuk memnuhi kebutuhan anda. Ada yang berbayar, namun banyak juga yang gratis !. Sebagai penikmat gratisan.he.he..kita akan menggunakan plugin yang diberi nama oleh developer nya wp-online-store yang bisa didownload disini. Plugin ini kita perlukan untuk membuat wordpress menjadi webstore yang handal. Lumayan update pula, karena terakhir kali diupdate pada 10 April 2013 yang lalu.

Persiapan :

1. Silahkan download plugin wp-online-store yang bisa didownload disini. Bagi siswa NFBS di jaringan lokal bisa unduh disini

2. Simpan pada folder E:\xampp\htdocs\wordpress\wp-content\plugins (sesuaikan dengan instalasi xampp anda). Lihat ilustrasi gambar di bawah ini.

12

Jika sudah, mari kita mulai. Langkah-langkahnya kemudian :

3. Ekstrak filse dengan ekstensi zip teresbut. Jika anda menggunakan winrar tinggal klik kanan kemudian klik Extract Here

13

Sehingga akan muncul satu folder baru yang bernama wp-online-store

14

4. Login pada halaman dashboard melalui http://localhost/wordpress/wp-admin, masukkan user: admin dan password : 123456 (sesuaikan dengan instalasi wordpress anda sebelumnya).

Kemudian pada sisi sebelah kiri, anda akan mendapati link Plugins dan silakan di klik link tersebut. Seperti tampak pada gambar dibawah ini.

15

Anda akan mendapati beberapa plugin bawaan wordpress saat instalasi dan plugin yg bernama WP Online Store, lakukan aktivasi dengan cara klik Activate

16

Proses aktivasi plugin ini sebenarnya tergantung performa komputer anda, tunggu sampai muncul halaman baru yang berisi keterangan bahwa plugin telah diaktifkan, Plugin activated

17

5. Jika telah aktif, maka telah nampak link untuk konfigurasi WP Online Store pada sisi kiri bagian paling bawah.

18

Oke, sampai disini sebenarnya pemasangan dan aktivasi  plugin WP Online Store telah selesai. Berikutnya, kita akan seting sedikit tentang identitas toko online kita. Saya akan coba berikan sample tentang perubahan atribut toko online baru kita. Oke, masuk lewat link seperti gambar diatas, kemudian pada Quick Start klik My Store

19

6. Pada jendela baru di My Store, klik Store Name di link Action, kemudian Edit. Seperti gamabr di bawah ini.

20

Pada Store Name silakan isi dengan nama toko anda, semisal : “Toko Online Dedy” lanjutkan dengan Save

21

Lakukan hal yang sama pada atribut yang lain, misalnya Store Owner (pemilik toko), Email Address dll. Klik edit di sisi sebelah kanan, kemudian ganti sesuai isian anda dan SAVE.

Sampai disini toko anda sebentar lagi akan launching, tak terasa 5 menit telah berlalu ya ?. Dengan sesi 1 sebelumnya dan sesi ini berarti kita telah memakan waktu 15 menit. Ikuti terus serial berikutnya ya..

Selamat mencoba.

Salam hangat,

Dedy Setyo.

Seri 1 Membangun Toko Online dalam 30 menit!. Instalasi WordPress di PC Lokal

Membangun Toko Online, bagi yang ingin belajar wirausaha /serius usaha, saat ini tidak sesulit jaman dulu. Menggunakan wordpress sebagai salah satu CMS terpopuler di dunia, kita akan membahas step demi step bagaimana membangun toko online ini selesai dalam 30 menit saja. Ciyus ?. beneran lho.. emang sebegitu mudahnya ?. Ikuti dan praktekkan pembahasannya satu persatu. Seri 1 ini akan membahas instalasi wordpress ke dalam PC lokal, targetan saya, semua ini hanya akan dilakukan kurang dari 10 menit saja!. Harapannya bagi anda yang belum memiliki hosting berbayar, bisa mencobanya dengan mudah !.

Skenario ;

1. WordPress akan diinstal menggunakan pc lokal (OS Windows XP/7/8) sebagai servernya

2. Butuh koneksi internet untuk mendownload beberapa software pendukung, setelah instalasi maka praktis tidak diperlukan koneksi internet.

Langkah-langkahnya :

1. Download XAMPP disini, kemudian installkan di pc anda. Maka anda akan langsung mendapatkan apache web server, php sebagai bahasa pemrogramannya, mysql sebagai databasenya, mercury untuk mail server dan ftp server. Instalasi XAMPP pada tutorial ini terletak pada E:\xampp. Anda dapat menyesuaikan dengan folder instalasi anda ya ūüôā

2. Download source wordpress disana, kemudian taruh di E:\xampp\htdocs. Lihat gambar dibawah ini

1

3. Ekstrak file zip yang telah anda download barusan, jika menggunakan winrar anda tinggal lakukan klik kanan kemudian klik Extract Here

2

4. Kemudian akan didapatkan folder baru dengan nama wordpress

 3

5. Jalankan service apache dan mysql lewat folder E:\xampp klik xampp-control.exe

6. Kemudian untuk melakukan instalasi, pada browser silakan ketikkan http://localhost/wordpress seperti pada gambar dibawah ini, lanjutkan dengan klik Create a Configuration File

4

7. Pada jendela berikutnya klik Let’s go!

5

8. Lakukan pembuatan database, buka tab baru (tekan CTRL+T bersamaan), kemudian akses http://localhost/phpmyadmin, kemudian klik pada ikon Databases

6

9. Buat nama database semisal dbdedy lanjutkan dengan klik Create lihat gambar peraga dibawah

7

10. Kembali pada tab browser sebelumnya, silakan isikan nama database dan konfigurasi lainnya, seperti gambar dibawah ini, akhiri dengan klik Submit
811. Nah, pada jendela berikutnya klik Run the install
912. Oke, selanjutnya tulis informasi yang diperlukan disini, ada

Data isian ini hanya contoh saja, anda dapat menyesuaikan dengan isian lainnya

Site Title (Judul Site) : Toko Online Dedy

Username : admin

Password (isikan 2x) : 123456

E-mail : bebas

Privacy : boleh di checklist/tidak

Akhiri dengan klik Install WordPress
1013. Jika muncul tulisan Success !, artinya instalasi anda telah berhasil. Anda dapat melakukan login dan konfigurasi macam-macam melalui http://localhost/wordpress/wp-admin

Sedangkan untuk user umum, hanya akan melihat pada http://localhost/wordpress
11

Mudah bukan ?. Tak terasa hanya 10 menit berlalu. Selamat mencoba !

Salam hangat,

Dedy Setyo.

Membuat BigBlueButton Web Conference Kolaborasi dengan WordPress untuk menambahkan User dan Password

Salam pembaca setia DedySetyo.net !. Tak terasa sudah beberapa hari berlalu, targetan pribadi sih inginnya tetap konsisten menulis paling lama tiap 2 hari sekali, he he. tapi apa daya, nampaknya begitulah manusia, susah untuk istiqomah. Walaupun begitu inginnya sih nulis yang berkualitas, mudah2an tulisan ini sesuai dengan harapan (ngarepbanget.com).

Oke, melanjutkan bahasan tentang web conference di tulisan sebelumnya, tutorial ini bermula dari pertanyaan beberapa teman tentang bagaimana men-setting big blue button (BBB), agar web conference yang telah kita bangun ini memiliki otentifikasi untuk usernya. Oh ya, bagi anda yang tiba-tiba nyasar ke tulisan ini, sangat disarankan untuk mengawalinya dengan membaca serial ini, agar tak hilang arah (kayak judul lagu..he he). Simpelnya gini, kalau instalasi defaultnya BBB kan tidak ada seting password sehingga semua user yg bisa masuk dalam conference kita. Nah, dengan sedikit trik, kita bisa mengeset agar BBB memiliki syarat akun, agar tidak semua orang/user bisa ngikut.

Caranya adalah kita bisa melibatkan wordpress (WP) dalam BBB kita. Nah lho, maksudnya piye ?. Anggap saja sebagai interface awalnya adalah wordpress (untuk otentifikasi user-password) kemudian kita panggil BBB lewat wordpress kita. Bagi anda yang belum pernah instalasi CMS wordpress disarankan untuk nyobain dulu “rasanya” install dan konfigurasi wordpress (install CMS wordpress lewat hosting/lokal, silakan meluncur kesini¬†untuk download paketnya), insyaAlloh bisa dipelajari koq sudah cukup banyak tutorial yang membahas.

Di tutorial ini, Saya akan mempraktekkan di hosting dedysetyo.net, bagi yang kemarin sempat install BBB di lokal/intranet mudah2an di kesempatan berikutnya akan coba saya dokumentasikan step by stepnya. Oke, asumsinya anda telah memiliki blog/site WP di hosting. Kalau anda punya blog di wordpress yang gratisan itu gimana ?. Setahu saya untuk install plugin-plugin baru yang aneh-aneh fiturnya sangat terbatas/tidak bebas, sehingga tidak bisa oprek lebih dalam. Nah begitulah kira2 prolognya. Siap ?. kita mulai.

Langkah2nya begini :

1. Masuk/login ke dalam halaman dashboard kita sebagai admin.

2. Masuk ke link Pugins>>Add New. kita akan installkan plugin bigbluebutton

 

3. Cari dengan mengetikkan pada form “search” bigbluebutton¬†kemudian diikuti klik Search Plugins.¬†Bagi yang ingin downlaod plugin ini bisa meluncur kesini langsung.

 

4. Begitu sudah muncul hasil pencarian kita, klik Install Now

5. Tunggu sebentar sampai instalasi selesai, kemudian klik Activate Plugin

 

6. Tanda BBB sudah aktif adalah muncul seperti ini di bagian plugin

7. Kemudian masuk ke Settings >> BigBlueButton

 

Pada General Settings  (seperti dibawah ini) biarkan pada posisi default. Sebenarnya disinilah kunci koneksi antara WP-BBB. Jika anda instalkan BBB di server lokal, pada bagian inilah yang berbeda. Disinilah kita bisa memanfaatkan server blindsidenetwork dengan gratis.

Pada permission setting dibawah ini lah (biarkan pada posisi default), lihat kotak merah yang saya tandai, Anonymous (user yang belum terdaftar) harus memiliki password untuk bisa login.

 8. Kita buat Meeting Room nya, ambil contoh

Meeting Room Name  (nama ruang meeting): demo

Attendee Password  (password peserta): demo

Moderator password (password moderator): demo

akhiri klik Create

Oke, sampai disini setingan untuk koneksi WP-BBB telah selesai.

Untuk mempermudah user mengakses, anda bisa menempatkan widget BBB di bagian kanan site lewat Appearance>>Widgets

Langkah berikutnya pastikan anda membuat user untuk pesertanya (tidak diuraikan cara membuat user di WP, asumsinya anda telah paham langkah ini). Pada contoh ini saya membuat user untuk demo dengan username : demo1 ; sementara password : demo1

Kemudian login pada halaman dedysetyo.net/wp-admin (anda boleh juga mencobanya) dengan user-password tersebut. Kemudian pada halaman depan, di sebelah kanan anda akan melihat link ini “Join demo”

 

Silahkan klik link ini dan selamat anda telah berhasil membuat conference ini terbatas untuk orang-orang tertentu. Lihat screenshot narsis saya di bawah ini..he he. Di bagian Name (kotak merah) muncul sebagai user demo1 lho. URLnya juga langsung di redirect ke server blindsitenetwork sehingga harapannya tidak membebani server kita.

Selesai sudah tutorial ini. Mudah sekali bukan ?. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo.