Seri Cloud 15. Pembuatan dan Manajemen User OwnCloud

Seri Cloud 15. Pembuatan dan Manajemen User OwnCloud

Kontributor Oleh : Irving Putra Paputungan (Mahasiswa S3 University Petronas Malaysia)

Sebagai salah satu jenis framework untuk sinkronisasi dan sharing data, owncloud pasti akan dihuni banyak user/pengguna. Setiap user akan meletakkan data-datanya di owncloud dan bisa jadi memberikan hak akses pada user lain pada data tersebut demi sebuah kepentingan kolaborasi.

Owncloud Administrator tentunya tidak bisa membiarkan begitu saja orang-orang yang tidak mempunyai kepentingan masuk kedalam owncloud, oleh karenanya dia harus me-manage user yang ada pada owncloud.

Di dalam owncloud, hanya administratorlah yang dapat membuat dan mengatur user.  Setelah login sebagai admin, arahkan kursor ke sudut kanan atas lalu klik admin. Dropdown setting akan keluar. Di versi sebelumnya, setting seperti ini ada di sudut kiri bawah.

1

Klik ‘Users’, maka akan nampak gambar sebagai berikut:

2

Mari kita mulai dari membuat user. Pada kolom Login Name dan Password, isilah dengan username dan password owncloud user yang akan dibuat.  Pada bagian Groups pilihlah atau isilah nama grup dimana username akan digabungkan.  Sebelum menekan Create untuk membuat user, berikan kuota storage maksimum untuk user tersebut pada bagian Default Storage.  Pilihan kuota ada beberapa (Unlimited, 1 GB, 5 GB, 10 GB, Other).  Group dan Quota dapat juga diisi atau dipilih setelah user dibuat.  Setelah keempatnya lengkap, maka tekan Create untuk membuat user yang baru tersebut.  Contohnya Login Name: g01668; Password: xxxxxx; Groups: Lab21; Default Storage: 200GB. User dapat mengubah passwordnya setelah melakukan login pada account dia sendiri.

3

Pemberian kuota storage di dalam owncloud, haruslah mempertimbangkan total storage yang akan digunakan secara bersama-sama sebagai Cloud Storage. Kuota ini dapat diubah dengan berjalannya penggunaan owncloud. Perlu diperhatikan jika di kemudian hari akan memperkecil kuota storage sebuah user, ini dapat mempengaruhi data user tersebut yang sudah tersimpan di dalam owncloud.

Setelah user dibuat, maka daftar user akan nampak di bagian bawah bagian pembuatan user. Tambahkan Display Name jika diperlukan (supaya mudah dikenali).

4

Sebagai tambahan fasilitas kaitannya dengan data sharing, owncloud memiliki kelebihan dalam pengaturan user, yaitu setiap user dapat dikategorikan dalam 1 atau lebih grup. Pembagian grup ini terkait dengan kemudahan klasifikasi user dan nantinya untuk urusan pengaturan privasi data. Kita dapat membuat grup-grup lain, tetapi grup tambahan itu memiliki privilege selevel grup biasa, bukan Admin. Usahakan user tidak dimasukkan ke dalam grup admin, karena nanti dia akan selevel admin. Berilah grup yang selayaknya pada sebuah user. Misalnya seperti yang terlihat gambar berikut.  Ada 1 grup admin dan 6 grup lainnya. User irving masuk ke dalam grup lab21.

5

Satu fasilitas lain dalam owncloud adalah Groups Admin, apa itu? Ini fasilitas baru. Fasilitas ini lebih kepada ‘upgrading’ level user.  Sebuah user dapat menjadi admin untuk grup tertentu. User ini nantinya bisa menambah ataupun mengatur user pada grup yang diberikan, namun dia tidak dapat mengatur grup tersebut. Contoh pada gambar berikut menunjukkan user Irving dapat mengatur user pada grup Lab14.

6

Sebagai penutup, pada user yang sudah ada, dapat juga dilakukan penggantian password atau bahkan menghapusnya. Penggantian password dapat dilakukan dengan menggeser kursor ke bagian password lalu menggantinya. Sedangkan penghapusan user dapat dilakukan dengan menekan tanda silang disebelah paling kanan pada sebuah user.

7

Migrasi user

Owncloud juga memberikan kemudahan jika kita akan pindahan data. Untuk mem-packing data, klik Setting – Personal –Export. Sebuah file berekstensi Zip akan di-generate dan diletakkan pada sebuah folder di dalam komputer. Jika ingin meng-unpack data kita, lakukan perintah Import.

 

5 thoughts on “Seri Cloud 15. Pembuatan dan Manajemen User OwnCloud

  1. Artikel yang menarik mas. :-bd

    Bagaimana langkah2 untuk membuat server cloud ini bisa diakses dari internet? Agar ketergantungan pada DropBox bisa dihilangkan.
    Terima kasih.

    1. Sebenarnya saya kira ada 2 cara mas Sonny: 1) Langsung lakukan instalasi via server vps/dedicated/colocation jika punya hosting/domain berbayar. 2) jika punya koneksi lumayan stabil, bisa setting modemnya untuk di forward portnya agar ip publiknya bisa diakses dari internet, keywordnya DMZ mas. silakan dioprek lebih lanjut.. 😉

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: