Hand giving money to other hand over clouds and sun

Aplikasi Cloud Untuk Usaha Kecil dan Menengah

Di negara yang sudah maju infrastruktur jaringan dan internetnya, teknologi Cloud Computing (beserta turunannya) saat ini telah merambah banyak bidang. Salah satunya adalah bidang bisnis, bisnis yang dilakukan oleh masyarakat (terutama Usaha Kecil dan Menengah-UKM) jika bisa mengadopsi cloud dalam sitem kerjanya, besar harapan akan memperoleh keuntungan yang banyak. Bagaimana tidak, UKM-UKM ini pastinya tidak perlu lagi untuk menginvestasikan uang mereka dalam rangka pembelian hardware baru semacam storage server, e-mail server dsb sehingga dapat dipastikan akan terjadi efisiensi yang sedemikian besar. Ditambah lagi dengan tidak perlunya banyak SDM untuk mengurusi urusan teknis dalam rangka upgrade keampuan hardware, karena bisa dilakukan dengan mudah, dan tentu saja akan lebih banyak penghematan lainnya.

Disisi yang lain, dalam sebuah survey yang dilakukan beberapa tahun yang lalu oleh Avanade, sebuah perusahaan penyedia solusi teknologi untuk bisnis. Didapatkan bahwa perhatian utama user (konsumen) cloud dalam penerapan teknologi cloud ini beberapa diantaranya adalah keamanan, kestabilan dan kepemilikan data.

Beberapa poin dari hasil survey tersebut adalah sebagai berikut :

  • 74 persen dari perusahaan menggunakan komputasi awan; pertumbuhan 25 persen sejak September 2009 survei Avanade itu. Dari organisasi belum mengadopsi layanan cloud, tiga perempat mengatakan itu dalam rencana masa depan.
  • 60 persen perusahaan mengatakan komputasi awan merupakan prioritas utama TI untuk tahun depan. Sentimen ini bahkan lebih tinggi di antara eksekutif C-level dengan 75 persen melaporkan cloud computing sebagai prioritas utama.
  • 43 persen dari perusahaan yang disurvei menggunakan layanan private cloud.
  • Amerika Serikat telah melihat tingkat adopsi komputasi awan stabil dengan peningkatan 19 persen sejak survei yang dilakukan pada tahun 2009. Tertinggi tingkat adopsi cloud di antara mereka yang disurvei berada di Italia, Kanada, Perancis, Jerman, dan Australia.
  • Survei juga mengungkapkan kekhawatiran, satu dari lima eksekutif melaporkan bahwa tidak mungkin untuk mengelola semua layanan awan yang berbeda dalam organisasi mereka. Sekitar 60 persen khawatir tentang teknologi yang tidak termanaje dengan baik akan menjadi blunder

Dalam dunia bisnis, saat ini telah banyak pilihan untuk memulai, atau setidaknya mencoba banyaknya aplikasi berbasis cloud (gratis dan komersiil) yang bisa diterapkan dalam core bisnis UKM. Dalam tulisan ini akan coba dikupas beberapa aplikasi cloud yang dimaksud. Agar memudahkan memilih, akan coba saya bagi dalam 8 kategori. Sebenarnya cukup banyak aplikasi yang bisa dipilih, namun posting ini akan menyebutkan 20 saja diantaranya (sebagian besar merupakan model SaaS- Software as a Service).

1. Produktivitas

  • Office Time
  • Sage One
  • Adobe Form Central
  • DocuSign Pro
  • Office 365
  • Adobe Connect
  • Gliffy

2. Project Management

  • Mindomo 5 Premium

3. CRM (Customer Relationship Manager)

  • SalesForce.com Professional Edition

4. Database

  • QuickBase

5. Sinkronisasi File

  • Box

6. Keuangan

  • Fresh Books
  • QuickBooks Onlin Plus
  • Intuit Online Payroll Plus
  • Abukai Expense

7. Backup Storage

  • Microsoft Sky Drive
  • Google Drive
  • RebitPro

8. Management dan peralatan IT.

  • PureCloud
  • Lynda.com

 Beberapa diantara aplikasi diatas, barangkali ada yang nantinya menjadi rujukan anda dalam berbisnis. 

Semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Dedy Setyo

About dedy setyo

Tetap bangga dan mencintai pekerjaannya sebagai Pengajar, Pendidik, Peneliti, Pegiat teknologi dan narasumber dalam ranah pendidikan khususnya media pendidikan spesialisasi media digital, e-learning dan Open Source untuk pendidikan. Selengkapnya disini. Bisa dihubungi melalui e-mail : dedy@dedysetyo.net atau Call/SMS : 087770030903 WA : 085718904956 atau FB, atau

3 thoughts on “Aplikasi Cloud Untuk Usaha Kecil dan Menengah”

  1. memang benar, jika kita mengadopsi cloud, di prediksi membuat perusahaan lebih efisien, baik dari sisi biaya maupun efektifitas usaha. Jika selama ini banyak korporasi yang mengalokasikan belanja modal yang besar untuk belanja server, belanja pegawai TI, jika menggunakan cloud dana capex bisa di geser menjadi opex agar lebih efisien. apalagi sekarang sudah banyak provider-provider cloud di indonesia, salah satunya ada Biznet GIO Cloud. Jadi kita gak perlu repot memaki jasa dari luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab soal ini : * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.