Tag Archives: media

Seri HotPot 1. Membuat Teka Teki Silang untuk media pembelajaran Bahasa

Setelah pada tulisan sebelumnya, sekilas saya paparkan tentang pembuatan media pembelajaran bahasa indonesia. Mulai dari tulisan ini saya akan coba jelaskan tentang step by step bagaimana membuat media evaluatif untuk mata pelajaran bahasa. Kenapa lebih ke bahasa ?, sebenarnya tidak selalu demikian sih, cuman perangkat ini lebih bagus jika dieksplore ke urusan kata dan kalimat, sehingga nampaknya cocok banget kalo dipake untuk pembelajaran bahasa, kali ini saya bahas yang spesifik ke bahasa indonesia.

Sekilas tentang Hot Potatoes

Seperti saya kutipkan di https://hotpot.uvic.ca/index.php tentang Hot Potatoes, seperti dibawah ini

The Hot Potatoes suite includes six applications, enabling you to create interactive multiple-choice, short-answer, jumbled-sentence, crossword, matching/ordering and gap-fill exercises for the World Wide Web. Hot Potatoes is freeware, and you may use it for any purpose or project you like. It is not open-source. The Java version provides all the features found in the windows version, except: you can’t upload to hotpotatoes.net and you can’t export a SCORM object from Java Hot Potatoes.

Secara singkat bahwa Hot Potatoes ini memiliki 6 fungsi yang dapat digunakan untuk membuat media interaktif dalam menunjang pembelajaran. Dan jangan lupa kalau Hot Potatoes ini freeware lho alias gratis, sehingga bisa diinstalkan ke semua PC (OS Windows) dengan tanpa biaya tambahan.  Selain itu, menurut saya karena tampilan output Hot Potatoes ini bisa di eksport dalam format berbasis web, sehingga mudah sekali untuk bisa digunakan semua siswa atau guru tanpa tambahan software.

Oke langsung saja kita mulai, diposting seri pertama ini, akan saya peragakan bagaimana membuat jenis quis model Teka Teki Silang (TTS), model quis ini bisa dimanfaatkan untuk menguji penguasaan istilah/definisi para siswa. Langkah-langkah nya :

  1. Download Hot Potatoes disini https://hotpot.uvic.ca/index.php#downloads
  2. install seperti biasa, tinggal next-next dan selesai.. 🙂
  3. Setelah diinstalasi, dan dijalankan programnya, akan muncul display seperti ini.. Klik pada JCross

1

oh ya, sebelum mulai lebih jauh, saya biasanya mulai melakukan list dulu kata-kata apa saja yang akan digunakan sebagai materi quiz, biasanya langsung mengambil dari KBBI Online. Saya siapkan di word seperti biasa ada 5 istilah asing berikut definisinya seperti ini :
2

4. Kemudian ketika sudah masuk pada tampilan program, klik pada Manage Grid >> Automatic Grid-Maker

3

5. Muncul pada jendela baru, disisi kiri silakan paste kan 5 istilah tadi, lanjutkan dengan klik Make the grid
46. Nah, dengan otomatis 5 istilah tadi akan di generate dengan tampilan seperti dibawah ini
5
sebelum terlupa, kita bisa memberikan judul (Title) dengan nama misalnya Teka Teki Silang KBBI.
6

7. Kemudian kita akan memberikan penjabaran definisi dari 5 istilah tadi, klik Add Clues dibagian bawah Title.7

8. Satu persatu kata yang sudah dientrykan, berikan penjabaran makna nya dibagian bawah. Kemudian lanjutkan dengan klik OK
8

Ketika 5 kata tadi sudah diisikan semua, dibagian bawah selesaikan dengan klik OK.
9

9. Ada beberapa hal yang bisa disetting untuk antarmuka outputnya, hal ini kita lakukan agar mempermudah dari sisi bahasa pengguna programnya nanti, silakan klik Options >> Configure Output
10

Dibagian tampilan bisa kita custom kalimat yang akan muncul disini, termasuk instruksi untuk pengguna bisa kita atur bahasanya dengan kalimat yang mudah dipahami. Kalau sudah akhiri dengan klik OK.
11

10. Sekarang dibagian akhir untuk memproduce format webnya, sehingga hasil outputnya berupa file berbasis html. Klik saja pada File>>Create Web page >> Standard Format 
12

Ketik nama filenya, misalnya TTS, kemudian klik Save.
13

Untuk melihat hasilnya klik pada View the exercice in my browser
14

Hasilnya akan muncul pada browser kesayangan anda seperti ini..
15

Hasil output ini bisa disajikan kepada semua user dengan online asalkan masih terhubung ke browser, koneksi internet dan bermodalkan web server. Atau misalkan dengan stand alone juga masih asyik untuk dipakai kok 🙂

Demikian tutorial pertama dengan Hot Pot ini, nantikan serial berikutnya ya. Semoga bermanfaat..

Salam hangat,

Dedy Setyo.

Seri Media Center 3. Konfigurasi Channels untuk Menambahkan Sumber Media

Setelah pada tulisan sebelumnya kita membahas tentang bagaimana melakukan instalasi Plex Media Server dan menambahkan koleksi-koleksi medianya, pada tulisan ini akan dibahas tentang pemanfaatan Channels sebagai fitur pokok pada Plex agar Media Center kita lebih powerfull dan bisa menyuplai kebutuhan media dari berbagai sumber.

Sekilas tentang channel ini sendiri, merupakan fasilitas yang telah ada sejak kita melakukan instalasi Plex Media Server nya. Channels ini akan menghubungkan kita dengan berbagai layanan media di dunia maya seperti video on demand contohnya  Youtube, Apple Movie Trailers, Anime Vice, dll. Atau juga layanan music streamer seperti Sound Cloud, dkk. Karena berbagai layanan ini ada di dunia maya, sehingga untuk bisa memanfaatkannya diharuskan server kita bisa terhubung dengan Internet.

1. Baik, untuk memulai memanfaatkan channel yang tersedia, langsung saja kita menuju home, kemudian klik Channels seperti nampak pada dibawah ini

00

2. Masuk pada jendela Channels baru, anda akan menemui halaman dibawah, kemudian klik pada INSTALL CHANNELS

1

3. Tunggu sejenak, maka akan muncul kumpulanyang tersedia, pada bagian ini kumpulan channels akan terbagi pada kanal-kanal sebagai berikut : Featured, What’s New, Most Popular, Recently Updated, Categories, Media Types dan More.. Anda bisa memilih di kanal mana saja untuk melakukan pemilihan channels yang akan diinstall. Sebagai contoh, saya akan coba melakukan instalasi channel Sound Cloud. SoundCloud ini sendiri merupakan portal untuk distribusi musik online, baik bagi anda yang sudah pro ataupun amatir bisa coba untuk upload karya2 anda agar bisa dinikmati oleh orang banyak. Lanjutkan dengan klik pada bagian ikon SoundCloud.

2

4. Akan muncul preview sejenak tentang Channel nya, untuk melanjutkan klik pada ikon INSTALL

3

5. Dalam waktu tak beberapa lama (tergantung kecepatan koneksi Anda), setelah terinstall akan muncul link tambahan yakni Browse, Update dan Uninstall.

4

6. Setelah terinstall dengan baik, maka bisa dilihat kumpulan sound yang siap untukdiputar. Makin mantap lagi, tiap album akan berisi poster ilustrasi tentang penyanyi atau clip nya.

5

Untuk kebutuhan display yang lain, sembari anda memutar lagu favorit bisa juga sambil browsing dan melihat list pencarian anda.

channel soundcloud
7. Pada halaman kumpulan Channels nya, anda akan menemukan kumpulan channels yang telah terinstall. Sebagai contoh saya baru saja melakukan instalasi channels youtube, dan ikonnya juga telah kelihatan.

6

Kelebihan channel ini adalah adanya preview pada video-video yang akan kita putar, sehingga memberikan informasi yang menarik dan mempercantik koleksi display kita. Contohnya seperti pada gambar dibawah ini.

7

Kelebihan lainnya pada instalasi channel ini adalah kemampuannya melakukan pencarian seperti layaknya kita sedang membuka portal video mereka, sehingga cukup praktis dan kita tak perlu membuka banyak halaman browser untuk hanya melihat koleksi video youtube. Sebagau contoh, saya sedang melakukan pencarian dengan keyword “Iwan Fals”, maka muncul sekira 51 video yang sesuai dengan keyword yang saya masukkan.

8

Untuk memutar video yang telah dicari, bisa saja kita langsung klik ke salah satu hasil pencarian, kemudian tak seberapa lama akan diputar video yang tersedia. Seperti nampak pada dibawah ini.
channel
Nah, sampai dengan disini, anda akan dimanjakan betapa smua portal penyedia layanan video/audio telah tersentralisasi pada media center anda. Menarik sekali bukan ?. Selamat mencoba.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo

Membuat BigBlueButton Web Conference Kolaborasi dengan WordPress untuk menambahkan User dan Password

Salam pembaca setia DedySetyo.net !. Tak terasa sudah beberapa hari berlalu, targetan pribadi sih inginnya tetap konsisten menulis paling lama tiap 2 hari sekali, he he. tapi apa daya, nampaknya begitulah manusia, susah untuk istiqomah. Walaupun begitu inginnya sih nulis yang berkualitas, mudah2an tulisan ini sesuai dengan harapan (ngarepbanget.com).

Oke, melanjutkan bahasan tentang web conference di tulisan sebelumnya, tutorial ini bermula dari pertanyaan beberapa teman tentang bagaimana men-setting big blue button (BBB), agar web conference yang telah kita bangun ini memiliki otentifikasi untuk usernya. Oh ya, bagi anda yang tiba-tiba nyasar ke tulisan ini, sangat disarankan untuk mengawalinya dengan membaca serial ini, agar tak hilang arah (kayak judul lagu..he he). Simpelnya gini, kalau instalasi defaultnya BBB kan tidak ada seting password sehingga semua user yg bisa masuk dalam conference kita. Nah, dengan sedikit trik, kita bisa mengeset agar BBB memiliki syarat akun, agar tidak semua orang/user bisa ngikut.

Caranya adalah kita bisa melibatkan wordpress (WP) dalam BBB kita. Nah lho, maksudnya piye ?. Anggap saja sebagai interface awalnya adalah wordpress (untuk otentifikasi user-password) kemudian kita panggil BBB lewat wordpress kita. Bagi anda yang belum pernah instalasi CMS wordpress disarankan untuk nyobain dulu “rasanya” install dan konfigurasi wordpress (install CMS wordpress lewat hosting/lokal, silakan meluncur kesini untuk download paketnya), insyaAlloh bisa dipelajari koq sudah cukup banyak tutorial yang membahas.

Di tutorial ini, Saya akan mempraktekkan di hosting dedysetyo.net, bagi yang kemarin sempat install BBB di lokal/intranet mudah2an di kesempatan berikutnya akan coba saya dokumentasikan step by stepnya. Oke, asumsinya anda telah memiliki blog/site WP di hosting. Kalau anda punya blog di wordpress yang gratisan itu gimana ?. Setahu saya untuk install plugin-plugin baru yang aneh-aneh fiturnya sangat terbatas/tidak bebas, sehingga tidak bisa oprek lebih dalam. Nah begitulah kira2 prolognya. Siap ?. kita mulai.

Langkah2nya begini :

1. Masuk/login ke dalam halaman dashboard kita sebagai admin.

2. Masuk ke link Pugins>>Add New. kita akan installkan plugin bigbluebutton

 

3. Cari dengan mengetikkan pada form “search” bigbluebutton kemudian diikuti klik Search Plugins. Bagi yang ingin downlaod plugin ini bisa meluncur kesini langsung.

 

4. Begitu sudah muncul hasil pencarian kita, klik Install Now

5. Tunggu sebentar sampai instalasi selesai, kemudian klik Activate Plugin

 

6. Tanda BBB sudah aktif adalah muncul seperti ini di bagian plugin

7. Kemudian masuk ke Settings >> BigBlueButton

 

Pada General Settings  (seperti dibawah ini) biarkan pada posisi default. Sebenarnya disinilah kunci koneksi antara WP-BBB. Jika anda instalkan BBB di server lokal, pada bagian inilah yang berbeda. Disinilah kita bisa memanfaatkan server blindsidenetwork dengan gratis.

Pada permission setting dibawah ini lah (biarkan pada posisi default), lihat kotak merah yang saya tandai, Anonymous (user yang belum terdaftar) harus memiliki password untuk bisa login.

 8. Kita buat Meeting Room nya, ambil contoh

Meeting Room Name  (nama ruang meeting): demo

Attendee Password  (password peserta): demo

Moderator password (password moderator): demo

akhiri klik Create

Oke, sampai disini setingan untuk koneksi WP-BBB telah selesai.

Untuk mempermudah user mengakses, anda bisa menempatkan widget BBB di bagian kanan site lewat Appearance>>Widgets

Langkah berikutnya pastikan anda membuat user untuk pesertanya (tidak diuraikan cara membuat user di WP, asumsinya anda telah paham langkah ini). Pada contoh ini saya membuat user untuk demo dengan username : demo1 ; sementara password : demo1

Kemudian login pada halaman dedysetyo.net/wp-admin (anda boleh juga mencobanya) dengan user-password tersebut. Kemudian pada halaman depan, di sebelah kanan anda akan melihat link ini “Join demo”

 

Silahkan klik link ini dan selamat anda telah berhasil membuat conference ini terbatas untuk orang-orang tertentu. Lihat screenshot narsis saya di bawah ini..he he. Di bagian Name (kotak merah) muncul sebagai user demo1 lho. URLnya juga langsung di redirect ke server blindsitenetwork sehingga harapannya tidak membebani server kita.

Selesai sudah tutorial ini. Mudah sekali bukan ?. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo.

 

Video; Meningkatkan Pembelajaran Melalui Gambar Bergerak (tulisan 2 dari 4 tulisan)

Dalam bukunya yang berjudul “Instructional Technology and Media for Learning”, Sharon E Smaldino menjelaskan begitu banyak media yang dapat digunakan untuk mendorong percepatan penerimaan siswa terhadap pembelajaran. Khusus pada bab tentang video, tulisan ini merupakan terjemah dari catatan beliau agar lebih mudah dipahami dan berguna untuk penelitian bagi teman-teman yang membutuhkan literatur ini. Karena total ada 16 halaman (A4), saya sajikan dalam 4 tulisan berseri. Selamat membaca !

1. Seri 1. Berisi Materi : Pemanfaatan Video di Ruang Kelas, Special Attributes

2. Seri 2. Berisi Materi : Digital Video Format, Bentuk Video Analog, Kelebihan dan Kekurangan Video, Memilih Video.

3. Seri 3. Berisi Materi : Memproduksi Video dan Contoh-contoh Produksi Video Inspiratif

4. Seri 4. Berisi Materi : Memilih dan Menggunakan Video


A.    DIGITAL VIDEO FORMAT ( Bentuk video digital)

Seperti audio yang dapat digitalkan, adegan video  dalam bentuk analog (konvensional) dapat di rubah kedalam bentuk digital. Dengan penyimpanan video digital di DVDs atau dalam computer. Kita dapat mengedit isi dan bagian dari tayangan tersebut.

Dua bentuk video adalah analog (kovensional) dan digital. Analog sementara ini  sudah diganti dengan digital. Sinyal dari video analog adalah bahwa tayangan dikirim oleh modulasi sinyal transmisi secara terus menerus sedang video digital dalam bentuk 1s dan 0s. Analog video  ditayangkan lewat serangkaian kilasan / adegan  dan video digital ditayangkan lewat cahaya dan warna  yang kuat dalam titik yang tepat.  Sebab sinyal digital dapat  diperbanyak, disimpan  dan dipindahkan dengan lebih akurat daripada sinyal analog. Sistem video yang lebih baik adalah video digital.

Tayangan video digital dapat dirubah, disimpan dan diperbanyak, ditransfer dari satu komputer ke komputer yang lain, dan kembali diputar tanpa kehilangan mutu. Tersedia kualitas tertinggi dari tayangan, berkalilipat dibanding videocassette. Bentuk digital menurunkan biaya dan meningkatkan kemudahan dalam membawanya. Ini memungkinkan produksi video dalam berbagai bidang, dimanapun diinginkan : Laboratorium sains, ruang kelas, kantor konseling, lapangan atletik, rumah sakit atau dimanapun. Sama pentingnya, kesederhanaan systemnya memungkinkan  bagi non professional / amatir seperti murid dan guru menciptakan video pembelajaran  sendiri . Keuntungan lain dari video digital adalah dapat diedit menggunakan software  dikomputer, yang memudahkan dalam memanipulasi tayangan. Kualitas tayangan video tidak akan turun selama diedit dan digandakan seperti yang terjadi pada  kualitas videocassette. Video digital juga bisa ditayangkan dalam berbagai kecepatan , memungkinkan siswa untuk mempelajari tayangan dari gerak lambat sampai ke cepat. Gambar diam juga dapat direkam oleh  video digital. Akhirnya, ini cepat dan mudah untuk memindahkan video kekomputer dengan menggunakan koneksi kecepatan tinggi (high-speed connection). Koneksi ini memindahkan sejumlah besar isi video tanpa perlu dipadatkan, yang mana pasti kualitas tayangan tidak akan berkurang. Dibawah ini adalah macam video digital

  1. DVD ( Digital Videodisch)

DVD adalah sebuah penyimpan data digital dan pemutar gambar gerak video. DVD bentuknya sama dengan CD tetapi dapat  menyimpan banyak data, cukup  untuk 4 film panjang (dengan masa putar hampir 9 jam). Kapasitas  simpan DVD sangat besar, sampai 17 GB, maka sesuai untuk menyimpan film. DVD  tidak dapat diakses oleh CDROM. Media optic pembaca DVD adalah DVD ROM. DVD menyediakan suara dan gambar berkualitas tinggidibanding VC biasa.

  1. Computer – based Video ( Video berbasis computer)

Siswa / guru dapat menyiapkan presentasi dengan video di computer. Dengan menggunakan rangkaian video atau rangkaian gambar dari benda yang mereka rekam atau mengambil dari DVD. Mereka dapat memanipulasi gambar dan suara seperti mereka memanipulasi teks. Siswa dapat menggunakan petikan adegan dari video sebagai bagian dari presentasi, menggantikan suara asli dengan narasi mereka sendiri. Video karya siswa bisa dijadikan alat penilaian. Video Karya siswa dengan pendekatan multimedia bisa digunakan sebagai pendamping atau pengganti karya dengan kata/kalimat  seperti paper/ makalah. Siswa dapat mempelajari suatu topik dengan buku, data base, CD atau media lain yang dapat direkam oleh video, diedit lalu ditayangkan didepan kelas. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan hak cipta.

  1. Internet Video (Video di Internet)

Sekarang banyak websites yang menyiarkan rekaman dari suatu peristiwa, kegiatan ilmiah, atau laporan budaya  di internet. Beberapa siaran ada yang langsung ada juga yang merupakan rekaman. “Live Cam” kamera pengamat dapat membawa siswa ke kebun binatang untuk mengobservasi perilaku binatang. Siaran internet ini menggunakan compressed video atau streaming video.

  1. Compressed Video (Video yang dipadatkan)

Compressed video  menyimpan video dengan cara dipadatkan bagian- bagian adegannya sehingga file yang dibutuhkan untuk menyimpan video tersebut lebih kecil dari sebenarnya. Compressed video biasanya digunakan untuk mengirim video lewat internet.

  1. Streaming Video  (Video yang mengalir / diputar)

Video juga dapat dikirim lewat internet menggunakan streaming video. “Streaming” artinya file belum diunduh secara komplit sebelum video ini diputar. Isi video biasanya diunduh ke computer pengguna dalam sebuah rangkaian paket kecil informasi yang hadir sesaat sebelum pengguna melihat/mendengar video itu. Isi video tidak disimpan dalam memori komputer tetapi hanya mengalir kedalam memori aktif, kemudian ditayangkan dan kemudian dihapus.

B.    BENTUK VIDEO ANALOG

Video Cassette

Banyak  dari kita merekamsebuah program TV di Videocassette untuk dilihat nanti/ diputar ulang. Banyak juga sekolah dan pusat sumber belajar mempunyai penyimpanan materi dalam bentuk video cassette. Banyak juga kelas yang sudah bias mengakses TV layar lebar yang ditanam didinding secara permanen yang terhubung ke sentral, yang memungkinkan untuk memutar video yang diminta pada waktu tertentu. Sistem ini bias digunakan untuk menyiarkan informasi pagi (berita terkini) keseluruh penjuru sekolah.

C.    ADVANTAGES (Manfaat / Kelebihan)

1.     Motion  (gerakan)

Tayangan yang bergerak mempunyai manfaat lebih banyak dari gambar diam dalam menggambarkan suatu konsep dimana gerak penting untuk dipelajari ( seperti ketrampilan gerak : lari, lempar, lompat dll).

2.     Process (Proses)

Cara melakukan sesuatu, seperti tahapan pertemuan (rapat), penelitian ilmiah, dimana rangkaian tahapan (gerak) secara kritis diamati, dengan video hal ini dapat  dipantau secara efektif.

3.     Risk – Free Observation  (Penelitian bebas resiko)

Video memungkinkan pembelajar untuk menyelidiki peristiwa alam yang terlalu berbahaya untuk diamati secara langsung seperti gerhana matahari, letusan gunung berapi, tsunami, ataupun perang.

4.     Dramatization  (Menggugah perasaan)

Hiburan dapat lebih  menggugah perasaan,  seperti melukiskan peristiwa bersejarah atau kehidupan seorang tokoh dalam sebuah drama yang direkam. Ini memungkinkan siswa untuk dapat mempelajari  peristiwa bersejarah dalam hubungan antar manusia.

5.      Skill Learning  (Mempelajari suatu ketrampilan)

Penelitian mengindikasikan bahwa menguasai suatu ketrampilan fisik membutuhkan pengamatan dan latihan berulang. Melalui  video siswa dapat melihat suatu tayangan berulangkali untuk mendapatkan hasil yang sama. Mereka juga bias mengamati video penampilan mereka sendiri sebagai umpan balik dan perbandingan.

6.     Affective Learning (Pembelajaran Sikap)

Karena sangat potensial mempengaruhi emosi, video sangat berguna dalam membentuk kepribadian dan sikap social siswa. Film dokumentasi  dan iklan berbentuk video banyak ditemukan dalam rangka menarik perhatian pemirsa.

7.     Problem Solving (Pemecahan Masalah)

Awal atau akhir dari suatu drama seringkali menayangkan situasi yang tak terpecahkan. Ini dipersilahkan bagi pemirsa untuk mendiskusikan / mengusulkan cara pemecahan masalahnya.

8.     Cultural Understanding (Pemahaman Budaya)

Kita dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam dari suatu budaya lain dengan menonton tayangan kehidupan suatu budaya mereka sehari-hari. Video ethnographic mewakili  tujuan ini, misalnya : The Hunter, The Tribe that hides from man, The Nuer, and River  sand.

9.     Establishing Commonality  (Pembiasaan)

Dengan melihat video bersama, suatu kelompok masyarakat yang berbeda pendapat dapat membangun sebuah dasar pemikiran yang sama  berdasar  pengalaman dan mendiskusikan suatu masalah secara efektif.

D.    LIMITATION (Keterbatasan/ kelemahan)

1.     Fixed Pace (Alur tetap)

Meskipun video dapat dihentikan untuk suatu diskusi, ini tidak selalu dilakukan pada saat penayangan karena tayangan terus mengalir tanpa jeda. Beberapa penonton mungkin ada yang tertinggal informasi tetapi ada juga yang sudah menunggu dengan tidak sabar point selanjutnya.

2.     Still Phenomenon  ( Gambar diam)

Video sangat bermanfaat untuk menayangkan konsep dengan unsure gerak, tetapi kurang cocok untuk topic lain dimana menuntut detail secara terperinci dari misalnya sebuah tayangan / gambar tunggal (peta, diagram).

3.     Misinterpretation (Salah Persepsi)

Film dokumentasi atau suatu drama sering menampilkan  konflik yang sulit/komplek. Sebuah percakapan / tindakan ada yang dimaksudkan sebagai sindiran / kiasan tetapi mungkin saja diambil secara harfiah / mentah oleh penonton yang masih muda / naïf.

4.     Abstract, Nonvisual Instruction (Ikhtisar, Instruksi nonvisual )

Video jarang menayangkan ringkasan/ikhtisar, informasi nonvisual. Media yang disediakan untuk kata hanya teks. Filsafat dan matematika kurang bisa dipresentasikan dengan baik dalam video kecuali kalau materi tertentu yang dibicarakan memungkinkan mereka untuk menggambarkan / menerangkan menggunakan asal mula ukuran / hitungan, tayangan grafik, perbandingan yang disesuaikan.

Technology For Diverse Learners (Teknologi Untuk Pembelajar Yang Berbeda)

Siswa dengan ketidakmampuan belajar karena gangguan pendengaran.

Tulisan dibawah gambar selalu disediakan di TV atau video yang lain. “Captioning” yang terdiri dari sebuah sebuah kotak teks dibawah area tonton. Teks menyediakan pemirsa pemirsa dengan kesulitan pendengaran punya kesempatan untuk membaca apa yang lain dengar melalui saluran audio dari suatu video.

Siswa dengan ketidakmampuan belajar karena gangguan penglihatan.

Tehnik yang disebut video descriptive (paparan) disediakan bagi siswa dengan visual lemah. Sebuah narasi memaparkan adegan yang sedang ditayangkan. Siswa yang kurang secara visual dapat mendengar paparan dan menangkap maksud tayangan. Layanan ini banyak disediakan disiaran TV. Banyak video pembelajaran juga menyediakan sarana ini.

When to Use Video (Kapan menggunakan Video ?)

Beberapa penggunaan video memiliki nilai kemanfaatan.

Panduan

Contoh

Mengajarkan untuk berbagi ide Siswa –siswa dengan keterbatasan kemampuan fisik menolong sesama mereka menggunakan kamera digital tripod yang dilengkapi dengan alat bantu untuk mengungkapkan cerita.
Mengajarkan bagaimana proses Siswa pada tingkat dasar belajar bagaimana alumunium dapat di daur ulang dengan menyaksikan video yang menunjukkan bagaimana proses daur ulang itu terjadi.
Observasi dengan bebas resiko Siswa pada sekolah menengah melihat video  tentang erupsi pada gunung meletus di hawai
Dramatisasi even Siswa pada tingkat dasar melihat video yang menunjukkan evolusi alat transportasi
Belajar kemampuan untuk tugas Siswa kelas seni dalam level menengah melihat video yang menjelaskan tahapan dalam menggambar bayangan
Belajar tentang sesama Murid TK menonton sebuah video untuk lebih baik memahami rasa dan menantang siswa dalam ketidakberdayaannya.
Penerapan pemecahan masalah dalam topik yang didiskusikan Siswa sekolah menengah dalam bermacam bidang diberikan materi untuk melakukan review dokumen yang menjelaskan populasi yang padat penduduk dan mendiskusikan tentang solusi yag memungkinkan
Pemahaman budaya dan membangun kesamaan Siswa sekolah atas dalam sekolah yang sedang meningkat populasi siswa dalam latar belakang multi etnik melihat rekaman video yang menjelaskan kesamaan antar etnik.

 

INTEGRATION (Integrasi/Penggabungan)

Kita sekarang mengajar generasi video.  Konsekuensinya video dapat meningkatkan pembelajaran siswa. Masa ini, guru perlu menggabungkan (integrates) video dalam materi pembelajarannya. Untuk integrasi itulah akan dibahas dalam sub bab ini.

E.    SELECTING VIDEOS (Memilih Video)

1.     Evaluating Videos (Mengevaluasi Video)

Informasi untuk mencari video terdapat dalam chapter 4. Setelah anda menemukan beberapa video yang potensial untuk dipakai, seharusnya kemudian ditayangkan (preview) dan di evaluasi (Gambar 11.6). Beberapa sekolah dan organisasi memiliki standar penilaian yang siap digunakan. Beberapa diantaranya sangat detail dan cermat, menutup setiap faktor kemungkinan, sementara yang lain sangat longgar. Sebuah penilaian yang baik akan cukup singkat dan tidak mengintimidasi tapi cukup lengkap untuk menolong individu memilih materi yang dapat digunakan saat ini dan dimasa mendatang. Ini bias terdiri dari  rekaman publik yang anda dapat digunakan juga video dari pembelian atau sewa untuk judul-judul tertentu. “Pemilihan rubrik : Video” di akhir Bab terdiri atas kriteria yang paling sering digunakan, terutama penelitian yang sungguh dilakukan mengindikasikan sebuah perbedaan. Area khusus untuk mengevaluasi video adalah vital dan penggunaannya dalam membantu pembelajaran kognitif.

Evaluasi dan melakukan penayangan juga memberikan kesempatan untuk membuat catatan untuk yang bisa didiskusikan dari suatu video dalam kelas dan untuk mencatat poin penting dalam video untuk menjelaskan atau menekankan sesuatu pada siswa.

2.     Sponsored Videos (Video bersponsor)

Perusahaan swasta, asosiasi dan agen pemerintah mensponsori video untuk beragam alasan. Perusahaan swasta mungkin membuat video untuk mempromosikan produk mereka atau untuk meningkatkan image di mata masyarakat. Asosiasi dan agen pemerintah mensponsori video semisal untuk menanamkan kebiasaan kesehatan untuk hidup yang lebih baik, pelestarian sumber daya alam, dan penggunaan yang tepat dari area taman dan rekreasi. banyak dari vidio yang disponsori ini membuat bahan ajar bermanfaat. Mereka juga  memiliki banyak manfaat karena digratiskan atau dijual murah.

Sebuah jumlah tertentu caution/ peringatan, bagaimanapun,  menggunakan programs yang disponsori untuk tujuan pembelajaran. Beberapa instructional pribadi video yang dihasilkan mungkin  terang-terangan mementingkan diri sendiri, atau produk  yang tidak cocok untuk mendukung intructional tertentu., misalnya, pembuatan minuman beralkohol atau batang rokok. Beberapa materi/ isi program  pemerintah mungkin   cukup dekat dengan iklan  menyebabkan materi pembelajaran terlihat  bersama dengan konten mereka, karena produk sponsor harus selalu ditayangkan.

Ketika benar diseleksi, bahan yang disponsori  dapat sebagai tambahan pembelajaran dikelas yang berharga. Layanan modern gambar berbicara adalah salah satu distributor utama video disponsori. Sebuah sumber yang sangat baik dalam pembentukan dapat ditemukan di situs www.prenhall.com pendamping / smaldino.

PKS “juara” di Media Online

Media memang hebat, apalagi media online dengan jangkauan tak terbatas dan waktu selama 24 jam terus menerus memungkinkan dapat diakses oleh siapa saja. Setiap orang mampu “tersihir” oleh media, bahkan isu-isu tak penting pun dapat menjadi krusial dan teralihkan dengan peranan media ini ataupun sebaliknya. Wajar kiranya media oleh para pakar politik dikatakan sebagai pilar demokrasi ke empat, karena media dianggap sebagai suara yang netral (katanya ?) dibanding ketiga pilar demokrasi yang lain (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan lebih menyuarakan kepentingan/suara rakyat.

Media online terutama media sosial telah menjadi fenomena tersendiri hari ini, sejak kita ingat “gerakan sejuta koin untuk prita” , “gerakan mendukung cicak dalam cicak vs buaya” dll media online berperan dalam penyadaran masyarakat untuk berpolitik (dalam dunia maya). Mengamati beberapa laporan terkini tentang penggunaan jejaring sosial di dunia dan Indonesia tahun 2012-2013 terlihat begitu banyaknya penggemar jejaring sosial ini.

Menurut ethority.net bahwa di tahun 2012 facebook menjadi sosial media yang paling banyak diakses sebanyak 950 juta user, diikuti oleh Youtube (880 juta user), Wikipedia (410 juta), Blogspot (340 juta) dan Twitter (130 juta). Dengan banyaknya pengakses ini, seolah-olah jejaring sosial ini berhasil membentuk negara baru, negara “jejaring sosial”. Secara demographic terlihat dalam gambar di bawah ini.

World-Map-of-Social-Network-Dec-2012
Peta Dunia Jejaring Social 2012 menurut ethority.net

Data lebih terperinci lagi dari itu, saya dapatkan sebagai berikut. Dari total 62 persen yang mengaku pengguna media sosial di dunia, Indonesia menempati posisi pertama dengan 83 persen. Meskipun total populasi yang menggunakan internet di Indonesia belum sebanyak di negara maju karena hanya berkisar 20 persen, tetapi data ini menunjukkan perhatian netter Indonesia yang sangat besar terhadap media sosial.

Indonesia, menurut data Socialbakers terkini, merupakan negara terbanyak ketiga dalam populasi di Facebook, dengan 43.523.740 pengguna. Sementara di Twitter, menurut data semiocast.com Februari 2012 lalu tercatat pengguna dari Indonesia mencapai jumlah pengguna 20 jutaan atau menempati posisi kelima di dunia. Selain aktivitas di jejaring sosial, penelitian ini juga melihat tingkat penggunaan media sosial di forum-forum online.

digital_media_in_indonesia_bahasa
Data diambil dari SalingSilang dan BBH Asia Pasific

Parpol di Media Online

Mencermati gerakan partai dakwah ini sejak tahun 2004 memang luarbiasa, sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia kiprahnya dianggap penting sebagai partai yang bersih dengan track record cemerlang, punya bargaining didalam kabinet dan parlemen serta memiliki basis akar rumput yang kuat sampai di tingkatan masyarakat (baca PKS). Catatan diawal tahun 2013 ini tentang “musibah” yang melibatkan salahsatu pimpinan partai ini, di dunia maya pun sempat juga heboh karenanya. Data yang berhasil saya ambil menurut politicawave.com per 2 hari yang lalu sebelum tulisan ini saya posting (9 feb 13), PKS berhasil menjadi topik utama perbincangan di media online dengan Sentiment Index tertinggi diantara semua parpol peserta pemilu 2014 (lihat Candidate Electability), sementara Candidate Electability sendiri adalah menampilkan posisi  dalam Sentiment Index, EMSS, dan Unique User. Kandidat dapat dikatakan baik apabila memiliki Sentiment Index yang lebih besar dari pada kandidat lain. Walaupun Trend of Awareness (jumlah percakapan yang terjadi semua kandidat selama seminggu terakhir) semakin menurun.

politik1

Sementara pada chart dibawah ini menunjukkan bahwa persentase jumlah percakapan semua kandidat (Share of Awareness) menunjukkan bahwa PKS sering disebut-sebut dan prosentasenya paling besar dibanding semua partai yang lain (34,6 %) dibandingkan peringkat 2 (PD 33,8 %), sejak tulisan ini dibuat memang PD lumayan populer mengingat ketumnya di “nonaktifkan” secara halus oleh SBY karena diduga ada kasus juga dengan KPK. dalam bagian Share of Citizen PKS juga juara dengan tertingginya nilai mencapai 30,3 %, Share of Citizen merupakan jumlah orang yang mempercakapkan tentang brand di media sosial, tetapi bukan jumlah percakapannya. Jadi, seseorang yang sama bisa membicarakan brand yang berbeda atau brand yang sama, beberapa kali. Dengan perhitungan ini maka kita bisa menghitung jumlah orang yang mempercakapkan brand atau dikenal dalam media tradisional sebagai “reach”.
politik2

Sekarang masuk pada Media Trend dari twitter.com PKS juga juara dengan percakapan yang terjadi paling banyak dengan 102.742 kali dibandingkan dengan PD sebanyak 99.609 kali.
politik3

Di jejaring social facebook.com pembicaraan tentang PKS (280 kali) masih kalah dengan PD (442), namun disini hanya dibatasi oleh sepuluh akun FB tiap parpolnya.
politik4
politik5

 

Fakta-fakta diatas ternyata tidak hanya omong kosong, karena setelah saya telusuri secara sampling dengan mencari data pada 3 media online nasional populer ternyata cukup banyak yang membicarakan tentang PKS, data-data ini saya ambil per 9 Februari 2012. Semisal pada detik.com dimana pada berita yang paling banyak komentarnya dari 8 berita yang muncul adalah semua berisi tentang PKS. Cek screenshoot dibawah ini.

BERITA PKS detik
Sumber detik.com per 9 Februari 2012

Pada inilah.com, kumpulan berita terpopuler berdasarkan klik pengunjung muncul ternyata kebanyakan berita tentang PKS.

BERITA PKS inilah
Sumber inilah.com didapatkan per 9 Februari 2013

Terakhir, pada Republika Online yang beralamat di republika.co.id ternyata pada berita yang terbanyak dikomentari memunculkan 3 berita dari 5 berita tentang PKS. Satu dan dua besar berisi topik tentang PKS.

BERITA PKS republika
Sumber republika.co.id pada 9 Februari 2013

begitulah media, kadang-kadang berlaku juga hukum “bad news is a good news“. Sehingga bagi awak media seringkali hukum pertama untuk menerbitkan berita adalah yang paling dianggap laku di masyarakat. Dan kesimpulan per tulisan ini di posting adalah PKS “juara” di media Online, juara menggunakan tanda petik dikarenakan arenanya sendiri baru akan dimulai 2014 nanti. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo.

Presentasi Keunggulan Video sebagai Media Belajar

Slide presentasi ini berjudul The Power of Video as Learning Tools kelanjutan dari tulisan ini, bersumber dari buku karangan Sharon E Smaldino yang berjudul “Instructional Technology and Media for Learning”. Memamparkan bahwa dengan menggunakan video, sebagai salah satu produk media digital unggulan, siswa dapat lebih menyerap banyak materi pembelajaran dengan cepat, mengkonstruksi pengetahuannya serta mengikat maknanya dengan lebih mendalam.

Selamat membaca !

slide

(Project Kedua) Membuat Script Stop dan Label pada Swishmax

Oke, ketemu lagi di Training By Project SwishMax. Pada project kedua ini asumsinya anda sudah menguasai langkah-langkah pada project pertama. Sehingga jangan berani-berani memulai project kedua ini sebelum project pertama anda kuasai (mengancam mode: on he.he.he).

a. STOP

Pada project kedua ini kita akan membahas tentang penggunaan script. Script ini diperlukan untuk memerintahkan animasi kita sesuai dengan yang diinginkan. Skenarionya adalah kita akan menghentikan animasi pada frame yang kita inginkan. Sangat sederhana pada praktek kali ini. Nah, sekarang kita mulai step by stepnya.

Buka kembali file project pertama anda, jika hilang maka silakan dibuat kembali. Tekan tombol CTRL + O secara bersamaan untuk membuka file anda.

1. Silakan amati pada layar time line, kira-kira seperti ini :

swishmax dedysetyo.net 1

Pada time line diatas akan didapati bahwa efek Blur akan selesai pada frame 20, dan berlanjut pada Fall Down pada frame 40. Nah, rencananya kita akan menghentikan animasi tepat saat Blur selesai pada frame 20, sehingga animasi tidak akan melanjutkan pada Fall Down.

2. Caranya adalah klik kanan pada frame 20 tepat di jalur Scene_1, kemudian klik Movie Control – Stop()  sehingga akan muncul gambar kira-kira seperti ini.
swishmax dedysetyo.net 2

Hasilnya akan didapati seperti ini

swishmax dedysetyo.net 3
Tepat pada frame 20 akan muncul huruf S beserta kotak merah kecil, yang berarti fungsi scrip ini sudah diterapkan. Silakan coba preview maka animasi tepat akan berhenti pada frame 20.

b. LABEL

Penggunaan label pada swishmax dipakai untuk menandai frame tertentu yang mempermudah penamaan. Pada animasi yang sudah kompleks label ini menjadi penting karena animator akan dipermudah untuk tahu dimana animasi tertentu berada. Seperti fungsi pada pembatas buku yang akan menjadi penanda pembaca dimana di berhenti membaca.

Untuk memulai penggunaan label ini, sebaiknya hilangkan (delete) terlebih dulu penggunaan script stop pada poin a diatas. Sehingga pada time line akan kita dapati kembali seperti ini.

swishmax dedysetyo.net 4
Skenario pada bahasan label kali ini adalah membuat looping (memutar kembali) sebelum sampai frame akhir. Contoh kali ini akan kita buat looping dengan menggunakan fungsi label pada frame 20.

Langsung saja mulai langkah demi langkahnya :

1. Klik kanan tepat pada frame 1 pada baris Scene_1 klik pada Frame – SetLabel (…) sehingga akan mucul gambar seperti ini

swishmax dedysetyo.net 5

Setelah di klik nantinya akan dibawa pada jendela baru seperti ini

swishmax dedysetyo.net 6

Pada kolom Label diatas, diisikan nama label. Contohnya abc, ini berarti bahwa pada frame 1 sudah diset dengan nama panggil abc

2. Kemudian akan kita atur setingan dimana looping akan berjalan. Silakan klik kanan pada Scene_1 frame 20, dan klik Movie Control—gotoAndPlay—gotoAndPlay (LABEL). Seperti pada gambar di bawah ini.

swishmax dedysetyo.net 7
Kemudian setelah diklik akan muncul gambar seperti ini

swishmax dedysetyo.net 8
Seperti pada gambar di atas ini, Label silakan diisi sesuai dengan nama label sebelumnya (yakni abc). Nah, sampai disini sebenarnya kita sudah selesai dengan hasil akhir akan Nampak seperti pada area yang ditandai diatas

Untuk mencoba hasil looping menggunakan fungsi label, silakan klik preview untuk mencobanya.

Lembar Evaluasi

  • Buatlah animasi dengan menggunakan 2 efek dari frame 1 s/d 30 (efek 1 frame 1 – 15, efek 2 frame 16 – 30), buatlah script stop diakhir frame.
  • Kemudian buat mekanisme looping (frame 25) dengan nama label oke pada frame 1

Kekuatan Video Sebagai Media Pembelajaran

Tahukah Anda artis-artis yang populer gara-gara video rekaman pribadinya muncul di situs video sharing ?. Jika iya, maka diantara beberapa jawabannya adalah Justin Bieber, penyanyi bernama lengkap Justin Drew Bieber ini “muncul” ke permukaan dunia hiburan setelah video rekamannya pada kontes menyanyi “Stratford Star” di Ontario yang dipublikasikan di YouTube oleh ibu Justin pada tahun 2007. Baru dua tahun kemudian (2009) namanya dikenal oleh publik Amerika Serikat. Saya coba sebutkan lagi contohnya, pernah ingat tayangan yang marak di berbagai media Indonesia beberapa tahun silam tentang tayangan lagu “Keong Racun” oleh Sinta dan Jojo ?. hampir-hampir mirip dengan kisah Bieber tadi, video lipsync diperankan oleh Sinta (Sinta Nurmansyah) dan Jojo (Jovita Adityasari), dua orang mahasiswi asal Kota Cimahi-Jawa Barat, yang kemudian diunggah di situs YouTube juga. Sampai dengan tulisan ini dibuat “keong racun” dilihat oleh 7,767,105 (Tujuh Juta Tujuh Ratus Enam Puluh Tujuh Ribu Seratus Lima) orang, 8693 komentar.

Yang ketiga adalah yang artis “dadakan” Youtube bernama  Park Jae Sang, atau yang lebih dikenal Psy dengan “Gangnam Style” nya. Gangnam style dilihat oleh 1,157,932,947 (Satu Milyar Seratus Lima puluh tujuh juta Sembilan ratus tiga puluh dua ribu Sembilan ratus empat puluh tujuh) orang, 4,823,369 komentar per tulisan ini dibuat. Dipublikasikan 15 Juli 2012, kira-kira enam bulan setelah publikasi berhasil membuat sejarah video dengan ranking tertinggi penayangan di dunia maya. Pernah di undang sebagai tamu spesial di acara-acara TV Amerika membuat nama Psy makin mendunia, bahkan terakhir kali Psy di undang ke Thailand untuk menghadiri pesta ulang tahun ke 85 raja negara gajah putih tersebut. Continue reading Kekuatan Video Sebagai Media Pembelajaran

Flash Animation With SwishMAX; (Project Pertama) Membuat Teks Animasi Bergerak

Sebelum kita mulai, pastikan SwishMAX telah terinstall pada komputer anda, anda bisa mengecek dengan mencari logo seperti di bawah.

logo swishmax
logo swishmax

Anda dapat menemukannya pada Layar desktop anda atau melalui Start menu – All Programs – SwishMAX. Setelah berhasil menemukannya, berarti kita akan mulai … jangan lupa ..say bismillah agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam sesi kali ini. Amien.

Let’s Start.. Continue reading Flash Animation With SwishMAX; (Project Pertama) Membuat Teks Animasi Bergerak