ladders

Menambahkan Eksternal Storage Google Drive di Moodle

Ini salah satu bahasan favorit saya, kolaborasi Moodle dengan sistem lainnya. Seperti kita tahu, bahwa optimalisasi sistem e-learning kita, salah satunya dilakukan dengan adanya pengkayaan media. Maksudnya adalah, dengan makin banyaknya media atau bahan ajar yang bisa dipakai, tentu saja lebih menarik dan sisi lain variasi materi akan lebih plus. Materi dengan format apapun bisa kita masukkan ke dalam moodle kita sehingga pembahasan suatu topik akan lebih banyak sumbernya.

Namun hal ini tentu saja akan membebani server kita, karena semua muatan ini kan pastinya memiliki ukuran-ukuran. Dari yang kecil sampai dengan yang besar. Dari yang satuan Kilo Byte sampai dengan Mega Byte bahkan Giga Byte. Lama kelamaan kapasitas free space di hard disk kita akan berkurang dan lama kelamaan akan habis. Untungnya, menggunakan moodle sebagai salah satu platform terbaik Learning Management System (LMS), mengijinkan kita untuk mengkolaboarasikan dengan layanan Cloud Storage yang telah banyak tersedia di Internet, baik itu yang sifatnya gratis atau berbayar, mulai dari Google Drive, Box, Dropbox, Picasa, Flickr dan lain sebagainya.

Tulisan ini akan mengulas penggunaan google drive sebagai alat bantu penambah ruang dalam moodle kita. Dengan menggunakan Google Drive, kita akan memperoleh kapasitas free 15 GB. Sekilas info, dengan google drive ini Kita bisa mengunggah file-file untuk dibackup, misalnya file-file penting anda jika khawatir nantinya hilang atau terkena virus, atau bisa juga agar bisa diakses dari tempat manapun asalkan masih konek internet sehingga lebih mobile, dan fungsi-fungsi lainnya. Kapasitas ini sudah termasuk dengan layanan email kita.

Untuk memulai, syaratnya tentu saja anda harus punya akun email di gmail. So, jika anda belum memilikinya pastikan sudah daftar ya.

Langkah-langkahnya begini :

1. Login ke dalam akun gmail anda. Tidak perlu saya jabarkan caranya disini.

2. Masuk ke dalam sistem moodle anda sebagai admin.

3. Kemudian menuju link Site Administration >> Plugins >> Repositories >> Manage repositories

1

4. Pada baris Google Drive dari yang sebelumnya Disabled ganti menjadi Enabled and visible

2

5. Maka otomatis anda akan di arahkan ke dalam halaman baru, untuk konfigurasi plugin ini. Halaman ini membutuhkan pengisian Client ID dan Secret yang didapatkan dari google.

3

Untuk bisa mengisi halaman ini, silakan anda menuju link https://code.google.com/apis/console#access

Anda akan diminta menchecklist Agreement Terms of Service

klik saja tombol Accept disana.
4

6. OAuth Merupakan sejenis API atau protocol yang mengijinkan hubungan antara 2 atau lebih sistem yang berbeda. Kita akan membuat 1 client ID disana. Klik Create new Client ID
5

7. Pada halaman berikutnya, kita akan disajikan pilihan type client ID yang hendak dibuat. Pilih Web Application saja.

Kemudian isikan alamat url moodle anda pada Authorized Javascript Origins  sementara pada Authorized Redirect URIS isikan url moodle ditambahkan “/admin/oauth2callback”

Akhiri dengan klik Create Client ID.

6

8. kemudian akan muncul satu halaman baru, yang berisi informasi tentang Client ID dan secret. Silakan copy dan paste pada halaman sebelumnya.
7

Jika sudah terisikan, kemudian lakukan Save.

8

9. Ada setingan lagi yang harus kita lakukan, yakni menyalakan DriveAPI pada kumpulan APIs kita di alamat tadi

https://code.google.com/apis/console#access

Pada Drive API tombol yang tadinya OFF silakan klik agar berubah menjadi ON.

13

10. Nah, selesai di setingan google tadi, kemudian kita uji cobakan menambahkan sumber file baru. Masuk pada salah satu course untuk menambahkan resource.

9

11. Kemudian pada jendela Resource, pilih File lanjutkan dengan klik Add.

10

12. Silakan masukan nama dan deskripsinya. Untuk menambahkan file klik Add.

11

13. Disana sudah terlihat sumber dari G Drive, untuk pertama kali klik Login dan lanjutkan dengan Accept jika ada permintaan persetujuan.

12

14. Tak seberapa lama akan muncul semua folder yang pernah kita upload sebelumnya.

14

Sebagai contoh, akan saya buka salah satu folder dan file PDF disana.

15

15. Setelah menambahkan file, maka anda akan masuk pada satu halaman yang tadi diisikan. Untuk melihat hasil sisipan media kita, klik Save and Display.
16

16. Tunggu sejenak, maka akan keluar display file PDF kita yang tadi sudah kita sisipkan.

17

Gampang sekali bukan ?, anda bisa mencoba-cobanya dengan cara menyisipkan file dengan berbaga format. Selain lebih praktis, aman, dan tentu saja tak akan mengurangi kapasitas harddisk server anda.

Dalam pengujian saya, ketika saya sudah log out dari akun gmail sekalipun, tak ada masalah bagi file yang telah disisipkan. Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

 

Dedy Setyo

About dedy setyo

Tetap bangga dan mencintai pekerjaannya sebagai Pengajar, Pendidik, Peneliti, Pegiat teknologi dan narasumber dalam ranah pendidikan khususnya media pendidikan spesialisasi media digital, e-learning dan Open Source untuk pendidikan. Selengkapnya disini. Bisa dihubungi melalui e-mail : dedy@dedysetyo.net atau Call/SMS : 087770030903 WA : 085718904956 atau FB, atau

One thought on “Menambahkan Eksternal Storage Google Drive di Moodle”

  1. terima kasih, sangat bermanfaat,
    pak dedi saya mau tanya, pas di moodle ketika mau upload file->google drive ko muncul ” login to your account ”
    kira kira kenapa ya, saya sudah coba otak atik tapi masih tetap, saya pake moodle 2.8
    terima kasih pak dedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab soal ini : * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.