All posts by dedy setyo

Tetap bangga dan mencintai pekerjaannya sebagai Pengajar, Pendidik, Peneliti, Pegiat teknologi dan narasumber dalam ranah pendidikan khususnya media pendidikan spesialisasi media digital, e-learning dan Open Source untuk pendidikan. Selengkapnya disini. Bisa dihubungi melalui e-mail : dedy@dedysetyo.net atau Call/SMS : 087770030903 WA : 085718904956 atau FB, atau

Imitation Technique

This is some technique how to improve our english speaking skill based on video

Imitation Technique is technique to speak as a native speaker for upgrading our confidence to speak as well as native.

Basic skill about imitation technique are
training your mouth with ear. There are 3 step to do this :

1.Listen to her (native) and read the text at the same time
2.Our turn to practically what i hear from speaker and read the text in the bellow.
Check about pronunciation, stress, the pause, the intonation and then copy it. We can try as much as possible.

3. Shadow her (native),
this is the biggest challenge because we just listening (not reading the text again) . we can repeat it many times we need.

The point in this training is not in understanding what native speaker said, but train our speaking skill and pronunciation.
So don’t worry if we don’t know what she said. Soon, our speak hopefully more natural. Thank you.

Warm regards,

Dedy Setyo Afrianto

#1of40challenges

Seri HotPot 2. Membuat media pengurutan kata sesuai kaidah

Setelah sebelumnya kita membuat TTS untuk melatih dan menguji penguasaan definisi, tulisan kali ini kita akan membahas tetang pembuatan media untuk mengurutkan kata-kata sesuai kaidah Subjek – Predikat – Objek – Keterangan (SPOK). Media ini diperlukan sekali oleh guru bahasa, agar dapat mengevaluasi kemampuan peserta didik dalam menyusun kata menjadi kalimat yang bisa dibaca dengan mudah karena sesuai kaidah baku bahasa.

Kita masih menggunakan Hot Potatoes, kali ini kita akan menggunakan JMix. Menggunakan JMix ini ide awalnya adalah Anda diharuskan memiliki satu contoh kalimat baku terlebih dahulu, nah oleh komputer nanti akan diacak. Tidak hanya menyusun kata menjadi kalimat, untuk tahapan berikutnya, bisa juga digunakan untuk menyusun kalimat menjadi paragraf yang benar sesuai peristiwa.

Sample kalimat baku untuk  ujicoba ini saya menyiapkan satu kalimat seperti ini

Andi dan Budi pergi ke toko buku hari senin kemarin

Kemudian bagaimana langkah-langkahnya :

1. Buka aplikasi JMix di Hot Potatoes

2. Ketika sudah terbuka, maka kalimat baku diatas bisa dikopikan dibagian kanan “Alternate sentence” dan “Main sentence” di sebelah kiri. Sebelumnya saya jelaskan , bahwa “Main sentence” ini digunakan untuk mengacak sejumlah kata yang tersedia, untuk satu kata/penggalan dibatasi oleh baris. Sehingga jika kita ingin menjadikan satu penggalan, maka dibatasi oleh baris, baris berikutnya akan dianggap kata baru/penggalan baru.  Sementara fungsi “Alternate sentence” akan digunakan sebagai kunci jawaban yang benar, karena pada ilmu bahasa jawaban benar bisa lebih dari 1 jawaban, maka bisa disediakan alternate sentence lebih dari satu.

Ketika sudah dikopikan maka akan tampak seperti ini.
33. Langkah berikutnya, pada bagian “main sentence”, pisahkan antara satu kata dengan yang lain dengan cara memindahkan ke baris dibawahnya, seperti contoh dibawah ini (kotak 1).

Pada option dibawahnya (kotak 2), jika kita checklist pada kalimat “Allow…” maka memungkinkan untuk tidak digunakannya seluruh kata di “main sentence”.

5

4. Berikutnya kita akan masuk pada pengaturan outputnya, klik pada Options >> Configure output
6

Pada bagian judul (Title/Instructions) lihat kotak 1 dibawah ini, kita bisa mengatur petunjuk instruksi.

Pada Exercise subtitle, merupakan perintah singkat untuk pengerjaan (kotak 2).

Sedangkan Instructions (kotak 3), perintah step-by-stepnya bisa disusun disana.
7

5. Settingan berikutnya, yakni pada Prompts/Feedback kita bisa mengatur umpan balik, jika jawaban benar/salah/score dsb seperti contoh dikotak 2 dibawah ini.
8

6. Kemudian, untuk perwajahan tombol diatur pada link Buttons, bisa disesuaikan agar lebih mudah digunakan menggunakan ejaan bahasa Indonesia seperti dibawah ini.
9

7. Untuk tampilan output yang lain, seperti font, ukuran dan warna bisa diatur pada Appearance.
10

8. Waktu pengerjaan juga bisa diset melalui Timer, jika ingin diaktifkan, maka checklist saja pada Set a time (kotak 2), dan peringatan jika waktu habis (kotak 3). Untuk mengakhiri semua settingan output ini, akhiri dengan klik OK.
11

9. Langkah terakhir adalah membuat outputnya dalam tampilan web, bisa diklik pada File >> Create Web Page >> Standard Format.
12

Lakukan penyimpanan.
13

10. Jika muncul peringatan dibawah ini, untuk menjelaskan kepada kita bahwa teks yang diawali hurup kapitaltidak selalu menjadi awal kalimat, klik Yes saja.
14

Untuk melihat hasil jadinya, klik pada View… dan akan terbuka pada browser favorit Anda.
15dan inilah hasi akhirnya, media ini bisa dibuka pada browser di PC Anda. Agar bisa dibuka pada browser di PC lain, nantikan tulisannya di serial berikutnya 🙂
16

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo

Cara Mudah Upgrade Versi Drupal

Salah satu alasan kenapa Drupal menjadi primadona CMS di dunia adalah cepatnya komunitas merespon apa yang menjadi kekurangan/kelemahan suatu versi sehingga menjadi lebih cepat ditambal atau diperbaiki jika ada temuan bugs disana.

Antar satu versi dengan versi yang lain biasanya ada saja fitur-fitur tambahan yang unik sehingga menarik minat para user atau developer untuk mengeksplorasi lebih jauh.

Sebagai contoh, bagi end user drupal 7  (dibandingkan drupal 6) punya keunggulan antara lain: penambahan halaman dashboard dan shortcut, administrasi konten dalam bentuk popup yang lebih mudah, support ke WYSIWYG yang lebih baik, RDF Support, kemudahan menambah field baru sebuah content, modules bisa di-update via web.

Sedangkan bagi pengembang : drupal 7 mendukung query builder INSERT, UPDATE, DELETE, MERGE, SELECT, mendukung master/slave replication, transaction, multi queries, delayed insert, dokumentasi Hook API langsung di dalam core drupal, support SQLite database, implementasi pengamanan situs tingkat lanjut, support cache ke beberapa metode penyimpanan, support jQuery 1.4.2 terbaru (sumber).

Tulisan ini sebenarnya adalah dokumentasi upgrade drupal 6 ke 7 atas request teman, sehingga harapannya bisa bermanfaat untuk pengunjung sekalian. Oh ya, untuk penyamaan persepsi, menurut drupal.org istilah update merujuk ke perubahan versi minor, misalnya dari 6.12 ke 6.30, sedangkan upgrade dimaksudkan untuk perubahan versi major misalnya dari 6.xx ke 7xx. Dan karakteristik drupal jika ingin mengupgrade versi major, maka diharuskan untuk mengupdate ke versi minor tertinggi, baru bisa dilompatkan ke versi major diatasnya. Sebagai contoh jika anda saat ini memliki drupal 6.17 dan ingin ke versi 7, maka dari 6.17 diupdate ke versi 6.38 terlebih dahulu (saat artikel ini ditulis, versi 6 tertinggi ada di 6.38), kemudian baru diupgrade ke major 7.

Oke. kira-kira begitu pengantar umumnya, kita mulai upgrade dari versi 6 ke 7. Langkah-langkahnya :

  1. Pastikan backup terlebih dahulu semua folder dan file drupal anda ditempat yang aman, karena segala resiko bisa saja terjadi ketika gagal melakukan upgrade nanti.
  2. Backup juga file database drupal anda, bisa melalui phpmyadmin atau tools yang lain, copy kan ke tempat yang aman.
  3. Semua modules selain kategori “core-optional dan core-required” silakan di nonaktifkan dengan cara un-checklist lewat Site building>>Modules, akhiri dengan SAVE.

1

4. Set situs anda dalam status maintenance lewat Site Configuration >> Site Maintenance, pastikan dalam posisi Off-line kemudian Save Configuration.

2

5. Pastikan versi minor anda sudah berada pada level paling baru, bisa lewat Administer >> Reports, kemudian cek di https://www.drupal.org/node/3060/release

3

6. Set theme ke bawaan drupal (Garland), lewat Site building >> Themes

5

7. Download versi major terbaru lewat drupal.org kemudian ekstrack terlebih dahulu, misalnya saat ini saya mau upgrade ke  7.39, jadi silakan download versi tersebut.

8. Pada folder-folder situs anda silakan delete semua folder dan file dan sisakan saja folder sites.

9. Sekarang saat nya mengcopy-kan versi terbaru, kecuali folder sites ke folder utama situs anda. Lihat gambar dibawah ini (*hanya contoh), ilustrasi sisi kiri adalah versi 7.39, sedangkan sisi kanan adalah path/folder  yang sebelumnya versi 6, hanya ada folder sites saja, karena yang lain sudah didelete.

drupal upgrade10.  Proses upload ke server folder-folder yang sudah disiapkan.

6

11. Jika proses pengcopy-an sudah selesai, maka silakan buka file update.php melalui alamat situs anda, sehingga menjadi begini : http://situsanda.com/update.php 

ikuti semua proses yang diinstrusikan disana, sekira ada 5 step sampai selesai.

4

7

Jika telah selesai 5 step nya akan muncul sedikit review hasil progressnya seperti dibawah ini.

8

12. Untuk memastikan proses upgradenya sesuai dengan harapan, maka cek lagi lewat Administer >> Reports 

9

Nah saat ini, versi drupal kita sudah menjadi lebih baru dari sebelumnya.

Karena sebelumnya situs kita set Off-line saat ini sudah bisa dirubah kembali menjadi Online lewat Site Configuration >> Site Maintenance

Oh ya, dalam versi drupal terbaru anda, kadang kita menemukan modules atau themes yang tidak tersedia versi terbarunya, sehingga siap-siaplah untuk move on ke modules/themes yang lain..he.he

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo

Mengatasi Masalah Instalasi Theme Baru di Drupal

Salah satu alasan banyak teman-teman pengguna drupal 6 kenapa ingin meng-upgrade versi drupalnya menjadi versi diatasnya (7 dst..) adalah adanya fasilitas untuk instalasi theme tanpa harus masuk ke panel hostingnya, alias memasukkan theme dengan cara manual ke folder /sites/all/themes nya, kemudian meng-ekstraksnya. Karena memang agak ribet kalo diharuskan buka banyak tab browser dan upload sana-sini.

Bisa dicoba di tampilan drupal 7 keatas, melalui admin >> appearance akan terlihat mudahnya melakukan instalasi theme baru, terlihat fitur Install new theme, seperti tampak dibawah ini.

00Ketika sudah diklik pada link tadi, ada 2 opsi yang sama-sama enaknya, yakni bisa di copas kan link URL theme baru  dari drupal.org atau bisa juga upload jika sudah punya theme dalam format terkompresi, diakhiri dengan klik Install.

01

Namun tidak seperti semudah kelihatannya, bagi pengguna drupal pemula (seperti saya..he.he) akan muncul jendela baru yang menanyakan koneksi FTP kita. Pengalaman saya dengan server ubuntu, walaupun username dan password FTP sudah diberikan pun, tak ada jaminan langsung bisa lancar install theme baru, karena masalah pokok nya tidak terselesaikan. Seperti tampak dibawah ini.

02Walaupun rasanya username dan password sudah benar, tetap saja ada masalah tidak mau terkoneksi.

Akhirnya dengan sedikit baca sana-sini hal ini bisa diatasi dengan memberikan restriksi chown pada folder site utama, caranya mudah, login saja menggunakan ssh atau langsung ke servernya, kemudian masuk ke folder situs anda trus ketikkan

sudo chown www-data:www-data -R /var/www/www.situsanda.com

03

kebetulan di ubuntu server saya, situsnya terletak di /var/www/ kalau anda berlokasi di folder lain silakan menyesuaikan.

Tak seberapa lama (tergantung berapa banyak foldernya), ketika kita proses ulang install theme baru dengan cara diatas, maka akan langsung berhasil dengan munculnya progress bar seperti dibawah ini.
04Kemudian setelah progress bar selesai, tinggal kita cek saja theme baru di Appearance anda. Semisal saya baru saja upload theme baru Best Responsive maka akan muncul seperti ini.

05

Oh ya, saya mencoba craa ini di ubuntu server 12.04 dan versi drupal 7.43 lho.

Demikian semoga selalu semangat ngoprek drupalnya. Semoga bermanfaat 🙂

Salam hangat,

Dedy Setyo

Seri HotPot 1. Membuat Teka Teki Silang untuk media pembelajaran Bahasa

Setelah pada tulisan sebelumnya, sekilas saya paparkan tentang pembuatan media pembelajaran bahasa indonesia. Mulai dari tulisan ini saya akan coba jelaskan tentang step by step bagaimana membuat media evaluatif untuk mata pelajaran bahasa. Kenapa lebih ke bahasa ?, sebenarnya tidak selalu demikian sih, cuman perangkat ini lebih bagus jika dieksplore ke urusan kata dan kalimat, sehingga nampaknya cocok banget kalo dipake untuk pembelajaran bahasa, kali ini saya bahas yang spesifik ke bahasa indonesia.

Sekilas tentang Hot Potatoes

Seperti saya kutipkan di https://hotpot.uvic.ca/index.php tentang Hot Potatoes, seperti dibawah ini

The Hot Potatoes suite includes six applications, enabling you to create interactive multiple-choice, short-answer, jumbled-sentence, crossword, matching/ordering and gap-fill exercises for the World Wide Web. Hot Potatoes is freeware, and you may use it for any purpose or project you like. It is not open-source. The Java version provides all the features found in the windows version, except: you can’t upload to hotpotatoes.net and you can’t export a SCORM object from Java Hot Potatoes.

Secara singkat bahwa Hot Potatoes ini memiliki 6 fungsi yang dapat digunakan untuk membuat media interaktif dalam menunjang pembelajaran. Dan jangan lupa kalau Hot Potatoes ini freeware lho alias gratis, sehingga bisa diinstalkan ke semua PC (OS Windows) dengan tanpa biaya tambahan.  Selain itu, menurut saya karena tampilan output Hot Potatoes ini bisa di eksport dalam format berbasis web, sehingga mudah sekali untuk bisa digunakan semua siswa atau guru tanpa tambahan software.

Oke langsung saja kita mulai, diposting seri pertama ini, akan saya peragakan bagaimana membuat jenis quis model Teka Teki Silang (TTS), model quis ini bisa dimanfaatkan untuk menguji penguasaan istilah/definisi para siswa. Langkah-langkah nya :

  1. Download Hot Potatoes disini https://hotpot.uvic.ca/index.php#downloads
  2. install seperti biasa, tinggal next-next dan selesai.. 🙂
  3. Setelah diinstalasi, dan dijalankan programnya, akan muncul display seperti ini.. Klik pada JCross

1

oh ya, sebelum mulai lebih jauh, saya biasanya mulai melakukan list dulu kata-kata apa saja yang akan digunakan sebagai materi quiz, biasanya langsung mengambil dari KBBI Online. Saya siapkan di word seperti biasa ada 5 istilah asing berikut definisinya seperti ini :
2

4. Kemudian ketika sudah masuk pada tampilan program, klik pada Manage Grid >> Automatic Grid-Maker

3

5. Muncul pada jendela baru, disisi kiri silakan paste kan 5 istilah tadi, lanjutkan dengan klik Make the grid
46. Nah, dengan otomatis 5 istilah tadi akan di generate dengan tampilan seperti dibawah ini
5
sebelum terlupa, kita bisa memberikan judul (Title) dengan nama misalnya Teka Teki Silang KBBI.
6

7. Kemudian kita akan memberikan penjabaran definisi dari 5 istilah tadi, klik Add Clues dibagian bawah Title.7

8. Satu persatu kata yang sudah dientrykan, berikan penjabaran makna nya dibagian bawah. Kemudian lanjutkan dengan klik OK
8

Ketika 5 kata tadi sudah diisikan semua, dibagian bawah selesaikan dengan klik OK.
9

9. Ada beberapa hal yang bisa disetting untuk antarmuka outputnya, hal ini kita lakukan agar mempermudah dari sisi bahasa pengguna programnya nanti, silakan klik Options >> Configure Output
10

Dibagian tampilan bisa kita custom kalimat yang akan muncul disini, termasuk instruksi untuk pengguna bisa kita atur bahasanya dengan kalimat yang mudah dipahami. Kalau sudah akhiri dengan klik OK.
11

10. Sekarang dibagian akhir untuk memproduce format webnya, sehingga hasil outputnya berupa file berbasis html. Klik saja pada File>>Create Web page >> Standard Format 
12

Ketik nama filenya, misalnya TTS, kemudian klik Save.
13

Untuk melihat hasilnya klik pada View the exercice in my browser
14

Hasilnya akan muncul pada browser kesayangan anda seperti ini..
15

Hasil output ini bisa disajikan kepada semua user dengan online asalkan masih terhubung ke browser, koneksi internet dan bermodalkan web server. Atau misalkan dengan stand alone juga masih asyik untuk dipakai kok 🙂

Demikian tutorial pertama dengan Hot Pot ini, nantikan serial berikutnya ya. Semoga bermanfaat..

Salam hangat,

Dedy Setyo.

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MEDIA BELAJAR BAHASA INDONESIA DI AL IZHAR JAKARTA

Alhamdulillah. setelah cukup lama tak jalan-jalan lagi di daerah Jakarta dan sekitarnya, siang itu (27/2/16) saya diundang untuk berbagi pengalaman tentang perancangan dan pembuatan media pembelajaran. Kali ini undangannya cukup menarik dan menantang, menarik karena ini salah satu topik yang jadi core keilmuan saya, menantang karena para peserta adalah para guru-guru hebat di Perguruan Al-Izhar, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Sekilas info, bahwa Al-Izhar ini adalah salah satu sekolah favorit dibilangan Jakarta Selatan dengan tata kelola lingkungan yang adem, hijau dan bersih. Bangunan-bangunannya pun tampak bercita rasa seni tinggi.

gedung al-izhar
Salah satu bangunan di Perguruan Al-Izhar
Gedung Serba Guna
Gedung Serba Guna
Nuansa sejuk disalah satu sudut
Nuansa sejuk disalah satu sudut

Para guru ini merupakan pengajar Bahasa Indonesia dari level SD, SMP dan SMA, sehingga jangan sampai saya salah ngomong gak pake ejaan EYD, pasti kena sumprit deh..he.he *lebay. Gak segitunya kali, teman2 guru ini asyik-asyik kok, walaupun sebagian sudah senior tapi tetap kreatif dan hangat.

Materi pertama yang saya bawakan adalah seputar urgensi media dan pemanfaatannya dalam menunjang pembelajaran. Setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan Garis Besar Isi Media (GBIM) dilanjutkan dengan pembuatan media bahasa menggunakan Hot Potatoes. Tadinya dalam skenario saya, ingin saya bawakan tentang pembuatan Story Board, karena kurang lengkap rasanya kalo sudah ada materi tentang GBIM tapi gak tuntas di storyboard, tapi apa daya ternyata waktu lebih cepat berlalu..he.he

Di materi workshop, kita tuntaskan pembuatan media evaluatif bahasa menggunakan Hot Potatoes.. eh saya sudah janji sama Bu Desy (pengajar di Al-Izhar yang menghubungi saya pertama kali) untuk buatkan tutorialnya disini.. *sabar ya bu :)

Oh ya, apa saja yang sempat saya bahas pakai Hot Potatoes ?. Ada beberapa fitur di Hot Pot yang kita oprek sehingga bermanfaat untuk pengajaran bahasa indonesia.

  1. Contoh Kalimat, mengurutkan kosa kata (yang sesuai kaidah SPOK) - pake JMix
  2. Definisi : Glossary – pake Jcross (Kuis yang menggunakan KBBI)
  3. Penjodohan Istilah dengan gambar - pake JMatch
  4. Penggunaan Kata baku – pake Jcloze

Untuk teman-teman guru bahasa indonesia yang lain, mungkin bisa lebih kreatif lagi untuk oprek fitur-fitur ini sehingga lebih maksimal.

Bagi teman-teman yang berminat dengan materinya, silakan bisa akses di http://al-izhar.dedysetyo.net (link ini berbatas waktu lho ya, jadi bisa expired sewaktu-waktu :) )

Sebagian dokumentasi kegiatan ada dibawah ini

dedysetyo.net
Saat menyampaikan materi
dedysetyo.net
Penyerahan sertifikat pembicara oleh Bapak Sulaiman - Perwakilan dari pembina kegiatan guru
dedysetyo.net
Sesi foto bersama dengan teman-teman peserta *jaim di tengah ibu2 :D

Semoga kegiatan ini berkesan dan bermanfaat, serta selalu terjalin silaturrahmi dimasa-masa yang akan datang.

*Saat ini saya sedang nyiapkan outline tentang hotpot ini, mudah-mudahan bisa dirilis tulisannya kedepan. stay tune ya :)

Salam hangat,

Dedy Setyo

Menjadi Instruktur Nasional Peningkatan Kompetensi Guru TIK SMA di Propinsi Banten

Setelah sesi pelatihan peningkatan kompetensi  sebelumnya selesai dilaksanakan, Saya kembali diundang untuk mendampingi guru-guru TIK SMA di Propinsi Banten pada tanggal 2 – 6 November 2015 yang lalu bertempat di Grand Resort Western Tangerang Banten. Acara serupa yang biasanya disponsori oleh LP3TK KPTK Gowa Sulawesi Selatan, kali ini disponsori oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Banten. Dari obrolan saya dengan beberapa narsum yang lain, memang acara sejenis pada tahun 2015 ini dari LP3TK sudah selesai programnya, sehingga kedepan akan dilakukan oleh LPMP Provinsi setempat.

Pemberian materi kali ini lebih banyak didominasi peserta dari guru-guru Tangerang, TangSel, dan sekitarnya. Dimulai dari rasional kurikulum 2013 sampai dengan pembuatan perangkat bimbingan dan fasilitasi di sekolah. Pada sesi diskusi, banyak hal yang tersampaikan diantaranya adalah minimnya sosialisasi PerMen no. 68 tahun 2014 (landasan hukum penerapan bimbingan TIK di kurikulum 2013), walapun begitu, mereka semua optimis bahwa cepat atau lambat TIK akan kembali eksis pada ranah sekolah masing-masing.

Berikut sedikit bagian dokumentasi yang sempat dilakukan.

narsum lpmp
Instruktur Nasional guru TIK

narsum lpmp 2
Instruktur Nasional guru TIK -2

narsum lpmp 3
Instruktur Nasional guru TIK -3

Selesai acara dari Tangerang di hari Jumat nya (6/11/15), esok harinya saya langsung bertolak ke Jogja untuk agenda lainnya. Ke Jogja, saya dijadwalkan bertemu dengan alumni SMA kami yang sekarang sedang menempuh studi di sana. Perjalanan malam hari, kemudian sampai di Stasiun Jogja tepat pada Minggu pagi.

User comments
Foto sejenak di Bandara Adi Sucipto Jogja

pertemuan dengan alumni dilaksanakan di Aula Masjid Mujahidin UNY pada minggu sorenya, sembari ketemu dengan alumni, saya sambil reunian dengan Ust Tulus, guru kami saat di Pesantren Mahasiswa Daaru Hiraa’ dulu. Beliau memberikan taujih sebagai pengingat kami agar senantiasa istiqomah dalam memegang rambu-rambu Islam dimanapun kami berada.

Hari minggu itu selesailah semua acara di Jogja, dilanjutkan pada hari Seninnya saya bertolak ke UNS Solo untuk audiensi dengan pimpinan Penerimaan Mahasiswa Baru disana.

Bertolak dari UNS Solo, dalam perjalanan hendak kembali ke Jakarta, kami dijadwalkan bertemu dengan penulis nasional Habiburrahman el Shirazy (akrab disapa kang Abik), di sebuah restoran di Solo. Beliau walaupun sudah terkenal dimana-mana dan tidak diragukan lagi kiprah kepenulisannya, namun sangat rendah hati dan murah senyum. Saking baiknya beliau, semua makanan yang kami pesan masing-masing, ditraktir penuh oleh beliau.

kang abik
Silaturrahmi dengan Kang Abik

Pertemuan dan dialog dengan kang Abik, memberikan inspirasi bahwa penulis handal lahir dari latihan-latihan yang tak pernah lelah, tidak malu bertanya, serta jam terbang yang tinggi untuk berani terus mengasah kemampuan menulis. Semoga suatu saat nanti bisa meniru karya-karya hebat yang sudah beliau tuliskan.

Perjalanan full seminggu ini memang lumayan menguras tenaga, namun saya nikmati saja sehingga tak terlalu terasa. Semoga bermanfaat. 🙂

Salam,

Dedy Setyo

 

Menjadi Narasumber di Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru TIK Banten

Setelah pada waktu sebelumnya Saya dihubungi oleh Bapak Bagus dari LP3TK KPTK Gowa, Sulawesi Selatan untuk menjadi narasumber (Instruktur Nasional) di Pelatihan Kompetensi Guru TIK pada Penerapan Kurikulum 2013 untuk guru-guru TIK di Provinsi Banten. Akhirnya waktunya pun tiba, kebetulan acara ini bertepatan satu hari setelah saya menjadi Narasumber Pelatihan di Palangkaraya.

Sebelumnya saya sempat ragu kalau bisa datang tepat waktu, karena setelah Saya memesan tiket pesawat kembali dari Palangkaraya dihari Rabu malam (7/10/15), ternyata tiba-tiba maskapai tersebut menginformasikan perihal pembatalannya (karena kabut asap yang pekat), dan dialihkan pada Kamis malam (8/10/15), jelas hal ini tidak mungkin mengingat acara pembukaan sudah terjadwal Kamis bakda Isya. Kontan saja, saya langsung mencari alternatif agar pada Kamis pagi sudah kembali ke tanah jawa (Bandara Soetta). Singkat cerita, akhirnya Saya dimudahkan oleh Allah SWT dalam mendapatkan tiket tersebut dan kembali pada Kamis pagi.

Jumat siangnya dilakukan pembukaan oleh Ketua LPMP provinsi Banten dan dihadiri juga oleh perwakilan dari LP3TK KPTK Gowa, Bapak Edi, serta kami berenam yang terpilih untuk menjadi Narasumber pada kegiatan ini.

Instruktur Nasional di LPMP Banten
Instruktur Nasional di LPMP Banten, 8 – 13 Oktober 2015

Senang sekali rasanya ketemu teman-teman Instruktur yang berasal dari Bandung, Jambi, Pontianak dan Makasar.

Kami terbagi tiap 2 orang untuk menjadi narasumber sekaligus fasilitator pada masing-masing 1 kelas, peserta semua berasal dari Guru-guru TIK SMP dan SMK di Banten.

Co card Narasumber
Co card Narasumber

Acara berlangsung selama 6 hari ini, Kami diminta untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi guru-guru TIK pada implementasi kurikulum 2013, mulai dari pemahaman dan filosofinya, sampai dengan bagaimana implementasi di sekolah masing-masing serta gambaran kerja-kerjanya.

Suasana di Kelas
Suasana di Kelas

Suasana di kelas -2
Suasana di kelas -2

Saat dipintu gerbang LPMP Banten
Saat dipintu gerbang LPMP Banten

Saat acara penutupan
Saat acara penutupan

Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan mutu guru terutama dalam pemahaman implementasi kurikulum 2013 di Banten ini.

Salam hangat,

Dedy Setyo

Menjadi Narasumber Pemanfaatan Sistem Informasi di Palangkaraya

Alhamdulillah.. Setelah sebelumnya Saya berkomunikasi dengan BTKIP (Balai Tekkom Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah) via telepon dan e-mail. Akhirnya saya diminta hadir ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ini perjalanan saya yang kedua di Bumi Borneo, setelah bulan Januari lalu ke Pontianak.

Undangan kali ini saya diamanahi sebagai Instruktur Pusat, diminta untuk memberikan materi tentang bagaimana strategi penerapan sistem informasi manajemen sekolah sekaligus memaparkan contoh-contoh aplikasinya apa saja yang bisa dipakai.

Perjalanan kali ini memang berbeda dari biasanya, selain sudah dikepung dengan jadwal yang lumayan padat pada hari-hari terjadwal ini, kondisi Palangkaraya memang sedang terkena musibah asap pekat karena kebakaran hutan sejak 3 bulan sebelumnya. Memang benar, ketika sesaat setelah mendarat, saya melihat di sekitar bandara Tjilik Riwut (di Palangkaraya) nuansa kurang segar sedikit menggangu aktivitas bernafas saya, bagaimana tidak, kalau sebelumnya ditanah Banten menghirup udara bisa sepuas-puasnya, tidak saat ada disana, seolah-olah makin dihirup malah makin sesak. Saya ikut prihatin dengan musibah ini, walaupun hanya 2 hari saja saya disana, namun rasa tidak nyaman rasanya sudah tidak karuan, apalagi dengan warga sana yang sudah kurang lebih 3 bulan dengan situasi seperti itu. Semoga suasana nya segera normal kembali, dan semua warga tetap sehat menjalankan aktivitasnya.

Akhirnya di hari sesi pemaparan materi, ternyata peserta materi yang berjumlah 56 orang adalah Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah se-Kalimantan Tengah disana. Senang sekali bisa berjumpa sekaligus silaturrahmi dengan para pimpinan sekolah ini. Selama materi semuanya nampak antusias menyimak, dan menanyakan tentang strategi penerapan di sekolahnya masing-masing.

Setelah selesai semua materi dan diskusi, saya masih tinggal sejenak disana sampai dengan esok hari nya sesuai dengan jadwal terbang kembali ke rumah.

Semoga materi ini bermanfaat, dan membawa kebaikan kepada banyak orang.. Amiin. Bagi teman-teman yang menginginkan slide presentasinya, bisa kontak saya, akan saya bagikan gratis.. 🙂

Berikut sedikit dokumentasi, yang sempat diambil saat materi berlangsung.

Saat menyampaikan materi Penerapan Sistem Informasi pada Dunia Pendidikan. Palangkaraya. 7 Oktober 2015
Saat menyampaikan materi Penerapan Sistem Informasi pada Dunia Pendidikan. Palangkaraya. 7 Oktober 2015

Instruktur Pusat
Ditengah-tengah pemberian materi.

 

Terlihat peserta saat serius menyimak.
Terlihat peserta saat serius menyimak.

Spanduk luar
Spanduk luar

Menjadi Narasumber Presentasi Penerapan e-learning di Universitas Borobudur Jakarta

Setelah sebelumnya kami berkomunikasi melalui telepon, akhirnya saya hadir memenuhi undangan untuk mempresentasikan dan berbagi pengalaman tentang penerapan e-learning di Universitas Borobudur Jakarta. Pagi-pagi sekali saya berangkat ke kampus tersebut, khawatir bakalan nyari-nyari dan takut nyasar. Eh, Alhamdulillah setelah keluar tol Cawang langsung ketemu karena bangunan kampusnya yang tinggi megah.

Setelah sampai, mampir ke Masjid (yang megah juga) untuk sholat dhuha sebentar, lalu lanjut menuju gedung Rektorat tempat berlangsungnya acara.

borobudur

Dihadiri oleh para pejabat kampus Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan dan pengampu kebijakan lainnya, saya mempresentasikan tentang “Penerapan e-learning; Potensi dan Tantangannya”. Materi ini memang baru pengantar sebelum sesi pendalaman materi konversi dokumen administrasi dan workshop penggunaan e-learning nya.

borobudur2

Dalam penerapannya, e-learning dituntut untuk bisa men “deliver” semua aktivitas pembelajaran jarak jauh yang nantinya akan digunakan pada kampus ini, semua jurusan dan mata kuliah tak terkecuali. Sehingga dalam masa persiapan ini, memang wajib untuk bekerja keras mentransformasikan segala komponen pendukung, agar pada saatnya nanti, kampus ini secara kelembagaan, baik dari dosen maupun mahasiswanya sudah bisa menggunakan sistem ini dengan baik dan sesuai harapannya.

borobudur3

Setelah sesi presentasi rampung, akhirnya disepakati untuk materi lanjutan berupa workshop konversi dokumen dan pelatihan penggunaannya.

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo