media elearning

Menambahkan Media Belajar dalam Kelas Kursus e-learning (1)

Setelah sebelumnya kita telah berhasil membuat course, maka kumpulan course (atau kursus) itulah yang menjadi lini terdepan untuk menghantarkan semua materi dalam kelas e-learning kita. Manajemen yang baik dalam kelas-kelas tersebut lah yang nantinya akan menentukan seberapa optimal penyampaian sumber belajar kepada semua peserta belajar e-learning.

Dalam tulisan ini, akan dibahas step by step bagaimana menambahkan materi belajar dalam kelas e-learning kita. Dalam beberapa versi Moodle yang pernah saya dalami, caranya secara umum sama. Dalam tulisan ini menggunakan moodle versi 2.5.

Sumber belajar apa sajakah yang bisa disupport oleh moodle, sepengetahuan saya, hampir semua materi yang ingin saya share menggunakan moodle bisa dan berhasil dengan baik ditampilkan. Sehingga semuanya bisa dicover dengan baik, kalaupun ada yang tidak bisa ditangani oleh moodle, maka ribuan plugin bisa kita cari atau modifikasi agar sesuai dengan keinginan kita.

Oke langsung saja kita mulai, kita akan membahas sebagian kecil mode penyampaian materi oleh moodle :

A. Membuat judul course/materi

B. Memasukkan materi berbasis teks

C. Melakukan upload file bahan ajar

D. Menyisipkan video ke dalam course.

Adapun sumber media lainnya yang belum diulas, akan diposting pada artikel berikutnya.

Kita bahas satu persatu dari yang paling atas.

A. Membuat judul course/materi.

Sebelumnya pastikan anda telah login sebagai admin

1. Masuk ke dalam kelas (course) yang sudah kita buat sebelumnya. Pada contoh ini menggunakan kelas yang baru saja dibuat pada Categories “Miscellaneous”. Klik pada “Miscellaneous”.

1

2. Klik pada course kita “How to use eLearning”
2

3. Hidupkan tombol “Turn Editing On”
4. Klik pada ikon bergambar obeng
4

5. Ketika sudah muncul di jendela baru, silakan berikan judul course, pada kotak bernama “use default section name” silakan di unchecklist. Berikan sedikit summary (ringkasan) tentang isi kelas kita. Akhiri dengan klik “Save changes”
5

Hasil akhirnya bisa terlihat seperti ini. Judul beserta summary sudah terlihat. Berikutnya kita lanjut pada penulisan sumber berbasis teks.

B. Memasukkan materi berbasis teks

1. Pilih pada salah satu rentang pekan, misalkan kita ingin memberikan materi pada tanggal “13 Maret – 19 Maret”. Klik ikon obeng disana. Kita buat judul pekan terlebih dahulu.

6

2. Isikan judul tulisan dalam pekan dengan cara melakukan unchecklist pada “use default section name”, berikan summary dan akhiri dengan “Save changes”
7

3. Nampak terlihat (dibawah ini) materi yang telah kita tuliskan. Jika ingin memberikan sumber-sumber tulisan, hendaknya kita berikan batas maksimal 5-7 baris agar tidak terlihat penuh dan dominan teks nya.
8

4. Berikutnya, kita tambahkan resource dengan klik “Add an activity or resource”

9

5. Lanjutkan dengan memilih “Label”, akhiri dengan klik “Add”

10

6. Pada jendela baru,  silahkan berikan bahan pada ruang yang telah tersedia. Ketika telah selesai, klik pada tombol “Save and return to course” untuk melihat hasilnya.

11

Sudah terlihat pada capture dibawah ini, bahan materi kita yang berbentuk teks. Kemudian, kita lanjutkan dengan penambahan bahan file agar bisa didownload oleh semua peserta.

C. Melakukan upload file bahan ajar

1. Mirip dengan cara sebelumnya, silakan klik pada “Add an activity or resource”

12

2. Pada jendela baru, silakan klik pada “File” dan akhiri dengan “Add”

13

3. Menambahkan Judul dokumen (1), deskripsi dokumen (2), menampilkan deskripsi dengan cara checklist (3), kemudian klik “Add” untuk menambahkan file (4)
14

4. Pada sesi upload, sebenarnya moodle memberikan banyak opsi untuk teacher dengan banyaknya sumber resource yang disediakan, namun pada praktek kali ini kita hanya akan upload file biasa. Klik “upload a file” (1), Pilih file yang akan di upload (2), setelah terpilih satu file, akhiri dengan klik “Upload this file” (3)

15

5. Kembali pada halaman sebelumnya, maka akan muncul preview file yang telah terupload, pada contoh ini saya menggunakan file dengan format .PDF. Sebelum ditampilkan bisa saja kita menambahkan file yang hendak diupload atau mengeditnya, kalau sudah yakin maka klik “Save and display”
16

Sehingga akan muncul file seperti ini.
17
18

D. Menyisipkan video ke dalam course.

Seperti saya sampikan diatas, tulisan ini akan diakhiri dengan langkah-langkah menyisipkan media video dalam kelas pembelajaran kita. Namun sebelumnya, pastikan anda telah memiliki video yang telah di upload pada situs berbagi video seperti Youtube dkk. Sehingga anda hanya perlu tahu link untuk “embed” nya saja. Jika sudah, mari kita mulai.

1. Klik pada “Add an activity or resource”
19

2. Kita akan mensiasati kegunaan label, yakni bisa juga dimanfaatkan untuk share video/sound. Pilih “Label” dan klik “Add”

20

3. Jika telah muncul editor disana, pilih mode HTML agar link bisa terbaca. Kemudian klik Update

21

4. Sekilas akan muncul preview video yang berhasil tersisipkan. Untuk melihatnya klik “Save and retourn to course”
225. Hasil akhirnya akan terlihat seperti ini. Video sudah bisa dinikmati layaknya situs berbagi video ini didepan user. Selain itu, tidak mengurangi space hard disk dalam server kita.
23

Demikian, empat hal sudah diutarakan dengan jelas langkahnya satu persatu. Adapun tentang media yang disupport yang lain, akan dibahas dalam artikel selanjutnya.

Salam hangat,

Dedy Setyo

About dedy setyo

Tetap bangga dan mencintai pekerjaannya sebagai Pengajar, Pendidik, Peneliti, Pegiat teknologi dan narasumber dalam ranah pendidikan khususnya media pendidikan spesialisasi media digital, e-learning dan Open Source untuk pendidikan. Selengkapnya disini. Bisa dihubungi melalui e-mail : dedy@dedysetyo.net atau Call/SMS : 087770030903 WA : 085718904956 atau FB, atau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab soal ini : * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.