Category Archives: Umum

Majalah Linux Gratis, Mau ?

Proses menulis, bagi saya adalah proses yang unik sekaligus ajaib, bagaimana tidak, Anda bisa saja suatu waktu kebanjiran ide namun tak punya cukup waktu untuk menuliskannya. Disaat lainnya juga, pas saat waktu luang banyak, tiba-tiba seret ide sehingga untuk membuat satu kalimat utuh pun tak terasa sudah bermenit-menit, jari jemari sudah standby diatas keybard, eh tak satupun huruf yang anda tekan. he.he.

Ada beberapa cara sih yang bisa anda googling tentang tips lancar ide menulis ini, mulai dari banyak baca, banyak diskusi sampai dengan banyak jalan2.. dan menurut saya yang paling asyik adalah bareng komunitas !. Ya begitulah, di suatu komunitas, kita bisa berkumpul dengan teman-teman “satu frekuensi” (baca : satu pikiran). Hari gini memang ga selalu kopdar ketemuan dengan mereka, lewat forum/milis/grup pun okey, tak masalah. Yang paling penting, tetap menjaga semangat dan berbagi ide lancar terus.

baca lanjutan...

Membuat Quiz Interaktif Semudah Memasak Mie Instan !

Sebagai seorang guru, proses evaluasi adalah bagian penting yang tidak dapat dilepaskan, proses ini ibarat “gerbong akhir” untuk meninjau apakah kegiatan belajar mengajar efektif atau tidak. Yang jadi masalah biasanya adalah jika pembuatan soal dilakukan manual (paper based), dari sisi siswa harus menunggu sampai semua hasil latihan/ulangan terkoreksi oleh guru atau variasi soal yang disediakan begitu monoton. Dari sisi guru, proses pengoreksian juga tidak makan waktu sebentar karena harus mengkroscek jawaban siswa satu persatu dikalikan dengan jumlah siswa keseluruhan, belum lagi kalau ditambahkan dengan analisis butir soal, hal inilah yang sedikit banyak dikeluhkan oleh guru-guru betapa proses assessment ini memakan waktu, energy dan konsentrasi.

baca lanjutan...

Proposal Penerapan dan Pengembangan e-learning di Lembaga Pendidikan Anda

Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada saat ini telah merambah berbagai macam bidang. Merubah cara pandang kita, budaya kerja kita dan berbagai macam kebiasaan kita, semisal jika dulu kita akan berbelanja harus datang ke pasar/mall, maka saat ini kita sudah sangat akrab dengan belanja online dalam istilah IT nya dinamakan e-commerce sehingga untuk berbelanja maka tak perlu kemana-mana karena barang akan dihantarkan langsung ke depan pintu rumah kita. Jika pada zaman dahulu kita sering berkirim surat dengan sahabat kita yang berada pada negara lain, dan tentu saja ini memakan waktu, biaya dan tenaga maka saat ini kita telah akrab dengan surel (surat elektronik atau e-mail) sehingga pesan kita akan tersampaikan bukan lagi pada hitungan hari/minggu, tapi hanya dalam hitungan detik dan tidak akan salah alamat. Jika pada masa-masa sebelumnya kita kenal KTP sebagai kartu identitas kita, maka pemerintah hari ini telah menggalakkan penggunaan e-ktp untuk sentralisasi data masyarakat dalam satu database.

baca lanjutan...

Reportase Penerapan e-learning di Pusdiklat Minerba Kementrian ESDM

Setelah hampir 2 minggu lebih vakum tak menulis sama sekali, rasanya rada gatal ini tangan untuk ketik-mengetik lagi. Ada banyak topik tulisan yang bersliweran di kepala, namun sebelum lupa saya ingin nuliskan reportase perjalanan kemarin selama 2 hari di kota Bandung. Iya, Alhamdulillah hari Jumat kemarin saya di undang untuk memberi pembekalan pengantar penerapan e-learning di Lembaga Pusdiklat Mineral dan Batubara Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral RI yang punya kantor di Bandung. Ketemu dengan orang-orang hebat yang selama ini berjibaku dengan eksplorasi SDA, saya coba sebutkan beberapa yang saya ingat, ada Pak Iwan (salah satu pimpinan Diklat), ada mas Yudha dan mbak Irma dari staff bagian program dan beberapa teman-teman lainnya dari tim pengembang.

baca lanjutan...

Klik VOTE Untuk Mendukung Blog ini

Dalam rangka ikut menyemarakkan ajang lomba dari “Bandung Awan Pengetahuan” Goesmart.com, blog ini berupaya berpartisipasi sebagai salah satu peserta lomba blog guru kreatif. Mohon bantuan dari pengunjung setia dedysetyo.net agar blog ini lebih memasyarakat sehingga lebih bermanfaat. Dengan cara klik vote dan share halaman ini. Caranya bagaimana ?.

1. Pastikan anda telah memiliki akun facebook sebelumnya

2. Akses halaman http://www.goesmart.com/ kemudian pada sisi sebelah kanan klik Login Via Facebook, seperti pada tampilan di bawah ini. Atau jalan pintasnya silakan dicoba disini.

baca lanjutan...

SMS Center untuk berbagai macam kebutuhan Anda

A. Sekilas Produk.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan komunikasi berbasis SMS, DedySetyo.net menyediakan perangkat canggih untuk kemudahan Anda mengirimkan pesan via SMS, baik itu individual ataupun massal. Serta bisa digunakan dalam berbagai macam kebutuhan anda, baik itu dalam hal bisnis, pendidikan, branding, politik dsb. Sistem ini dinamakan “DSN SMS Center”.

Memungkinkan anda untuk melakukan transaksi sms super cepat dengan pengiriman sms ke puluhan, ratusan bahkan ribuan nomor dengan hanya sekali klik. Bukan itu saja, sistem ini memiliki fasilitas untuk manajemen auto reply, sms terjadwal, auto forward dll. Selengkapnya seperti ini :

baca lanjutan...

Inspirasi Technopreneurship; Solusi agar bangsa mandiri secara ekonomi

Data Human Development Index yang diberikan oleh UNDP melalui website resminya bekerja sama dengan Google Labs http://hdr.undp.org menunjukkan bahwa rangking Indonesia terus menerus turun dari rentang tahun 1980 (ranking 69) sampai dengan tahun 2005 (ranking 110) dari 174 negara. Ditambah dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Februari 2012, pekerja dari jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebesar 55,5 juta orang (49,21 persen), sedangkan pekerja berpendidikan diploma sekitar 3,1 juta orang (2,77 persen) dan pekerja penyandang gelar sarjana sebesar 7,2 juta orang (6,43 persen). (sumber : http://www.bps.go.id/?news=928). Data-data tersebut merupakan potret bahwa pendidikan dan pengangguran merupakan problem serius yang menjangkiti negeri ini. Di satu sisi, pengangguran dan kemiskinan masih menjalar kemana-mana, di sisi lain, pendidikan pun hadir tak memberikan solusi jitu bagaimana agar pengangguran bisa ditekan sekecil-kecilnya.

baca lanjutan...

Presentasi Penerapan e-learning; Potensi dan Tantangannya

Hai pengunjung setia DedySetyo.Net !, tak terasa hari-hari ini tlah berlalu, tahu2 dah akhir pekan aja..he he, maklumlah..kerjaan gak berhenti2. Di pagi yang syahdu ini, saya sempatkan untuk share tentang slide presentasi beberapa hari yang lalu terkait dengan penerapan e-learning. Ya, e-learning telah menjadi fenomena tersendiri, banyak kemajuan pembelajaran yang akan dicapai oleh peserta didik jika menggunakan media ini. Tujuan presentasi ini pada dasarnya adalah untuk pembentukan tim guru inti yang akan menjadi model penerapan, sehingga untuk masalah edukasi, sosialisasi dan pemasyarakatan e-learning menjadi lebih ringan dari sebelumnya. Saya bagikan juga data bagaimana banyak lembaga yang telah mencapai effisiensi karena menggunakan elearning. 

baca lanjutan...

Guru dan Perubahan

Tak dapat disangkal, guru merupakan sosok penting yang mengawal perubahan di awal abad XXI.

Guru berpikir jauh ke depan, bukan terbelenggu ilmu masa lalu, sebab tak banyak orang yang melihat anak-anak telah hidup di sebuah peradaban yang berbeda dengannya. Sementara kurikulum baru yang belum tentu sempurna sudah dihujat, kaum muda mengatakan kurikulum lama sudah tidak relevan mengisi masa depan mereka.

Untuk pertama kali dalam sejarah, dunia kerja dan sekolah di- isi empat generasi sekaligus, generasi kertas-pensil, generasi komputer, generasi internet, dan generasi telepon pintar. Terjadi celah antargenerasi, ”tulis dan temui saya” (generasi kertas), ”telepon saja” (generasi komputer), ”kirim via surel” (generasi internet), tetapi generasi terbaru mengatakan, ”Cukup SMS saja”. Yang tua rapat dengan perjalanan dinas, yang muda pakai skype.

baca lanjutan...

PKS “juara” di Media Online

Media memang hebat, apalagi media online dengan jangkauan tak terbatas dan waktu selama 24 jam terus menerus memungkinkan dapat diakses oleh siapa saja. Setiap orang mampu “tersihir” oleh media, bahkan isu-isu tak penting pun dapat menjadi krusial dan teralihkan dengan peranan media ini ataupun sebaliknya. Wajar kiranya media oleh para pakar politik dikatakan sebagai pilar demokrasi ke empat, karena media dianggap sebagai suara yang netral (katanya ?) dibanding ketiga pilar demokrasi yang lain (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan lebih menyuarakan kepentingan/suara rakyat.

baca lanjutan...