Category Archives: Umum

Proposal Penerapan dan Pengembangan e-learning di Lembaga Pendidikan Anda

Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada saat ini telah merambah berbagai macam bidang. Merubah cara pandang kita, budaya kerja kita dan berbagai macam kebiasaan kita, semisal jika dulu kita akan berbelanja harus datang ke pasar/mall, maka saat ini kita sudah sangat akrab dengan belanja online dalam istilah IT nya dinamakan e-commerce sehingga untuk berbelanja maka tak perlu kemana-mana karena barang akan dihantarkan langsung ke depan pintu rumah kita. Jika pada zaman dahulu kita sering berkirim surat dengan sahabat kita yang berada pada negara lain, dan tentu saja ini memakan waktu, biaya dan tenaga maka saat ini kita telah akrab dengan surel (surat elektronik atau e-mail) sehingga pesan kita akan tersampaikan bukan lagi pada hitungan hari/minggu, tapi hanya dalam hitungan detik dan tidak akan salah alamat. Jika pada masa-masa sebelumnya kita kenal KTP sebagai kartu identitas kita, maka pemerintah hari ini telah menggalakkan penggunaan e-ktp untuk sentralisasi data masyarakat dalam satu database.

Ini adalah sekelumit contoh bagaimana penggunaan teknologi telah berpengaruh dalam sisi kehidupan kita, tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Kelas-kelas konvensional dimana seorang tentor/guru harus bertatap muka untuk pembelajaran dengan peserta didik adalah model klasik, saat ini pembelajaran pun dapat dilakukan dengan jarak jauh (distance learning), begitupun dengan menghantarkan bahan ajar, media ajar, bahkan evaluasi dapat dilakukan oleh tentor/guru dalam waktu yang singkat dan menyebar ke segala arah. Partisipasi aktif peserta didik pun diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya, berdiskusi, menjawab pertanyaan, sampai dengan menggali sendiri informasi sebanyak-banyaknya informasi dilanjutkan dengan mengkonstruksi pengetahuannya sehingga bertambahlah pengalaman belajar dan mengikat makna, sampai disini harapannya tujuan dan esensi pembelajaran yang sesungguhnya akan didapatkan. Hal inilah yang dinamakan e-learning.

Mari kita cermati data-data berikut, dalam bukunya yang berjudul “The E-Learning Question and Answer Book”, Penerbit Amacom Publishing tahun 2003. Allan Henderson memaparkan bahwa perusahaan-perusahaan di Amerika dapat menghemat 50 – 70 % untuk biaya training dengan e-learning dibandingkan dengan metode konvensional (laporan Training Magazine). Dilanjutkan dengan laporan bahwa IBM berhasil membukukan keuntungan sebesar $375 juta dalam penggunaan e-learning pada tahun 2001. Sementara Hawlet Packard salah satu perusahaan elektronik terbesar di dunia pun berhasil mencatat keuntungan $5,5 juta karena mengubah pola training konvensional menjadi e-learning untuk karyawan-karyawannya. Contoh-contoh inilah yang menjadi bukti bahwa dalam penerapannya e-learning ternyata mampu menekan biaya menjadi sangat kecil karena dalam e-learning semua sumber/media belajar berbasis digital/paperless (tanpa biaya cetak), komunikasi dan transportasi pun dapat dihemat karena pembelajaran pun dapat dilakukan jarak jauh serta lebih interaktif. Untuk aspek lainnya, berikut kami paparkan perbandingan antara pembelajaran konvensional dengan e-learning, yakni sebagai berikut :

perbandingan

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang berperan penting sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan masyarakat dan putra putri bangsa, menggunakan media e-learning ini sebagai daya dukung untuk pengembangan kompetensi dan pengetahuan akan mempercepat tujuan pembelajaran dan penyerapan materi sehingga berdampak positif untuk lembaga pada khususnya dan segenap masyarakat Indonesia pada umumnya.

Bersama ini, ijinkanlah kami sampaikan proposal penerapan dan pengembangan e-learning jika kiranya lembaga pendidikan dimana anda bernaung memiliki keinginan atau master plan untuk akselerasi proses pembelajaran kedepan. Silakan unduh atau lihat saja disini.

Salam hangat,

Dedy Setyo Afrianto.

Reportase Penerapan e-learning di Pusdiklat Minerba Kementrian ESDM

Setelah hampir 2 minggu lebih vakum tak menulis sama sekali, rasanya rada gatal ini tangan untuk ketik-mengetik lagi. Ada banyak topik tulisan yang bersliweran di kepala, namun sebelum lupa saya ingin nuliskan reportase perjalanan kemarin selama 2 hari di kota Bandung. Iya, Alhamdulillah hari Jumat kemarin saya di undang untuk memberi pembekalan pengantar penerapan e-learning di Lembaga Pusdiklat Mineral dan Batubara Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral RI yang punya kantor di Bandung. Ketemu dengan orang-orang hebat yang selama ini berjibaku dengan eksplorasi SDA, saya coba sebutkan beberapa yang saya ingat, ada Pak Iwan (salah satu pimpinan Diklat), ada mas Yudha dan mbak Irma dari staff bagian program dan beberapa teman-teman lainnya dari tim pengembang.

Berangkat dari NFBS Serang dari jam 5.15 WIB bareng Ust Tri langsung menuju Bandung, di beberapa tol sempat terkena macet akhirnya membuat perjalanan sempat tertunda, namun begitu kelincahan Ust Tri dalam mengendalikan mobilnya akhirnya sampailah kami di Gedung Pusdiklat Jam 11.45 WIB. Setelah tanya2 satpam tentang gedung yang dimaksud akhirnya benar juga ini gedung dikompleks yang lumayan luas di pinggiran Jalan Sudirman ini. Kami putuskan untuk rehat sejenak dan sholat Jumat di dalam kompleks yang punya Masjid sendiri ini. Dilanjutkan dengan makan siang di kantin kantor, akhirnya leyeh-leyeh bentar di masjidnya sambil nyiapkan presentasi dan utak atik beberapa slide.

Waktu yang ditunggu pun datang, pk. 13.45 saya mulai langkahkan kaki untuk masuk dan mencari TKP presentasi yang dimaksud sementara acara (sesuai undangan) dimulai pk.14.00. Agak deg-degan tadinya karena ketemu dengan orang-orang hebat yang sebagian besar nampaknya sudah senior, khawatir tidak sesuai dengan harapan-harapan beliau nantinya. Nyalakan laptop sebentar, dan pointer laser yang dibawa jauh2 akhirnya mulalilah sesi presentasi itu setelah diberikan prolog oleh Bp. Iwan.

Setelah 10 menit presentasi berjalan, akhirnya suasana sudah santai  dan presentasi pas selesai setelah kira2 satu jam lebih berjalan. Dilanjutkan dengan sesi diskusi hampir sejam, karena menjawab pertanyaan2 analitis terkait strategi penerapan dilembaga ini. Perlu diketahui bahwa mitra pusdiklat telah tersebar di seluruh Indonesia dan dari berbagai instansi baik pemerintah ataupun swasta yang berjumlah kira2 ratusan instansi. Saya ingat teori penerapannya T. Govindasamy ada 5 step dengan masing-masing indikatornya tentang tahapan2 ini, dan semoga strategi ini nantinya bisa berjalan dengan mulus. Di akhir sesi terjadi kesepakatan akan dilanjut dengan kemitraan startegis berupa coaching dari strategi sampai dengan teknis penerapan. ini 2 foto yang sempat diambil di acara itu.

dedy pusdiklat esdm
Sejenak narsis dikit setelah acara

 

Foto bareng mas Yudha dari Bagian program
Foto bareng mas Yudha dari Bagian program

Selesai dari acara ini, kami langsung bertolak ke Lembang untuk ketemu dengan teman2 dari NFBS Lembang. Oh ya, sekilas info, dulu saya sering bolak balik ke Lembang karena juga ngurusi penerapan e-learning disana mulai dari perancangan teknis sampai dengan pelatihan2 untuk stakeholdernya.. Nginep semalem di rumah kang Cahyo yang sangat baik ini, akhirnya paginya kami kembali ke Anyer dengan perasaan gembira karena 2 hari yang indah, nambah pengalaman baru dan silaturahmi dengan teman2 lama. Demikian reportase ini, semoga bermanfaat !

#Oh ya, slide presentasinya bagi yang membutuhkan saya kasihkan gratis..tis.. Caranya simpel, dalam rangka penyebaran ilmu dan pengetahuan, silakan share url blog ini (tulisan dengan judul apa saja) di wall FB anda, kemudian kabari saya di akun ini. Sekira kurang dari 24 jam, slide presentasi akan terkirim di e-mail anda. Bagi yang mau lho ya. gak ada paksaan apapun koq 😉 dan sekali lagi gratis..tis.. gak ada pungli..he..he 🙂

Salam hangat,

 

Dedy Setyo.

Klik VOTE Untuk Mendukung Blog ini

Dalam rangka ikut menyemarakkan ajang lomba dari “Bandung Awan Pengetahuan” Goesmart.com, blog ini berupaya berpartisipasi sebagai salah satu peserta lomba blog guru kreatif. Mohon bantuan dari pengunjung setia dedysetyo.net agar blog ini lebih memasyarakat sehingga lebih bermanfaat. Dengan cara klik vote dan share halaman ini. Caranya bagaimana ?.

1. Pastikan anda telah memiliki akun facebook sebelumnya

2. Akses halaman http://www.goesmart.com/ kemudian pada sisi sebelah kanan klik Login Via Facebook, seperti pada tampilan di bawah ini. Atau jalan pintasnya silakan dicoba disini.

1

3. Login dengan akun facebook anda, masukkan user dan passwordnya. Lanjutkan dengan klik Masuk atau Login.

2

4. Jika ada pertanyaan seperti jendela di bawah ini, klik OKE.

3

5. Tunggu beberapa saat sampai muncul jendela baru, kemudian pada deret link utama klik LOMBA

4

6. Silakan klik pada mata lomba no 4. LOMBA BLOG PENDIDIKAN GURU

5

7. Scrolling pada deretan blog-blog yang telah diikutkan, kemudian klik VOTE pada bagian nominator Dedy Setyo Afrianto Berbagi Semangat Berbagi Inspirasi

6

Oke, sampai dengan tulisan ini di posting, blog ini alhamdulillah menempati peringkat 2 tertinggi dalam vote ini.

Semoga upaya ini adalah bagian dari memasyarakatkan ilmu, pengetahuan, pengalaman dan iktikad berbagi kepada semuanya. Oke, mohon dukungannya ya teman-teman semua !.

Tetap Berbagi Semangat Berbagi Inspirasi !

Salam hangat,

Dedy Setyo Afrianto.

SMS Center untuk berbagai macam kebutuhan Anda

A. Sekilas Produk.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan komunikasi berbasis SMS, DedySetyo.net menyediakan perangkat canggih untuk kemudahan Anda mengirimkan pesan via SMS, baik itu individual ataupun massal. Serta bisa digunakan dalam berbagai macam kebutuhan anda, baik itu dalam hal bisnis, pendidikan, branding, politik dsb. Sistem ini dinamakan “DSN SMS Center”.

Memungkinkan anda untuk melakukan transaksi sms super cepat dengan pengiriman sms ke puluhan, ratusan bahkan ribuan nomor dengan hanya sekali klik. Bukan itu saja, sistem ini memiliki fasilitas untuk manajemen auto reply, sms terjadwal, auto forward dll. Selengkapnya seperti ini :

  • Manajemen Phonebook
  • Manajemen Group
  • Manajemen INBOX SMS
  • Reply SMS INBOX
  • Manajemen Auto Responder
    Mendukung pesan SMS secara terjadwal seperti halnya auto responder di internet marketing, berdasarkan group
  • Personalisasi SMS
    Pesan SMS yang dikirimkan bisa berisi nama masing-masing pemilik nomor, sesuai yang ada di phonebook)
  • Support Registrasi via SMS
    Seseorang bisa melakukan registrasi ke dalam daftar phonebook melalui SMS
  • Auto Confirm Registrasi via SMS
    Seseorang yang telah melakukan registrasi ke phonebook via SMS akan mendapat balasan atau konfirmasi otomatis via SMS juga
  • Customizable Auto Confirm SMS Message
    Isi pesan konfirmasi ketika registrasi phonebook bisa diatur sendiri.
  • Kirim SMS Instant ke semua nomor atau berdasar group
  • On Scheduled SMS ke semua nomor atau berdasar group
  • Support Long Text SMS Sending and Receive (unlimited character)
  • SMS Sending Report
  • SMS Inbox & Outbox Export ke Excel
  • SMS broadcast via import file Excel
  • SMS Autoforward
  • SMS Masking Sender
  • Auto Filter Spam SMS
  • SMS Folder Management

Tampilan antar muka berbasis web yang bisa diakses dari manapun selama terkoneksi dengan jaringan.

Tampilan depan DSN SMS Center
Tampilan depan DSN SMS Center

 

Tampilan Kirim SMS DSN SMS Center
Tampilan Kirim SMS DSN SMS Center

 

Tampilan Inbox DSN SMS Center
Tampilan Inbox DSN SMS Center

Untuk tampilan lebih lengkap, silakan akses disini

B. Demonstrasi Penggunaan.

(*Saat ini fitur demonstrasi tidak tersedia.)

Untuk demonstrasi, silakan mencoba beberapa fitur yang bisa anda tes sendiri, yakni :

(Semua fitur percobaan, disediakan oleh kami setiap hari pk.06.00 s/d 22.00 WIB, selain pada jam tsb maka off. Biaya sms tarif reguler sesuai masing-masing operator di Indonesia.)

1. Registrasi Group ke group “tes”

Silakan ketik dengan format : reg#tes#nama#alamat. Kemudian kirim ke 087774003***

Misal : reg#tes#anton#tangerang. Kemudian kirim ke 087774003***

Dalam beberapa saat, maka akan mendapatkan reply otomatis dari DSN SMS Center.

2. Simple auto reply

Silakan ketik dengan format: info(spasi)dedy. Penulisan spasi tanpa tanda kurung. Kemudian kirim ke 087774003***

Dalam beberapa saat akan mendapatkan reply otomatis dari DSN SMS Center yang berbunyi : “Terimakasih telah berkunjung. Ini adalah demo auto reply sms center dedysetyo.net”

3. Formatted auto reply

Memungkinkan seting auto reply dengan format lebih kompleks, semisal saya punya data tabel seperti ini :

Tabel Nilai Siswa
Tabel Nilai Siswa

Semisal jika anda ingin mengetahui info nilai burhan (NIM : 1002), maka ketik dengan format : info#cek#1002 kemudian kirim ke ke 087774003***. Maka otomatis akan mendapatkan balasan “Data nilai siswa. NAMA : burhan, FISIKA : 86, MATEMATIKA : 86, PKN: 85. Terima kasih telah berkunjung ke dedysetyo.net”. Begitupun dengan nama-nama lainnya, silakan anda gunakan NIM sebagai pembedanya. Data yang dimasukkan pun bisa ditambahkan sesuai kebutuhan anda.

4. Auto Sending Scheduled

Fitur ini memungkinkan terkirimnya sms ke group tertentu terjadwal sesuai dengan keinginan anda. Pada demo ini, jika anda telah melakukan registrasi (Demonstrasi Penggunaan 1) maka setiap hari minggu jam 10.00 WIB pada bulan april dan mei 2013 ini akan dikirimi SMS otomatis (gratis) oleh kami.

Ada belasan fitur lainnya yang bisa anda gunakan sendiri nantinya, karena program ini dibuat dengan konsep user-friendly yang dengannya, orang awam pun bisa menggunakan dengan mudah, tanpa kesulitan berarti.

Untuk tampilan lebih lengkap, silakan akses disini


C. Paket Penjualan

Adapun paket penjualan yang kami sediakan adalah :

a. Paket Modem SMS Center saja

Menggunakan modem SMS center Wavecom Fastrack M1306 yang telah teruji baik dengan sistem kami. Di masa promo ini, kami sediakan dengan harga Rp.600.000,-   Rp.500.000,- saja (belum ongkos kirim). Paket ini mencakup : Modem, Driver, Kabel Perpanjangan USB, Antena.

Sebagai informasi, modem ini juga sanggup untuk terkoneksi dengan PC anda selama 24 jam terus menerus.

sms modem

b. Paket Software DSN SMS Center saja

Setelah paparan belasan fasilitas dan demonstrasi diatas, sistem software ini selama masa promo kami sediakan Rp.1.000.000.- Rp.800.000,- saja. Hanya terinstal di 1 PC saja, tidak bisa dipindahkan ke PC lain.

Sebagai informasi, sistem ini kompatible dan bekerja dengan baik di OS Windows XP/7.

c. Paket Lengkap (Modem+Software)

Jika anda tidak ingin ribet, maka kami pun menyediakan paket lengkap (Modem+Software) hanya Rp.1.150.000,- saja. Jika ada kesulitan instalasi/penggunaan, akan kami bantu lakukan instalasi/konsultasi jarak jauh selama jam kerja.

 


D. Prosedur Pembelian dan pengiriman

1. Silakan sms/telp ke 085718904956/087770030903 untuk menanyakan ketersediaan modem dan ongkos kirim.

2. Jika berminat, silakan lakukan transfer ke :

Nomor Rekening Bank Mandiri :

155.000.1234.XXX a.n Dedy Setyo Afrianto (selengkapnya silakan SMS ke no contact diatas)

atau

Nomor Rekening BSM :

7023127XXX a.n Dedy Setyo Afrianto (selengkapnya silakan SMS ke no contact diatas)

3. Konfirmasi via sms bahwa telah ditransfer. Sertakan informasi hari dan tanggal transfer, jumlah, paket pembelian, nama pembeli dan alamat pengiriman.

Jika hanya pembelian software, maka cukup sms kan:  hari dan tanggal transfer, email pembeli.

Untuk pengiriman modem sms, jika konfirmasi pembayaran dilakukan sebelum pk.15.00 WIB. Kami akan segera kirimkan hari itu juga. Untuk konfirmasi diatas pk.15.00 WIB, maka akan dikirimkan esok harinya.

Resi pengiriman akan kami beritahukan H+1 via sms/email.


E. Garansi

Setiap produk yang kami sediakan memiliki masa garansi. Untuk software dan modem, garansi sampai dengan 1 tahun setelah pembelian.

Jika modem memiliki kerusakan (bukan karena jatuh/air/terlindas/kotor), maka mohon kirimkan kembali ke alamat kami.

Kepada:

Dedy Setyo Afrianto

Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri, Kp. Cihideung, Kel Bantarwaru., Kec. Cinangka, Kab. Serang – Banten. 42167 (Via kurir JNE/TIKI)

Untuk cepatnya masa penggantian/perbaikan, hal ini tergantung vendor. Namun kami akan berusaha secepat mungkin mengatasi masalah yang terjadi.

 


F. Instalasi dan Panduan Penggunaan

Panduan instalasi software akan kami kirimkan bersamaan dengan software lewat e-mail Anda. Jika anda memilih paket lengkap, kami akan bantu instalasi sampai program siap untuk dipakai.

 


G. Apakah DedySetyo.Net layak untuk dipercaya ?

Ini adalah pertanyaan standar jika kita akan bertransaksi via internet, silahkan cek profil saya melalui halaman ini

Silakan cek No HP, alamat, akun FB, twitter, pertemanan/kolega saya dan Curiculum Vitae saya. Maka silahkan disimpulkan apakah anda bertransaksi dengan orang yang tepat/tidak.

 


Demikian sedikit penjelas. Semoga memudahkan pemahaman bersama.

Kami tunggu transaksi pertama Anda.

 

Salam hangat,

 

Dedy Setyo.

 

Inspirasi Technopreneurship; Solusi agar bangsa mandiri secara ekonomi

Data Human Development Index yang diberikan oleh UNDP melalui website resminya bekerja sama dengan Google Labs http://hdr.undp.org menunjukkan bahwa rangking Indonesia terus menerus turun dari rentang tahun 1980 (ranking 69) sampai dengan tahun 2005 (ranking 110) dari 174 negara. Ditambah dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Februari 2012, pekerja dari jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebesar 55,5 juta orang (49,21 persen), sedangkan pekerja berpendidikan diploma sekitar 3,1 juta orang (2,77 persen) dan pekerja penyandang gelar sarjana sebesar 7,2 juta orang (6,43 persen). (sumber : http://www.bps.go.id/?news=928). Data-data tersebut merupakan potret bahwa pendidikan dan pengangguran merupakan problem serius yang menjangkiti negeri ini. Di satu sisi, pengangguran dan kemiskinan masih menjalar kemana-mana, di sisi lain, pendidikan pun hadir tak memberikan solusi jitu bagaimana agar pengangguran bisa ditekan sekecil-kecilnya.

Di ranah pendidikan dan pembelajaran, hal yang masih nyata terlihat yang selama ini terjadi dalam dunia pembelajaran dan sebagian besar di daerah manapun di tanah air. Krisis metode pembelajaran serta muatan solutif dalam mengakhiri masalah sosial ini perlu dicarikan titik terangnya. Kelas-kelas pembelajaran konvensional atau konservatif perlu di tata ulang agar siswa mendapatkan cara berpikir yang benar, kreatif serta solutif. Sebagaimana dikatakan oleh Philip R. Wallace (pakar pendidikan) tentang Pendekatan konservatif bahwa pendekatan konvensional memandang proses pembelajaran yang dilakukan sebagaimana umumnya guru mengajarkan materi kepada siswanya. Guru mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, sedangkan siswa lebih banyak sebagai penerima. Hal inilah yang patut untuk dibenahi segera.

Kelas-kelas pembelajaran di sekitar kita inilah yang pada dasarnya memiliki potensi untuk mengubah bangsa ini menjadi lebih besar, mencetak pemikir dan insan yang berdaya saing, sekaligus berkarakter mandiri dalam berkehidupan. Salah satunya mandiri secara ekonomi dan membuka peluang pekerjaan selebar-lebarnya.

Entrepreneurship adalah sebuah karakter kombinatif yang merupakan perpaduan/peleburan sikap kompetitif, visioner, kejujuran, pelayanan, pemberdayaan, pantang menyerah, dan kemandirian. Karakter ini bersatu dan menjadi kebutuhan langsung dalam proses wirausaha.

Persaingan global yang sangat ketat sehingga inovasi usaha harus diiringi dengan berbagai macam rekayasa teknologi untuk mendapatkan keuntungan dan performa dari usaha tersebut. Pemanfaatan teknologi mutakhir tepat guna dalam pengembangan usaha yang berdasarkan pada jiwa entrepreneur yang mapan akan dapat mengoptimalkan proses sekaligus hasil dari unit usaha yang dikembangkan. Technopreneurship merupakan sebuah kolaborasi antara penerapan teknologi sebagai instrumen serta jiwa usaha mandiri (entrepreneurship) sebagai kebutuhan. Technopreneurship adalah suatu karakter integral antara kompetensi penerapan teknologi serta spirit membangun usaha. Dari sini, tumbuhlah unit usaha yang teknologi: unit usaha yang memanfaatkan teknologi aplikatif dalam proses inovasi, produksi, marketisasi, dan lain sebagainya.

Beberapa hal ini adalah gagasan jangka menengah dan panjang terkait “pembudayaan” jiwa technopreneur di masyarakat.

1. Integrasi penerapan materi technopreneurship dalam kurikulum pendidikan menengah dan tinggi

Technopreneurship-Speech

Teknologi yang telah dimiliki dikreasikan dan diinovasikan untuk menyokong pengembangan unit usaha. Hal ini dapat dilakukan secara nyata dalam proses produksi (contoh: Apple Inc, Microsoft dan Google), marketing (contoh: e-Bay), accounting, dan lain sebagainya. Kreativitas dan pemanfaatan teknologi dengan tepat adalah hal utama dalam mengembangkan jiwa technopreneurship. Kita pun juga bisa belajar dari negara lain, inovasi di bidang Teknologi Informasi membuat India dan China berkembang dan menjadi incaran industri dunia barat baik bagi outsourcing maupun penanaman modal.

Muatan materi technopreneurship akan lebih strategis jika dipadukan dengan materi keterampilan berteknologi (TIK) dalam pendidikan tingkat menengah (SMA/SMK). Membuat siswa mahir akan kemampuan TIK tentu sudah baik, namun membuat mereka mampu berpikir dan menyusun kemampuan TIK nya di masyarakat, akan sangat baik lagi. Jika pada kurikulum KTSP sudah ditekankan pada sisipan kewirausahaan, technopreneur secara spesifik lebih memiliki ‘daya jual’ untuk itu.

Kecilnya angka serapan lulusan sarjana (6,43 %) di lapangan pekerjaan, adalah salah satu gambaran masih belum survival nya output perguruan tinggi. Ditambah lagi dengan laporan sensus oleh Wall Street Journal pada November 2011 (sumber : okezone.com diposting pada 15 November 2011), menerangkan bahwa masih adanya jurusan yang berkaitan dengan computer namun memiliki angka pengangguran dengan sumbangsih cukup besar sampai dengan 9,5% dari total pengangguran yang ada. Hal ini perlu disiasati dengan pemberian materi terkait dengan pengupayaan mandiri pembuatan lapangan pekerjaan melalui penyiapan perancangan usaha, strategi sekaligus ilmu marketing product yang mumpuni. Jika hal ini diberikan dengan optimal, harapannya angka pengangguran akan turun signifikan.

2. Pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas teknologi yang disiapkan pemerintah

techno2

Kementrian Kominfo memiliki program dalam rangka membuat masyarakat Indonesia dapat terkoneksi ke internet, program ini dinamakan PLIK(Pusat Layanan Internet Kecamatan) dan MPLIK (Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan) sejak akhir 2009. Walaupun masih terus dievaluasi perjalanannya, program ini sebenarnya strategis karena langsung bersentuhan dengan masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Melalui PLIK dan MPLIK, masyarakat diberikan warnet/beberapa computer (yang terkoneksi internet) sehingga mereka bisa akses kapanpun saat diperlukan.

Program ini akan lebih berdaya guna jika diberikan muatan sarat edukasi langsung ke masyarakat. Masyarakat pada kelas menengah ke bawah, dalam hal penggunaan teknologi masih sangatlah awam. Fokus pengembangan kompetensi/kemampuan masyarakat yang selama ini dibebankan kepada lembaga formil pendidikan, akan terasa lebih ringan jika ada komunitas-komunitas yang peduli terhadap pengembangan skil masyarakat misalnya melalui training-training /seminar-seminar teknologi. Sangat hebat lagi jika efek edukasi ini membuat masyarakat berdaya dan memanfaatkannya untuk menambah penghasilan baru. Keberadaan komunitas-komunitas yang punya dedikasi ini perlu diperkuat atau disokong secara serius oleh pemerintah daerah.

Akhirnya, technopreneurship adalah salahsatu gagasan sekaligus solusi bagi kemajuan ekonomi dan sosial. Menuju Indonesia yang berdikari, mandiri secara ekonomi, kreatif dan inovatif dalam berkarya adalah cita-cita bersama-sama. Dengan potensi sebesar bangsa ini, jika tergarap dengan baik, akuntabel dan professional. Indonesia akan memimpin di kancah dunia. Semoga !

Referensi :

  • Wallace, P.R (1992). Mathematical Analysis of Physical Problems. Dover Publications.
  • UNDP. 2011. Peringkat HDI UNDP www.hdr.undp.org diakses pada tanggal 10 Agustus 2011
  • Website resmi Badan Pusat Statistik http://www.bps.go.id/?news=928
  • http://kampus.okezone.com/read/2011/11/14/373/529393/inilah-jurusan-kuliah-dengan-tingkat-pengangguran-tertinggi

 

Presentasi Penerapan e-learning; Potensi dan Tantangannya

Hai pengunjung setia DedySetyo.Net !, tak terasa hari-hari ini tlah berlalu, tahu2 dah akhir pekan aja..he he, maklumlah..kerjaan gak berhenti2. Di pagi yang syahdu ini, saya sempatkan untuk share tentang slide presentasi beberapa hari yang lalu terkait dengan penerapan e-learning. Ya, e-learning telah menjadi fenomena tersendiri, banyak kemajuan pembelajaran yang akan dicapai oleh peserta didik jika menggunakan media ini. Tujuan presentasi ini pada dasarnya adalah untuk pembentukan tim guru inti yang akan menjadi model penerapan, sehingga untuk masalah edukasi, sosialisasi dan pemasyarakatan e-learning menjadi lebih ringan dari sebelumnya. Saya bagikan juga data bagaimana banyak lembaga yang telah mencapai effisiensi karena menggunakan elearning. 

Silakan di review ya..

Semoga bermanfaat !

elearning presentasi

 

 

Guru dan Perubahan

Tak dapat disangkal, guru merupakan sosok penting yang mengawal perubahan di awal abad XXI.

Guru berpikir jauh ke depan, bukan terbelenggu ilmu masa lalu, sebab tak banyak orang yang melihat anak-anak telah hidup di sebuah peradaban yang berbeda dengannya. Sementara kurikulum baru yang belum tentu sempurna sudah dihujat, kaum muda mengatakan kurikulum lama sudah tidak relevan mengisi masa depan mereka.

Untuk pertama kali dalam sejarah, dunia kerja dan sekolah di- isi empat generasi sekaligus, generasi kertas-pensil, generasi komputer, generasi internet, dan generasi telepon pintar. Terjadi celah antargenerasi, ”tulis dan temui saya” (generasi kertas), ”telepon saja” (generasi komputer), ”kirim via surel” (generasi internet), tetapi generasi terbaru mengatakan, ”Cukup SMS saja”. Yang tua rapat dengan perjalanan dinas, yang muda pakai skype.

Generasi kertas bersekolah dalam sistem linier terpisah-pisah antarsubyek, sedangkan kaum muda belajar integratif, lingkungannya dinamis, bersenang- senang, dan multitasking. Sekolah bahkan tidak lagi memisahkan kelas (teori) dari lab.

Lewat studinya, The Institute for the Future, University of Phoenix (2012), menemukan, kaum muda akan mengalami usia lanjut yang mengubah peta belajar dan karier. Mereka pensiun di usia 70 tahun, harus terbiasa dalam budaya belajar seumur hidup dan merawat otaknya. Generasi yang terakses jaringan TI bisa lebih cepat dari orangtuanya merencanakan masa depan. Pandangan mereka sama sekali bertentangan dengan celoteh kaum tua di media massa atau suara sumbang yang menentang pembaruan. Ketika guru kolot yang baru belajar Facebook mengagung-agungkan Wikipedia, kaum muda sudah menjelajahi literatur terbaru di kampus Google.

teaching-with-technology

Saat orang tua berpikir kuliah di fakultas tradisional (hukum, ekonomi, kedokteran), generasi baru mengeksploitasi ilmu masa depan (TI kreatif, manajemen ketel cerdas, atau perdapuran kreatif). Cita-citanya menjadi koki, perancang busana, atau profesi independen lain. Ketika geologiman generasi kertas menambang di perut bumi, mereka merancang robot-robot raksasa untuk menambang di meteor. Bila eksekutif tua rindu diterima di Harvard, generasi baru pilih The Culinary Institute of America.

Bahasa dan fisika

Sulit bagi generasi kertas menerima pendidikan yang integratif. Bagi kami, fisika dan bahasa adalah dua subyek terpisah, beda guru dan keahlian. Satu otak kiri, satunya otak kanan. Kita mengerti karena dibesarkan dalam rancang belajar elemen, bukan integratif. Dengan cara lama itu, bingkai berpikir kita bahasa diajarkan sarjana sastra, fisika diajarkan orang MIPA. Dari model sekolah itu wajar kebanyakan aktuaris kurang senyum, ilmunya sangat serius, matematika. Namun, saat meluncurkan program MM Aktuaria minggu lalu, saya bertemu direktur aktuaria sebuah perusahaan asuransi lulusan Kanada yang punya hobi melukis dan mudah senyum. Mengapa di sini orang pintar susah senyum?

Sewaktu mengambil program doktor, saya menyaksikan Gary Stanley Becker (Nobelis Ekonomi, 1992) menurunkan rumus matematika Teori Ekonomi Kawin-Cerai dengan bahasa yang indah. Mendengarkan kuliahnya, saya bisa melihat dengan jelas mengapa pertumbuhan ekonomi yang tinggi bisa membuat keluarga-keluarga Indonesia berevolusi menjadi orangtua tunggal.

Rendahnya komunikasi dan pengambilan putusan dalam pen- didikan dasar jelas akan membuat generasi baru kesulitan meraih pintu masa depannya. Di Jepang, seorang kandidat doktor asal Indonesia digugurkan komite penguji bukan karena kurang pandai, melainkan buruk bahasanya. Ia hanya pakai bahasa jari dengan kalimat ”from this, and then this …, this…, this…, and proof”. Waktu saya tanya, para penguji berkata, ”Sahabatku, tanpa bahasa yang baik, orang ini tak bisa ke mana-mana. Ia harus belajar berbahasa kembali.”

Tanpa kemampuan integratif, kemampuan kuantitatif, anak- anak pintar Indonesia tak akan mencapai impiannya. Jadi, kurikulum mutlak harus diperbaiki. Jangan hanya ngomel atau saling menyalahkan. Ini saat mengawal perubahan. Namun, catatan saya, Indonesia butuh life skills, yakni keterampilan melihat multiperspektif untuk menjaga persatuan dalam keberagaman, assertiveness untuk buang sifat agresif, dan asal omong dalam berdemokrasi. Indonesia butuh mental yang tumbuh, jiwa positif memulai cara-cara baru, keterampilan berpikir kritis melawan mitos, dan metode pengajaran yang menyemangati, bukan budaya menghukum dan bikin bingung.

Inilah saat guru dan orangtua berubah. Dimulai dari kesadaran, dunia baru beda dengan dunia kita. Cara berpikir kita harus bisa mengawal anak-anak jadi pemenang di akhir abad XXI dengan rentang usia jauh lebih panjang.

Oleh :

RHENALD KASALI, Guru Besar FE UI (Kompas, 7 Februari 2013)

PKS “juara” di Media Online

Media memang hebat, apalagi media online dengan jangkauan tak terbatas dan waktu selama 24 jam terus menerus memungkinkan dapat diakses oleh siapa saja. Setiap orang mampu “tersihir” oleh media, bahkan isu-isu tak penting pun dapat menjadi krusial dan teralihkan dengan peranan media ini ataupun sebaliknya. Wajar kiranya media oleh para pakar politik dikatakan sebagai pilar demokrasi ke empat, karena media dianggap sebagai suara yang netral (katanya ?) dibanding ketiga pilar demokrasi yang lain (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan lebih menyuarakan kepentingan/suara rakyat.

Media online terutama media sosial telah menjadi fenomena tersendiri hari ini, sejak kita ingat “gerakan sejuta koin untuk prita” , “gerakan mendukung cicak dalam cicak vs buaya” dll media online berperan dalam penyadaran masyarakat untuk berpolitik (dalam dunia maya). Mengamati beberapa laporan terkini tentang penggunaan jejaring sosial di dunia dan Indonesia tahun 2012-2013 terlihat begitu banyaknya penggemar jejaring sosial ini.

Menurut ethority.net bahwa di tahun 2012 facebook menjadi sosial media yang paling banyak diakses sebanyak 950 juta user, diikuti oleh Youtube (880 juta user), Wikipedia (410 juta), Blogspot (340 juta) dan Twitter (130 juta). Dengan banyaknya pengakses ini, seolah-olah jejaring sosial ini berhasil membentuk negara baru, negara “jejaring sosial”. Secara demographic terlihat dalam gambar di bawah ini.

World-Map-of-Social-Network-Dec-2012
Peta Dunia Jejaring Social 2012 menurut ethority.net

Data lebih terperinci lagi dari itu, saya dapatkan sebagai berikut. Dari total 62 persen yang mengaku pengguna media sosial di dunia, Indonesia menempati posisi pertama dengan 83 persen. Meskipun total populasi yang menggunakan internet di Indonesia belum sebanyak di negara maju karena hanya berkisar 20 persen, tetapi data ini menunjukkan perhatian netter Indonesia yang sangat besar terhadap media sosial.

Indonesia, menurut data Socialbakers terkini, merupakan negara terbanyak ketiga dalam populasi di Facebook, dengan 43.523.740 pengguna. Sementara di Twitter, menurut data semiocast.com Februari 2012 lalu tercatat pengguna dari Indonesia mencapai jumlah pengguna 20 jutaan atau menempati posisi kelima di dunia. Selain aktivitas di jejaring sosial, penelitian ini juga melihat tingkat penggunaan media sosial di forum-forum online.

digital_media_in_indonesia_bahasa
Data diambil dari SalingSilang dan BBH Asia Pasific

Parpol di Media Online

Mencermati gerakan partai dakwah ini sejak tahun 2004 memang luarbiasa, sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia kiprahnya dianggap penting sebagai partai yang bersih dengan track record cemerlang, punya bargaining didalam kabinet dan parlemen serta memiliki basis akar rumput yang kuat sampai di tingkatan masyarakat (baca PKS). Catatan diawal tahun 2013 ini tentang “musibah” yang melibatkan salahsatu pimpinan partai ini, di dunia maya pun sempat juga heboh karenanya. Data yang berhasil saya ambil menurut politicawave.com per 2 hari yang lalu sebelum tulisan ini saya posting (9 feb 13), PKS berhasil menjadi topik utama perbincangan di media online dengan Sentiment Index tertinggi diantara semua parpol peserta pemilu 2014 (lihat Candidate Electability), sementara Candidate Electability sendiri adalah menampilkan posisi  dalam Sentiment Index, EMSS, dan Unique User. Kandidat dapat dikatakan baik apabila memiliki Sentiment Index yang lebih besar dari pada kandidat lain. Walaupun Trend of Awareness (jumlah percakapan yang terjadi semua kandidat selama seminggu terakhir) semakin menurun.

politik1

Sementara pada chart dibawah ini menunjukkan bahwa persentase jumlah percakapan semua kandidat (Share of Awareness) menunjukkan bahwa PKS sering disebut-sebut dan prosentasenya paling besar dibanding semua partai yang lain (34,6 %) dibandingkan peringkat 2 (PD 33,8 %), sejak tulisan ini dibuat memang PD lumayan populer mengingat ketumnya di “nonaktifkan” secara halus oleh SBY karena diduga ada kasus juga dengan KPK. dalam bagian Share of Citizen PKS juga juara dengan tertingginya nilai mencapai 30,3 %, Share of Citizen merupakan jumlah orang yang mempercakapkan tentang brand di media sosial, tetapi bukan jumlah percakapannya. Jadi, seseorang yang sama bisa membicarakan brand yang berbeda atau brand yang sama, beberapa kali. Dengan perhitungan ini maka kita bisa menghitung jumlah orang yang mempercakapkan brand atau dikenal dalam media tradisional sebagai “reach”.
politik2

Sekarang masuk pada Media Trend dari twitter.com PKS juga juara dengan percakapan yang terjadi paling banyak dengan 102.742 kali dibandingkan dengan PD sebanyak 99.609 kali.
politik3

Di jejaring social facebook.com pembicaraan tentang PKS (280 kali) masih kalah dengan PD (442), namun disini hanya dibatasi oleh sepuluh akun FB tiap parpolnya.
politik4
politik5

 

Fakta-fakta diatas ternyata tidak hanya omong kosong, karena setelah saya telusuri secara sampling dengan mencari data pada 3 media online nasional populer ternyata cukup banyak yang membicarakan tentang PKS, data-data ini saya ambil per 9 Februari 2012. Semisal pada detik.com dimana pada berita yang paling banyak komentarnya dari 8 berita yang muncul adalah semua berisi tentang PKS. Cek screenshoot dibawah ini.

BERITA PKS detik
Sumber detik.com per 9 Februari 2012

Pada inilah.com, kumpulan berita terpopuler berdasarkan klik pengunjung muncul ternyata kebanyakan berita tentang PKS.

BERITA PKS inilah
Sumber inilah.com didapatkan per 9 Februari 2013

Terakhir, pada Republika Online yang beralamat di republika.co.id ternyata pada berita yang terbanyak dikomentari memunculkan 3 berita dari 5 berita tentang PKS. Satu dan dua besar berisi topik tentang PKS.

BERITA PKS republika
Sumber republika.co.id pada 9 Februari 2013

begitulah media, kadang-kadang berlaku juga hukum “bad news is a good news“. Sehingga bagi awak media seringkali hukum pertama untuk menerbitkan berita adalah yang paling dianggap laku di masyarakat. Dan kesimpulan per tulisan ini di posting adalah PKS “juara” di media Online, juara menggunakan tanda petik dikarenakan arenanya sendiri baru akan dimulai 2014 nanti. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo.

Kegiatan Penyusunan Naskah Ujian Sekolah SMA SMK untuk Kabupaten Serang

Alhamdulillah setelah dua hari satu malam berlalu, kegiatan penyusunan naskah Ujian Sekolah (US) SMA dan SMK tahun 2013 berlangsung tertib, damai, dan tidak ada huru-hara..haduh emang acara apaan..he he. Kegiatan ini diprakarsai dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang bertempat di Hotel Mambruk, Anyer . Dimulai dengan pembukaan oleh pengawas sekolah oleh Bapak Sugeng dkk selaku pengarah petunjuk teknis penyusunan soal. Acara ini dilatarbelakangi oleh adanya keinginan Dinas Pendidikan untuk melakukan pemusatan penyusunan perangkat Soal (Kisi-kisi, kartu soal, soal 2 tipe dan kunci) agar fokus dalam pengerjaan harapannya kualitas soal yang dihasilkan pun akan maksimal. Rencananya kalau acara ini dianggap sukses, tahun-tahun mendatang akan diadakan kegiatan serupa.

Acara dimulai hari Rabu (6/2), kita diharuskan sudah check in sebelum pk. 14.00 WIB. Setelah menyelesaikan proses check ini, saya dengan Ust Hali (temen ngajar di NFBS) akhirnya dapat cottage dengan nomor 104. bergabung juga teman-teman dari sekolah lain, semisal SMAN Baros, SMAN Padarincang, SMAN Cikeusal dll. Mereka ini guru-guru hebat karena perwakilan sekolah masing-masing sekaligus Ketua/utusan dari MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) pelajaran di Kabupaten Serang, rata-rata sih guru-guru yang telah senior dengan pengalaman mengajar dan merasakan asam-garam interaksi dengan siswa lebih dari 15 tahun lamanya, Ust Hali saja teman satu kompleks ini sudah 15-an tahun menjadi guru, bandingkan dengan saya yang baru kemarin sore mengajar, baru di NFBS pula..he he.

Pembuatan Soal Ujian Sekolah Kabupaten 2013
Pembuatan Soal Ujian Sekolah Kabupaten 2013

Bertemu dengan teman-teman baru memang menyenangkan, berbagi pengalaman, cerita, motivasi dan inspirasi baru. Salahsatunya dengan Bapak Rohadi dari SMA N Baros (foto paling kiri pakai batik) ini yang pakar dalam Bahasa Inggris, beliau sekarang diamanahi sebagai ketua MGMP Bahasa Inggris Kab Serang. Walaupun background beliau adalah di bahasa, nampaknya semangat sekali dalam belajar IT khususnya teknologi populer saat ini. Hal ini nampak saat interaksi dengan beliau disaat-saat luang. Teman-teman yang lain pun sangat serius dalam pengetikan naskah soal sampai-sampai begadang dibarengi mimik wajah yang tegang..he he

Di hari terakhir, Kamis (7/2), sesuai dengan jadwal, alhamdulillah soal beserta perangkatnya telah selesai. Sehingga kita bisa pulang dengan nyaman karena telah menyelesaikan tugas. Semoga menambah manfaat, silaturahmi yang meluas dan terjalin dengan baik..

Public Speaking; Bagaimana mengungkapkan ide didepan audience dengan efektif?

Saya agak lupa, sudah berapa kali diminta membawakan materi tentang public speaking ini. Siang ini Ust Hali, teman karib saya meminta saya untuk menyampaikan bab tentang bagaimana menjadi presentator yang baik. Acara siang ini adalah pembekalan bagi santri yang akan presentasi tentang karya tulisnya kepada sidang pengujian yang memang sudah menjadi agenda rutin di sekolah kami SMA Islam Nurul Fikri Boarding School, Serang – Banten. Sekedar sekilas info, karya tulis baik penelitian ataupun non penelitian menjadi karya wajib untuk siswa kelas 10 dan kelas 11 jika ingin naik kelas dan meraih cita-cita di masa depannya dengan baik, ceileh..bahasanya..ha ha. Oke, pikir saya untuk review ingatan dan materi, mendingan saya tuliskan di blog DedySetyo.Net sekalian mudah-mudahan bisa berbagi dengan teman-teman lain yang membutuhkan. Tidak bermaksud narsis, beberapa kali menjadi pembicara di forum/seminar/pelatihan tingkat sekolah, regional, provinsi dan nasional cukup menambah jam terbang saya, bisa dicek di About Us.

Kemampuan komunikasi sebenarnya sudah kita kuasai sejak balita, bahkan anak saya sudah bisa berbicara “ummi..”(panggilan untuk ibu saya a.k.a istri saya) ketika umur 1 tahun 3 bulan, cuman masalahnya kosakatanya yang sedemikian terbatas membuat kami kadang-kadang harus menebak apa yang menjadi maksud dan keinginannya. Begitulah komunikasi, syarat penting pertama untuk terjadinya komunikasi adalah adanya yang berbicara dan yang mendengarkan, kedua, agar nyambung “channel” kedua pihak (pembicara dan pendengar) haruslah sama. Terjadinya lost komunikasi antara anak balita dengan orang tuanya karena kebanyakan orang tua tidak menyesuaikan “channel” si anak.

Menurut D.B. Curtis:1992,  Komunikasi efektif adalah Kemampuan mengirimkan pesan dengan jelas, manusiawi, efisien dan menerima pesan secara akurat. Ya, begitulah, indikator efektif terletak pada “pesannya yang jelas”, tidak ambigu (bermakna ganda); “manusiawi”, memangnya kita bukan manusia?.ha ha.. maksudnya bicaralah sesuai dengan maqom/tingkatan pendengarnya. Syarat ketiga adalah “efisien dan akurat”, sederhananya adalah gunakan kata yang singkat, bermakna dan audiens ngerti apa yang kita maksud. Contoh penyampaian kalimat yang ambigu, tidak manusiawi sekaligus tidak akurat semisal “Si Tomi makan anjing mati mendadak”. Walaupun hanya urusan koma, kalimat ini cukup telak kesalahannya. Satu, ambigu (bermakna ganda), apakah maksudnya “Si Tomi makan, anjing mati mendadak”, apakah “Si Tomi makan anjing, mati mendadak” ataukah “Si Tomi makan anjing mati, mendadak”. Kedua, tidak manusiawi, masak iya ada orang makan anjing mati ?..ha ha..*kidding. Jelasnya begini, gunakan penggalan atau penjeda huruf yang tepat. Sehingga orang tidak memiliki tafsir lainnya. Continue reading Public Speaking; Bagaimana mengungkapkan ide didepan audience dengan efektif?