Category Archives: e-learning

Tulisan tentang e-learning

Menambahkan Eksternal Storage Google Drive di Moodle

Ini salah satu bahasan favorit saya, kolaborasi Moodle dengan sistem lainnya. Seperti kita tahu, bahwa optimalisasi sistem e-learning kita, salah satunya dilakukan dengan adanya pengkayaan media. Maksudnya adalah, dengan makin banyaknya media atau bahan ajar yang bisa dipakai, tentu saja lebih menarik dan sisi lain variasi materi akan lebih plus. Materi dengan format apapun bisa kita masukkan ke dalam moodle kita sehingga pembahasan suatu topik akan lebih banyak sumbernya.

Namun hal ini tentu saja akan membebani server kita, karena semua muatan ini kan pastinya memiliki ukuran-ukuran. Dari yang kecil sampai dengan yang besar. Dari yang satuan Kilo Byte sampai dengan Mega Byte bahkan Giga Byte. Lama kelamaan kapasitas free space di hard disk kita akan berkurang dan lama kelamaan akan habis. Untungnya, menggunakan moodle sebagai salah satu platform terbaik Learning Management System (LMS), mengijinkan kita untuk mengkolaboarasikan dengan layanan Cloud Storage yang telah banyak tersedia di Internet, baik itu yang sifatnya gratis atau berbayar, mulai dari Google Drive, Box, Dropbox, Picasa, Flickr dan lain sebagainya.

baca lanjutan...

Memonitor Aktivitas User Pada Kelas e-learning Secara Otomatis

Pada kelas e-learning yang sering terjadi biasanya kegelisahan guru pembimbing/tentor dalam memonitor peseta didik terhadap keaktifan menerima bahan/media ajar. Seberapa besar atensi yang dilakukan oleh peserta didik, kesulitan untuk dimonitor secara intensif. Apalagi jika peserta sudah sedemikian banyak dan waktu pembelajaran dilakukan secara Asynchronous (tidak real time/bersamaan).

Untungnya hal ini bukan menjadi masalah jika kita mengelola kelas e-learning kita menggunakan pernagkat Moodle. Sebagai salah satu Learning Management System (LMS) yang cukup populer didunia, fitur-fitur moodle secara berkala terupdate dengan lengkap, serta menjawab masalah-masalah yang terjadi dan sering ditemui dalam pembelajaran e-learning.

baca lanjutan...

Tips Menyembunyikan Logo Moodle di Theme After Burner

Posting kali ini saya akan menulis tentang suatu tips yang sebenarnya simple, namun untuk sebagian user bisa jadi akan sangat bermanfaat. Artikel ini dilatarbelakangi oleh banyaknya lembaga atau institusi yang dalam penerapan e-learning nya menggunakan moodle, namun tidak ingin logo moodle ikut-ikutan muncul di dalam home page nya masing-masing. Wallahu alam beragam alasannya, yang jelas memang sebenarnya di masing-masing theme konfigurasi nya berbeda-beda. Namun saya akan coba mencontohkan penerapan nya pada theme After Burner, salah satu theme favorit saya. 🙂

baca lanjutan...

Menambahkan Media Belajar dalam Kelas Kursus e-learning (1)

Setelah sebelumnya kita telah berhasil membuat course, maka kumpulan course (atau kursus) itulah yang menjadi lini terdepan untuk menghantarkan semua materi dalam kelas e-learning kita. Manajemen yang baik dalam kelas-kelas tersebut lah yang nantinya akan menentukan seberapa optimal penyampaian sumber belajar kepada semua peserta belajar e-learning.

Dalam tulisan ini, akan dibahas step by step bagaimana menambahkan materi belajar dalam kelas e-learning kita. Dalam beberapa versi Moodle yang pernah saya dalami, caranya secara umum sama. Dalam tulisan ini menggunakan moodle versi 2.5.

baca lanjutan...

Membuat Kursus dan Kategori Kelas Pembelajaran e-learning

Tutorial ini merupakan lanjutan materi perngorganisasian dan manajemen e-learning seri sebelumnya. Jika anda telah berhasil membuat server e-learning sendiri dan mempublikasikannya, penting kiranya melakukan desain kursus (course) pembelajarannya. Karena inti penyampaian materi kita ada pada kelas-kelas pembelajaran jarak jauh ini, perhatian penting kita hendaknya pertama pada hirarki kelas pembelajaran.

Pada Learning Management System (LMS) Moodle ini, mendukung pembuatan kategori sebelum membuat kelas yang sebenarnya. Kategori ini bertujuan memudahkan pembelajar, agar mengetahui rumpun atau kelompok materi apa saja yang tersedia disana sehingga pembelajaran bisa lebih sistematis, mengetahui mana-mana saja yang menjadi prasyarat, mana-mana yang menjadi pokok kelas nya.

baca lanjutan...

Menambahkan Penangkal Spam reCaptcha pada LMS Moodle

Siapa yang tidak kesal jika sistem web pembelajaran yang sudah dibangun lama dan susah payah, akhirnya lama-lama menjadi berat untuk diakses dan tumbang karena servernya down. Ya, tentu saja kita tidak ingin bukan, itulah salah satu musuh pengembang sistem berbasis web yang dinamakan spam. Spam sendiri merupakan pesan elektronik yang berbentuk robot, biasanya berisi iklan (menyesatkan), iming -iming yang menjanjikan keuntungan finansial, dan menyebar ke segala arah. Modus kerjanya biasanya berjalan pada form pendaftaran user, forum-forum, ataupun e-mail. Secara umum spam ini sangat meresahkan karena jika dibiarkan terus menerus, akan mengakibatkan masalah serius pada sistem kita. Dalam hal ini pada sistem pembelajaran LMS berbasis Moodle kita. Hal inilah juga yang menjadi keluhan beberapa client konsultasi saya, mengeluhkan banyaknya spam yang menggangu kerja servernya.

baca lanjutan...

Reportase Perjalanan Menjadi Narasumber Pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh

Akhir Oktober 2013 kemarin, sebagai salah satu dari tindak lanjut penerapan e-learning di Pusdiklat Mineral Batubara, Bandung yakni dilaksanakan pelatihan untuk admin dan tim pengelola. Karena setelah saya hitung-hitung perjalanan lumayan jauh dari anyer sampai dengan bandung sekira 6 jam-an, maka langsung saya jadwalkan berangkat  dari anyer jam 3 pagi !. Mantab banget kan ?..he.he. begitulah, selalu ada perjuangan dalam hal yang kita lakukan, biasanya manisnya akan kita rasakan kemudian.. (itupun kalo ada, he.he)

baca lanjutan...

9 Langkah Memasarkan e-learning di Lembaga Anda

Studi Forrester Grup tentang penerapan e-learning pada tahun 2000 kepada 40 perusahaan besar menyebutkan bahwa 68% menolak untuk mengikuti pelatihan/kursus yang menggunakan konsep e-learning. Ketika e-learning itu diwajibkan kepada mereka, 30% menolak untuk mengikuti (Dublin, 2005). Tidak hanya disitu, studi lain juga mengindikasikan bahwa dari orang-orang yang mengikuti e-learning 50-80 % yang mengikuti e-learning  tidak pernah menyelesaikannya sampai akhir (Delio, 2000).

Begitulah fakta sekaligus gambaran penerapan e-learning yang selaras ketika kami temukan di lembaga-lembaga/organisasi yang akan dan sedang menerapkan e-learning.

baca lanjutan...

Road Map Penerapan e-learning di Lembaga Pendidikan

Pengalaman mengembangkan dan menerapkan e-learning di lembaga sendiri sejak 6 tahun silam (sejak tahun 2007) memberikan pelajaran penting bahwa grusa-grusu (istilah bahasa jawa yang berarti buru-buru) pada endingnya akan memberikan kelelahan ketimbang hasil memuaskan yang dicari. Bagaimana tidak, dari course yang disiapkan dari seluruh kelas dan guru, yang akhirnya bisa terlibat kuat dengan model pendekatan pembelajaran ini tidak sampai 50 % dari keseluruhan kelas. Selaras dengan temuan (Dublin, 2003) dan (Delio, 2000) bahwa ketika e-learning itu diwajibkan kepada perseorangan maka sekurangnya 30% orang akan menolaknya. Kalau dari siswa, minat mereka malah sebaliknya, antusiasme dan motivasi mereka malah luar biasa besar, sampai-sampai mata mereka berbinar2 kalau saya sedang menggunakan metode ini..he.he #lebay.

baca lanjutan...

Perancangan dan Pembuatan Media Pembelajaran Digital

Penelitian dilakukan oleh Francis M. Dwyer dalam pembelajaran menyebutkan bahwa setelah lebih dari tiga hari pada umumnya manusia dapat mengingat pesan yang disampaikan melalui tulisan sebesar 10 %, pesan audio 10 %, visual 30 % dan apabila ditambah dengan melakukan, maka akan mencapai 80 %. Berdasarkan hasil penelitian ini maka multimedia interaktif sebenarnya memiliki potensi besar sebagai media yang membantu proses pembelajaran.

Selain itu, manfaat media pendidikan dalam proses belajar menurut Hamalik (1986) antara lain sebagai peletakkan dasar-dasar yang kongkrit dalam berfikir untuk mengurangi ‘verbalisme’, memperbesar minat siswa, membuat pelajaran lebih menyenangkan sehingga berdampak kepada hasil pembelajaran yang lebih memuaskan.

baca lanjutan...