All posts by dedy setyo

Tetap bangga dan mencintai pekerjaannya sebagai Pengajar, Pendidik, Peneliti, Pegiat teknologi dan narasumber dalam ranah pendidikan khususnya media pendidikan spesialisasi media digital, e-learning dan Open Source untuk pendidikan. Selengkapnya disini. Bisa dihubungi melalui e-mail : dedy@dedysetyo.net atau Call/SMS : 087770030903 WA : 085718904956 atau FB, atau

Komponen Contextual Teaching and Learning (CTL) (tulisan ke-1 dari 2 tulisan)

Melanjutkan bahasan tentang Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai salah satu pendekatan belajar yang kontekstual dan bermakna, berikut saya tuliskan apa saja yang menjadi komponen dari CTL. Harapannya menggunakan panduan ini, CTL dapat dengan mudah diterapkan dalam kelas-kelas kita. Karena adanya 8 komponen, saya bagi menjadi 2 bagian (masing-masing 4 paparan) agar tidak terlampau panjang serta fokus dalam pembahasan. Apa sajakah komponennya ?

1. Konstruktivisme

Prinsip-prinsip pembelajaran konstruktivisme meliputi membangun interpretasi peserta didik berdasarkan pengalaman belajar, menjadikan pembelajaran sebagai proses aktif dalam membangun pengetahuan tidak hanya sebagai proses komunikasi pengetahuan, kegiatan pembelajaran bertujuan untuk pemecahan masalah, pembelajaran bertujuan pada proses pembelajaran itu sendiri, bukan pada hasil pembelajaran, pembelajaran berpusat pada peserta didik, dan mendorong peserta didik dalam mencapai tingkat berpikir yang lebih tinggi (Warsita (2009 : 90).

baca lanjutan...

Menggunakan module teks editor whizzywig pada Drupal

Coretan ini melengkapi sekaligus melanjutkan topik tentang drupal. Drupal sebagai salahsatu CMS terbaik di dunia dengan berbagai macam kelebihan telah dibahas pada tulisan sebelumnya. Berbagai kelebihan itu ditopang oleh banyaknya modules pendukung. Modules ini sendiri merupakan komponen pendukung, pelengkap dan masing-masingnya memiliki fungsi tertentu. Sebagai contoh mudahnya begini,  jika anda menaiki mobil, sebenarnya mobil ini disusun oleh bermacam-macam module, ada yang berfungsi melambatkan kecepatan (ini dinamakan module rem), ada pemutar audio (dinamakan audio player) dan berbagai macam perangkat yang lainnya inilah yang dinamakan module. Oke, sampai disini saya berharap anda sudah paham tentang module ini.

baca lanjutan...

4 Perbandingan pendapat para ahli Teknologi Pembelajaran tentang Instructional Technology

1. Instructional technology is “the theory and practice of design, development, utilization, management, and evaluation of processes and resources for learning,” according to the Association for Educational Communications and Technology (AECT) Definitions and Terminology Committee

Yang berarti bahwa :

Instructional Technology adalah praktek dan teori disain, pengembangan, pemanfaatan, manajemen, dan evaluasi sumber daya dan proses untuk belajar,” menurut Asosiasi untuk dan Komunikasi Bidang pendidikan Teknologi ( AECT)

baca lanjutan...

Seri Trixbox 3. Koneksi gadget android dengan VoIP trixbox

Daftar isi tulisan berseri trixbox :

  1. Seri 1 Membangun Sentra Telepon Gratis Berbasis VoIP 
  2. Seri 2 Konfigurasi PC Agar Dapat Terkoneksi dengan Server VoIP Trixbox
  3. Seri 3 Koneksi gadget android dengan VoIP trixbox
  4. Seri 4 Konfigurasi IP Phone untuk telepon gratis via Trixbox
  5. Seri 5 Seting Klien Linux Ubuntu pada VoIP Trixbox

Selamat membaca !

Tulisan ini merupakan lanjutan dari serial trixbox sebelumnya, bahasan yang diangkat adalah bagaimana menghubungkan antara perangkat gadget/tablet android anda sehingga bisa terhubung dengan server VoIP trixbox. Harapannya dengan membaca dan mempraktekkan tulisan ini anda dapat menggunakan server trixbox yang telah diinstal sebelumnya untuk komunikasi antar perangkat android dan PC-android/sebaliknya. Oh ya, gadget android yang akan kita koneksikan ini menggunakan wifi sebagai jalur komunikasinya dengan server VoIP, sehingga pastikan tidak ada masalah dalam sambungan, bisa dicoba dengan lakukan ping untuk eksperimen.

baca lanjutan...

Setting Layout Drupal melalui Block

Bahasan ini melengkapi posting saya pada kategori drupal, setelah sebelumnya kita telah sukses melakukan instalasi, tahapan berikutnya adalah konfigurasi site baru kita. Beberapa pertanyaan yang sering muncul ke saya tentang drupal ini adalah bagaimana merubah posisi layoutnya ?. Dalam seting perwajahan drupal, nanti akan kita kenal istilah block. Block inilah yang nantinya berguna untuk melakukan perubahan-perubahan posisi layout, begitupun kita dapat menambahkan block baru jika diperlukan, dan hebatnya lagi ini bisa diseting di user mana kita munculkan, serta pada saat apa-apa saja kita hidden. Hebat bukan ?. Oke, dalam tulisan ini akan coba kita bahas dan langsung praktekkan.

baca lanjutan...

Instalasi Drupal pada server PC Lokal

Seingat saya, di blog ini tulisan tentang drupal baru pertama kali saya angkat. Ini dilatarbelakangi oleh keluhan beberapa siswa dan teman2, tentang bagaimana mengoptimalkan penggunaan drupal sebagai aplikasi berbasis web yang handal dan mudah digunakan. Kesannya kok susah sekali ya menggunakan drupal ?.Kenapa drupal bukan yang lain ?. Dari pengamatan yang saya lakukan di internet, memang drupal sebagai platform yang belum seterkenal CMS lain terutama di indonesia. Cuman untuk luar negeri sudah banyak organisasi/lembaga atau publik figur yang menggunakan drupal. Ijinkan saya menyebutnya beberapa, whitehouse.gov (Website resmi Kepresidenan AS), ubuntu.com (website resmi distro linux Ubuntu), bagi penggemar dunia balap ada www.motogp.com, lembaga hiburan tersohor di dunia www.waltdisney.com, dan masih banyak lagi, sisanya silahkan bisa dicek langsung ke http://drupal.org/case-studies.

baca lanjutan...

Seri Trixbox 2. Konfigurasi PC Agar Dapat Terkoneksi dengan Server VoIP Trixbox

Daftar isi tulisan berseri trixbox :

  1. Seri 1 Membangun Sentra Telepon Gratis Berbasis VoIP 
  2. Seri 2 Konfigurasi PC Agar Dapat Terkoneksi dengan Server VoIP Trixbox
  3. Seri 3 Koneksi gadget android dengan VoIP trixbox
  4. Seri 4 Konfigurasi IP Phone untuk telepon gratis via Trixbox
  5. Seri 5 Seting Klien Linux Ubuntu pada VoIP Trixbox

Selamat membaca !

Ini merupakan lanjutan dari tulisan Membangun Sentra Telepon Gratis Berbasis VoIP yang jika tidak ada masalah dalam setiap langkah-langkahnya, maka berikutnya adalah bagaimana seting klien untuk dapat terhubung dengan server dan menggunakan server tersebut untuk komunikasi. Dalam penulisannya saya coba sebutkan beberapa perangkat yang dapat tersambung  dengan server VoIP kita, ini semua yang pernah saya pakai dan ujicobakan sendiri, yakni:

  1. PC OS Windows dan Linux. Saya pernah nyoba di win XP dan 7 cukup stabil dan sangat jernih untuk suaranya. Untuk Linux karena saya pake ubuntu jadi pernah saya tes dan hasilnya cukup baik, untuk distro yang lain seperti OpenSuse teman saya pernah mencoba dengan hasil yang cukup bagus juga, selain 2 distro tsb silakan dites sendiri. he he.
  2. Gadget/tablet Android. Untuk OS lain semacam Blackberry OS atau iOS (punya iPhone) belum pernah di  ujicoba karena gak ada yang beliin..he he
  3. IP Phone. Beberapa yang dijual dipasaran semisal IP Phone SIP-T20 merk Yealink dengan harga 600 rb an sudah cukup mantap untuk fix phone.

Oke, sekarang kita akan melakukan konfigurasi untuk PC windows terlebih dulu, siapkan paling tidak 2 PC Windows (plus masing-masing headset microphone) untuk klien agar bisa dicoba untuk call to call. Enaknya trixbox adalah konfigurasinya bisa dilakukan di manapun asalkan masih terkoneksi jaringan, dan semuanya berbasis web.

baca lanjutan...

Seri Trixbox 1. Membangun Sentra Telepon Gratis Berbasis VoIP

Daftar isi tulisan berseri trixbox :

  1. Seri 1 Membangun Sentra Telepon Gratis Berbasis VoIP 
  2. Seri 2 Konfigurasi PC Agar Dapat Terkoneksi dengan Server VoIP Trixbox
  3. Seri 3 Koneksi gadget android dengan VoIP trixbox
  4. Seri 4 Konfigurasi IP Phone untuk telepon gratis via Trixbox
  5. Seri 5 Seting Klien Linux Ubuntu pada VoIP Trixbox

Selamat membaca !

Memiliki area tempat tinggal/sekolah lebih kurang 33 hektar adalah sebuah keuntungan tersendiri, disamping luasnya lahan untuk sumber daya belajar, sisa lahan dapat dipergunakan untuk aktivitas produktif semacam olahraga dsb. Namun disisi lain area seluas ini dengan kontur lahan yang berbukit-bukit, menyebabkan komunikasi dan transportasi menjadi lumayan mahal. Sebagai informasi, sekolah kami Nurul Fikri Boarding School -Serang, Banten dibangun di tanah dengan kontur berbukit dan berlembah dan dipisahnya area/tempat tinggal untuk santri putra dan putri. Kadang saya sendiri untuk mengajar di tempat-tempat ini lumayan juga walaupun sudah mengendarai motor.

baca lanjutan...

Strategi Penerapan Contextual Teaching and Learning di Kelas (tulisan ke 2 dari 2 tulisan–habis)

Uraian dibawah ini merupakan lanjutan tulisan dengan judul yang sama disini. Melanjutkan paparan tentang bagaimana menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning dalam kelas-kelas kita yang ternyata tidak terlalu sulit untuk pengaplikasiannya.

3. Menggabungkan Sekolah dengan Pekerjaan

 Sekolah dan Kerja

Otak selalu ingin melihat makna di dalamnya. Dalam memahami sesuatu otak selalu mengingat penggunaannya dalam situasi kehidupan nyata. Apa yang telah dipelajari siswa akan ditanyakan apa manfaatnya dalam praktis kehidupannya. Oleh karena itu, menggabungkan sekolah dengan pekerjaan sangat masuk akal. Sudarmiatin (2009: 112) menyebutnya sebagai pengajaran berbasis kerja (Worked Based Learning). Pengajaran berbasis kerja (Worked Based Learning) yaitu pengajaran dengan pendekatan yang memungkinkan siswa menggunakan konteks tempat kerja untuk mempelajari materi pelajaran dan menggunakan materi tersebut di tempat kerja. Jadi tempat kerja atau sejenisnya dipadukan dengan materi pelajaran untuk kepentingan siswa (lihat pasal 36 ayat (3) huruf f UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003).

baca lanjutan...

Strategi Penerapan Contextual Teaching and Learning di Kelas (tulisan ke 1 dari 2 tulisan)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan ini tentang pengertian Contextual Teaching and Learning (CTL), dilatarbelakangi oleh keprihatinan bahwa pembelajaran konvensional yang masih dominan dalam budaya dan model pembelajaran kita ternyata seringkali tidak dapat menggali utuh kemampuan siswa,  membatasi siswa untuk mengexplore pengetahuan dan tidak kontekstual dalam lingkungan pribadi siswa sehingga kemampuan yang mereka dapatkan dalam bangku sekolah tidak dapat secara penuh dioptimalkan dalam mengatasi masalah yang dihadapi oleh siswa sehari-hari dimasyarakatnya.

baca lanjutan...